Masker Dilonggarkan, IDI Minta Waspada

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Kebijakan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang memberi kelonggaran menggunakan masker bagi masyarakat karena kasus Covid-19 semakin landai. Mendapat dukungan penuh dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banyuwangi.

Dalam kebijakan itu, Presiden Jokowi membolehkan masyarakat tidak memakai masker dalam dalam situasi tertentu, seperti saat beraktivitas di luar ruangan. “Pemerintah mengeluarkan kebijakan itu, pasti sudah melalui berbagai pertimbangan,” cetus ketua IDI Banyuwangi, dr. Yos Hermawan.

Menurut dr. Yos, selama dua tahun ini upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sudah dilakukan dengan maksimal, hingga akhirnya kasusnya melandai. “Pemerintah kemungkinan juga melihat psikologis masyarakat yang selama dua tahun ini bergelut dengan pandemi,” ujarnya.

Selama ini, jelas dia, pemerintah optimistis dan realistis kalau Indonesia bisa berlaih dari pandemi ke endemi. Sehingga, kebijakan kelongaran memakai masker dianggap sangat tepat. Hanya yang perlu diingat, kelonggaran itu tidak diperuntukkan di semua kondisi. Tapi, hanya ditempat yang terbuka dan untuk orang yang sehat. “Untuk orang yang lansia, sakit, atau rentan dan berkegiatan di tempat tertutup masih wajib menggunakan masker,” katanya.

Meski demikian, dr. Yos meminta masyarakat tetap waspada dan jangan lengah, terlalu gembira dengan menganggap sudah dibebaskan memakai masker kapan dan dimanapun. Masyarakat diminta bisa menelaah dan memahami kebijakan presiden itu secara menyeluruh, agar tidak salah mengartikanya. “Masyarakat pasti ada yang menganggap dibebaskan memakai masker tanpa melihat situasi dan kondisi,” cetusnya.

Meski di Banyuwangi setelah Lebaran ini yang terkonfirmasi virus korona nol persen, tapi sampai detik ini masih ada korban jiwa akibat Covid-19 dalam skala nasional. “Banyuwangi masih masuk PPKM level dua dan sedang mengejar turun menjadi level satu dengan target vaksinasi lansia dosis dua sebanyak 60 persen, saat ini masih 59 persen,” ungkapnya seraya menyebut kemungkinan minggu depan Banyuwangi bisa mencapai level satu.(mg5/abi)