Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Kesehatan
icon featured
Kesehatan

WNA dan Turis Asing Bisa Vaksin Covid-19, Apa Saya Syaratnya?

20 Oktober 2021, 12: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

WNA dan Turis Asing Bisa Vaksin Covid-19, Apa Saya Syaratnya?

PENGECEKAN: Manager on Duty RSAH, Budi Hartono SKep Ners (kanan) melakukan skrining dan edukasi vaksin covid-19 seorang warga negara asing. (RS Al Huda Gambiran for RadarBanyuwangi.id)

Share this      

GAMBIRAN – Selain warga negara Indonesia, warga negara asing (WNA) ternyata juga bisa memperoleh vaksinasi Covid-19. Lalu, apa syaratnya sehingga WNA bisa memperoleh vaksin?      

Koordinator Vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Al Huda (RSAH) dr Khusnul Imama mengatakan,  layanan vaksinasi Covid-19 diberikan kepada warga dengan basis Nomor Induk Kependudukan (NIK). Karena itu, warga yang ingin mendapat layanan vaksinasi Covid-19 harus memiliki e-KTP.

Sedangkan WNA yang memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) dari Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, diwajibkan memiliki Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) setempat. Adapun WNA pemegang Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap) wajib mengurus e-KTP di Dispendukcapil terdekat dengan domisilinya.

Baca juga: Bupati Karna Minta Tambahan Seratus Ribu Vaksin

Sementara itu, RSAH sebagai fasilitas kesehatan yang ditunjuk Dinkes Banyuwangi dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat, juga bisa menerima WNA yang ingin vaksin. Tentu saja, harus memenuhi syarat-syarat administrasi kependudukan yang telah ditentukan.

Saat pelaksanaan vaksinasi, prosedur dan alur vaksinasi WNA sama dengan masyarakat umum. WNA dengan syarat kependudukan yang terpenuhi datang langsung ke lokasi vaksin. Kemudian mereka mengisi form data peserta, yang selanjutnya diverifikasi oleh petugas di sistem p-care vaksin.

Bila data kependudukan sudah sesuai dan terdata di aplikasi p-care, dilanjutkan skrining kesehatan. Selanjutnya, apabila yang bersangkutan lolos skrining akan dilakukan vaksinasi.

Kemudian dilakukan pencatatan dan observasi selama 15 menit sampai 30 menit. Ini untuk mengantisipasi bila ada efek samping pasca vaksin.

Setelah selesai observasi dan tidak ada efek samping, WNA yang sudah selesai vaksin juga akan mendapat kartu atau sertifikat vaksin yang sama dengan peserta lainnya.

(bw/rbs/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia