Sabtu, 23 Oct 2021
Radar Banyuwangi
Home / Kesehatan
icon featured
Kesehatan

FK Unair Peduli Pengelolaan Limbah B3 Medis

18 September 2021, 12: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

FK Unair Peduli Pengelolaan Limbah B3 Medis

SERAH TERIMA: Wakil Dekan 3 Fakultas Kedokteran Unair, Dr., Sulistiawati,. Dr., MKes (dua dari kanan) menyerahkan sumbangan freezer dan diterima Kepala Puskesmas Songgon, Aris Prasetya (empat dari kiri) kemarin (17/9). (Salis Ali Muhyidin/RadarBanyuwangi.id)

Share this      

SONGGON – Tim pengabdian masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair), dari Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat-Kedokteran Pencegahan (IKM-KP), bekerjasama dengan Pengurus Cabang Perhimpunan Dokter Kedokteran Komunitas dan Kesehatan Masyarakat Indonesia (PDK3MI) Regional 5, yang dipimpin Dr. Lilik Djuari,. Dr., MKes, dengan anggota Linda Dewanti, dr., MKes, MHSc., PhD, dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Unair Arya Ivan Mahendra dan Ahmad Cholifa Fahruddin,  mengadakan Training Of Trainer (TOT) untuk peningkatan skill para staf Puskesmas dalam pengelolaan limbah B3 medis di era pandemi Covid-19 di Puskesmas Songgon, kemarin (17/9).

Kegiatan yang diikuti 20 staf beserta Kepala Puskesmas Songgon, Aris Prasetya, itu bertujuan meningkatkan kemampuan para staf di Puskesmas Songgon, agar dapat mengelola limbah B3 medis, khususnya di era pandemi. “Pengelolaan limbah B3 medis ini tanggung jawab kita bersama sebagai tenaga kesehatan,” ujar Dr. Lilik Djuari,. Dr., MKes, salah satu tim dosen Departemen IKM-KP FK Unair.

Dalam pelatihan TOT ini, terang dia, juga dilakukan pretest dan posttest. Di akhir kegiatan, mereka memberi sertifikat dan doorprize. “Kegiatan ini dilakukan secara luring dan daring. Ada sekitar 60 Puskesmas dan fasilitas kesehatan lain yang mengikuti pelatihan seperti ini,” cetusnya.

Baca juga: Alhamdulillah, Status PPKM Banyuwangi Turun ke Level 1

Menurut Lilik Djuari, dalam pelatihan ini materinya cara pengelolaan limbah B3 medis, dan menunjukkan tempat yang tepat digunakan sebagai penyimpanan sementara limbah B3 medis. “Kami beri pelatihan tentang pembuatan cairan disinfektan, pemilahan, pengemasan, penimbangan, pencatatan dan penyimpanan limbah B3 medis,” ungkapnya.

Dalam pelatihan yang juga dihadiri Wakil Dekan 3 Fakultas Kedokteran Unair, Dr., Sulistiawati,. Dr., MKes, itu juga menyerahkan sumbangan berupa freezer untuk sebagai tempat penyimpanan sementara limbah B3 medis, APD, timbangan, plastic, dan safety box limbah  B3, buku log. Bantuan itu, diterima langsung oleh Kepala Puskesmas Songgon, Aris Prasetyo, Skep, Ners.

Lilik Djuari berharap pelatihan ini bisa memberikan banyak manfaat bagi para peserta, terutama dalam pengelolaan limbah B3 medis. “Ini tanggung jawab bersama antara fasilitas pelayanan kesehatan, akademisi, dan pemerintah daerah,” ungkapnya.(mg3/abi)

(bw/*/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia