Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Kesehatan
icon featured
Kesehatan
RSUD Genteng

Ajak Warga Senam Bersama, Beri Pelatihan Deteksi Jantung

18 Oktober 2021, 08: 10: 57 WIB | editor : Bayu Saksono

Ajak Warga Senam Bersama, Beri Pelatihan Deteksi Jantung

SEMANGAT: Ketua kegiatan Hari Jantung Sedunia dr. Hidayanto Perdana (tiga dari kanan) dan Humas RSUD dr. Sugiyo Sastro (empat dari kiri) bersama panitia petugas medis RSUD Genteng. (Thomy Sila/RaBa)

Share this      

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng - Dalam rangka memperingati hari jantung sedunia dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit jantung, RSUD Genteng menggelar pelatihan bantuan hidup dasar dan deteksi dini serangan jantung pada Sabtu (16/10).

Kegiatan yang dilaksanakan di RSUD Genteng itu, juga digelar senam bersama yang diikuti para dokter, para medis rumah sakit, dan warga. Kegiatan ini, serempak digelar di sejumlah RSUD seperti di Kabupaten Jember, Lumajang, Malang, Pacitan, Blitar, dan Tulungagung. “Ini untuk memperingati hari jantung sedunia,” Plt. Direktur RSUD Genteng, dr. Rudi Hartawan.

Peringatan hari jantung sedunia dengan mengambil tema Use Heart to Connect ini, terang dia, digelar dengan melibatkan masyarakat. Warga yang ikut acara, diajak senam bersama dan diberi bekal cara memberi bantuan hidup dasar dan deteksi dini serangan jantung. “Dengan ikut acara ini, warga yang memiliki risiko jantung bisa mendeteksi dan melakukan pencegahan, di antaranya dengan olahraga,” katanya.

Baca juga: Vaksinasi Bumil Dosis Kedua Berjalan Lancar

Ajak Warga Senam Bersama, Beri Pelatihan Deteksi Jantung

BELAJAR: Seorang pasien penyakit jantung, Subardan (dua dari kiri), bersama warga lainnya praktik cara mendeteksi jantung didamping dr Robi Aditya Surya (dua dari kanan) Sabtu (16/10). (Thomy Sila/RaBa)

Selain itu, lanjut dia, senam bersama ini juga untuk mengingatkan agar masyarakat atau pasien penyakit jantung selalu aktif  berolahraga dan tetap melakukan aktivitas seperti biasa dan berobat dengan teratur. “Olahraga itu sangat penting bagi semua,” ujarnya.

Ketua kegiatan peringatan hari jantung sedunia, dr. Hidayanto Perdana, Sp,JP, menyampaikan tujuan pelatihan bantuan hidup dasar dan deteksi dini serangan jantung, ini mengupayakan masyarakat bisa memahami dan memiliki kemampuan dalam memberikan bantuan hidup dasar kepada orang yang mengalami serangan jantung. “Tema Use Heart to Connect ini upaya agar semua mengembangkan konektivitas, dan tetap menjalin hubungan sosial menggunakan cara-cara yang lebih kreatif,” terangnya.

Menurut dr. Hidayanto, dengan pemanfaatan aplikasi dan social media secara optimal, diharapkan semua orang dengan faktor resiko dan mempunyai penyakit jantung, di era pandemi ini tetap mendapat kesempatan menjalani pemeriksaan dan pelayanan pengobatan. “Pemeriksaan dan pengobatan bisa mengakses melalui aplikasi di media sosial,” terangnya.

Dengan pengalaman dan pengembangan ilmu pengetahahuan yang didapat selama pandemi, jelas dia, semoga bisa memberi cara pandang baru, dan solusi yang terbaik untuk tetap mempertahankan kesehatan, meringankan penderitaan, dan meningkatkan usia pasien-pasien jantung dengan hidup yang lebih berkualitas. 

(bw/rbs/rbs/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia