alexametrics
32.1 C
Banyuwangi
Tuesday, May 24, 2022

Dispendik Siapkan Surveilans Acak

BANYUWANGI – Upaya antisipasi penularan atau kemunculan virus Covid-19 varian Omicron terus dilakukan Dinas Pendidikan (Dispendik). Selain ikut mendorong percepatan vaksinasi, Dispendik terus melakukan pemantauan atau surveilans kepada siswa secara acak.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno mengatakan, begitu di Surabaya ditemukan penderita Omicron melalui hasil surveilans, Banyuwangi langsung mengubah kebijakan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) kembali menjadi 50 persen. Padahal pelaksanaan PTMT 100 persen baru berjalan seminggu.

”Kami lebih awal melakukan verifikasi dan validasi, terutama terkait pelaksanaan protokol kesehatan. Kami menyimpulkan pelaksanaan PTM 100 persen yang sudah berjalan cukup mengkhawatirkan alias berisiko menularkan Covid kembali,” papar Suratno.

Pada minggu kedua, Dispendik mengeluarkan Surat Edaran (SE) agar sekolah kembali memberlakukan proses pembelajaran dengan kuota 50 persen. Metodenya bisa menggunakan shift 1 dan shift serta menggunakan metode blended learning (campuran), yakni separo daring dan separo luring.

Baca Juga :  Giliran Mobil BPBD Diperiksa Polisi

”Sejauh ini proses pembelajaran masih cukup lancar. Tempat duduk diatur secara konsisten dengan jarak satu setengah meter atau lebih. Pengaturan penggunaan masker akan lebih terkontrol,” kata Suratno.

Pihaknya terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi anak yang saat ini sudah mencapai 71 persen. Dispendik ingin tetap menjamin, jika Omicron sampai masuk ke wilayah ini semua pihak sudah benar-benar siap.

Selain perubahan kuota untuk pembelajaran, sesuai arahan Kemenkes, pihaknya juga akan melakukan surveilans kepada siswa. Sistem pemantauan akan dilakukan secara acak sehingga bisa meningkatkan pengawasan dan pencegahan kepada para siswa agar tidak saling menularkan virus Covid-19. ”Menurut Menkes, Omicron memang tidak sekuat varian sebelumnya. Hanya, virus ini menyebar dengan cepat,” tegasnya. 

Baca Juga :  Antisipasi Penyebaran DB, Gencarkan Fogging

BANYUWANGI – Upaya antisipasi penularan atau kemunculan virus Covid-19 varian Omicron terus dilakukan Dinas Pendidikan (Dispendik). Selain ikut mendorong percepatan vaksinasi, Dispendik terus melakukan pemantauan atau surveilans kepada siswa secara acak.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno mengatakan, begitu di Surabaya ditemukan penderita Omicron melalui hasil surveilans, Banyuwangi langsung mengubah kebijakan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) kembali menjadi 50 persen. Padahal pelaksanaan PTMT 100 persen baru berjalan seminggu.

”Kami lebih awal melakukan verifikasi dan validasi, terutama terkait pelaksanaan protokol kesehatan. Kami menyimpulkan pelaksanaan PTM 100 persen yang sudah berjalan cukup mengkhawatirkan alias berisiko menularkan Covid kembali,” papar Suratno.

Pada minggu kedua, Dispendik mengeluarkan Surat Edaran (SE) agar sekolah kembali memberlakukan proses pembelajaran dengan kuota 50 persen. Metodenya bisa menggunakan shift 1 dan shift serta menggunakan metode blended learning (campuran), yakni separo daring dan separo luring.

Baca Juga :  Pulang dari Sawah, Langsung Suntik Vaksin

”Sejauh ini proses pembelajaran masih cukup lancar. Tempat duduk diatur secara konsisten dengan jarak satu setengah meter atau lebih. Pengaturan penggunaan masker akan lebih terkontrol,” kata Suratno.

Pihaknya terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi anak yang saat ini sudah mencapai 71 persen. Dispendik ingin tetap menjamin, jika Omicron sampai masuk ke wilayah ini semua pihak sudah benar-benar siap.

Selain perubahan kuota untuk pembelajaran, sesuai arahan Kemenkes, pihaknya juga akan melakukan surveilans kepada siswa. Sistem pemantauan akan dilakukan secara acak sehingga bisa meningkatkan pengawasan dan pencegahan kepada para siswa agar tidak saling menularkan virus Covid-19. ”Menurut Menkes, Omicron memang tidak sekuat varian sebelumnya. Hanya, virus ini menyebar dengan cepat,” tegasnya. 

Baca Juga :  Soal Pemilu 2019, Pangdam Brawijaya Tegaskan TNI Tetap Netral

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/