alexametrics
24.3 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Digelar dengan Skrining dan Prokes Ketat, Tetap Semangat Donor Darah

RadarBanyuwangi.id – Di masa pandemi Covid-19 yang meningkat saat ini, Rumah Sakit Islam Fatimah (RSIF) Banyuwangi kembali mengadakan kegiatan donor darah. Kegiatan donor darah ini sebagai sumbangsih untuk kemanusiaan ini berlangsung pada Jumat lalu (3/7).

Tema kegiatan kali ini adalah “Ayo Donor Darah, Kita Sehat, Mereka Selamat.” Kegiatan tersebut berlangsung dengan menggunakan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Koordinator Lapangan (Korlap) Kegiatan Donor Darah RSIF Banyuwangi, Dina Lailatun Mazaya Amd Kep mengatakan, kegiatan donor darah ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan RSI Fatimah Banyuwangi. Peserta donor meliputi semua karyawan dan keluarga. Ada juga peserta yang merupakan pengunjung rumah sakit.

Dia menambahkan, donor darah digelar dengan harapan dapat membantu PMI Kabupaten Banyuwangi. Terutama dalam menambah persediaan atau stok darah. ”Bertempat di dalam bus PMI dengan dukungan empat orang petugas PMI,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Peran Penting Ahli Gizi bagi Pasien

Dia mengaku bersyukur, karena kegiatan donor darah ini berjalan dengan lancar. Walaupun di masa Pandemi covid-19 yang meningkat akhir-akhir ini, peserta tampak antusias mengikuti donor darah. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang mendaftar donor darah.

Meski demikian, kata Dina, seluruh pendaftar tersebut harus diskrining secara ketat oleh PMI. Hasil seleksi akhirnya hanya 22 orang yang diperbolehkan mendonorkan darahnya. Meskipun kecewa karena banyak yang tidak lolos skrining kesehatan, mereka tetap bertekad untuk melakukan donor darah di lain kesempatan.

Menurut keterangan petugas PMI, donor darah memiliki berbagai manfaat yang besar. Selain bisa menolong nyawa orang lain dengan transfusi darah, donor darah juga memiliki berbagai manfaat bagi pendonor. Dengan melakukan donor darah, kesehatan jantung pendonor akan terjaga. Hal ini terjadi karena saat melakukan donor darah, kandungan zat besi dalam darah akan berkurang.

Baca Juga :  Apakah Ada yang Salah dengan Cara Saya Minum Teh?

Meskipun donor darah sangat bermanfaat, menurut pihak PMI, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pendonor. Syarat donor darah di antaranya cukup umur yakni usia minimal 17 tahun dan maksimal 60 tahun. Berat badan minimal 45 Kg. Serta pendonor tidak dalam pengaruh obat-obatan dan tidak mempunyai riwayat penyakit berbahaya.

Syarat khusus pada pandemi ini, boleh donor bila peserta sudah menjalani vaksin covid-19 yang kedua (booster). Itu pun harus menunggu lebih dari empat minggu setelah penyuntikan vaksin dosis kedua. Sedangkan bagi penyintas covid-19, mereka baru boleh melakukan donor darah minimal tiga bulan setelah dinyatakan sembuh. (*/bay)

RadarBanyuwangi.id – Di masa pandemi Covid-19 yang meningkat saat ini, Rumah Sakit Islam Fatimah (RSIF) Banyuwangi kembali mengadakan kegiatan donor darah. Kegiatan donor darah ini sebagai sumbangsih untuk kemanusiaan ini berlangsung pada Jumat lalu (3/7).

Tema kegiatan kali ini adalah “Ayo Donor Darah, Kita Sehat, Mereka Selamat.” Kegiatan tersebut berlangsung dengan menggunakan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Koordinator Lapangan (Korlap) Kegiatan Donor Darah RSIF Banyuwangi, Dina Lailatun Mazaya Amd Kep mengatakan, kegiatan donor darah ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan RSI Fatimah Banyuwangi. Peserta donor meliputi semua karyawan dan keluarga. Ada juga peserta yang merupakan pengunjung rumah sakit.

Dia menambahkan, donor darah digelar dengan harapan dapat membantu PMI Kabupaten Banyuwangi. Terutama dalam menambah persediaan atau stok darah. ”Bertempat di dalam bus PMI dengan dukungan empat orang petugas PMI,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Capaian Vaksinasi Lansia Dosis Dua 53,23 Persen

Dia mengaku bersyukur, karena kegiatan donor darah ini berjalan dengan lancar. Walaupun di masa Pandemi covid-19 yang meningkat akhir-akhir ini, peserta tampak antusias mengikuti donor darah. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang mendaftar donor darah.

Meski demikian, kata Dina, seluruh pendaftar tersebut harus diskrining secara ketat oleh PMI. Hasil seleksi akhirnya hanya 22 orang yang diperbolehkan mendonorkan darahnya. Meskipun kecewa karena banyak yang tidak lolos skrining kesehatan, mereka tetap bertekad untuk melakukan donor darah di lain kesempatan.

Menurut keterangan petugas PMI, donor darah memiliki berbagai manfaat yang besar. Selain bisa menolong nyawa orang lain dengan transfusi darah, donor darah juga memiliki berbagai manfaat bagi pendonor. Dengan melakukan donor darah, kesehatan jantung pendonor akan terjaga. Hal ini terjadi karena saat melakukan donor darah, kandungan zat besi dalam darah akan berkurang.

Baca Juga :  Apakah Ada yang Salah dengan Cara Saya Minum Teh?

Meskipun donor darah sangat bermanfaat, menurut pihak PMI, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pendonor. Syarat donor darah di antaranya cukup umur yakni usia minimal 17 tahun dan maksimal 60 tahun. Berat badan minimal 45 Kg. Serta pendonor tidak dalam pengaruh obat-obatan dan tidak mempunyai riwayat penyakit berbahaya.

Syarat khusus pada pandemi ini, boleh donor bila peserta sudah menjalani vaksin covid-19 yang kedua (booster). Itu pun harus menunggu lebih dari empat minggu setelah penyuntikan vaksin dosis kedua. Sedangkan bagi penyintas covid-19, mereka baru boleh melakukan donor darah minimal tiga bulan setelah dinyatakan sembuh. (*/bay)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/