alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Sunday, October 2, 2022

Tiga Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Momen peringatan HUT ke-77 RI, menjadi spesial bagi sebagian orang. Tiga ibu hamil (bumil) yang tengah dirawat di RSUD Genteng, melahirkan tepat di hari peringatan kemerdekaan, Rabu (17/8).

Dari tiga bayi yang lahir itu, satu bayi laki-laki, dan dua lainnya perempuan. Ketiga bayi itu lahir pada pukul 09.30; 10.00, dan 11.15. “Hari ini (kemarin) ada tiga pasien yang melahirkan,” ucap salah satu perawat di ruang bersalin RSUD Genteng, Jatuh Kusuma Dewi pada Jawa Pos Radar Genteng.

Menurut Dewi, dari tiga bayi itu hanya satu saja yang lahir secara normal. Bayi dari pasangan Dewi Deswita, 23, dan Muhtar Faizin, 24, asal Dusun Pandanrejo, Desa Kendalrejo, Kecamatan Tegaldlimo, itu lahir yang kedua. “Itu (bayi yang lahir normal) berkelamin laki-laki, beratnya 2,6 kilogram, panjangnya 48 sentimeter,” katanya.

Baca Juga :  Rambut Rontok, Terapi di Nias Kembali Subur

Untuk bayi yang lahir pertama dan ketiga, harus dilahirkan dengan cara operasi. Pasalnya, dua bumil atas nama Nursiah Pratiwi, 33, asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar dan Lilik Arista, 36, asal Dusun Plembangrejo, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono itu pernah melahirkan dengan cara operasi. “Yang dua ibu bumil harus operasi,” tuturnya.

Kedua bayi yang lahir secara operasi caesar itu, semua berkelamin perempuan dengan berat 3,2 kilogram dan panjang 50 sentimeter. “Bayi satunya berat 3,5 kilogram dengan panjang 47 sentimeter,” tandasnya.

Salah satu bumil yang lahir di hari kemerdekaan, Dewi Deswita, mengaku senang akhirnya bisa melahirkan bayi yang dikandungnya. “Tambah senang setelah sadar kalau lahirnya bertepatan dengan hari kemerdekaan,” katanya.

Baca Juga :  Capaian Vaksinasi di Siliragung Rendah

Dewi yang masuk di ruang bersalin RSUD Genteng pada Selasa sekitar pukul 16.00, tidak menyangka bakal lahiran tepat pada HUT ke-77 RI dengan cara normal. Dari hasil observasi, diprediksi bayinya akan lahir pada hari ini dengan cara operasi. “Tadi tiba-tiba bukaan lima, lalu bisa lahiran normal, Alhamdulillah,” ungkapnya.

Ditanya nama untuk bayi yang lahirnya amat bersejarah itu, ibu muda itu mengaku masih belum mempersiapkan nama untuk bayinya. “Belum tahu mau diberi nama siapa,” cetusnya.(sas/abi)

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Momen peringatan HUT ke-77 RI, menjadi spesial bagi sebagian orang. Tiga ibu hamil (bumil) yang tengah dirawat di RSUD Genteng, melahirkan tepat di hari peringatan kemerdekaan, Rabu (17/8).

Dari tiga bayi yang lahir itu, satu bayi laki-laki, dan dua lainnya perempuan. Ketiga bayi itu lahir pada pukul 09.30; 10.00, dan 11.15. “Hari ini (kemarin) ada tiga pasien yang melahirkan,” ucap salah satu perawat di ruang bersalin RSUD Genteng, Jatuh Kusuma Dewi pada Jawa Pos Radar Genteng.

Menurut Dewi, dari tiga bayi itu hanya satu saja yang lahir secara normal. Bayi dari pasangan Dewi Deswita, 23, dan Muhtar Faizin, 24, asal Dusun Pandanrejo, Desa Kendalrejo, Kecamatan Tegaldlimo, itu lahir yang kedua. “Itu (bayi yang lahir normal) berkelamin laki-laki, beratnya 2,6 kilogram, panjangnya 48 sentimeter,” katanya.

Baca Juga :  Di Bangorejo, Komunitas Difabel Gelar Upacara Kemerdekaan

Untuk bayi yang lahir pertama dan ketiga, harus dilahirkan dengan cara operasi. Pasalnya, dua bumil atas nama Nursiah Pratiwi, 33, asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar dan Lilik Arista, 36, asal Dusun Plembangrejo, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono itu pernah melahirkan dengan cara operasi. “Yang dua ibu bumil harus operasi,” tuturnya.

Kedua bayi yang lahir secara operasi caesar itu, semua berkelamin perempuan dengan berat 3,2 kilogram dan panjang 50 sentimeter. “Bayi satunya berat 3,5 kilogram dengan panjang 47 sentimeter,” tandasnya.

Salah satu bumil yang lahir di hari kemerdekaan, Dewi Deswita, mengaku senang akhirnya bisa melahirkan bayi yang dikandungnya. “Tambah senang setelah sadar kalau lahirnya bertepatan dengan hari kemerdekaan,” katanya.

Baca Juga :  Aktif Promotif Preventif hingga Sebar Bantuan Sembako

Dewi yang masuk di ruang bersalin RSUD Genteng pada Selasa sekitar pukul 16.00, tidak menyangka bakal lahiran tepat pada HUT ke-77 RI dengan cara normal. Dari hasil observasi, diprediksi bayinya akan lahir pada hari ini dengan cara operasi. “Tadi tiba-tiba bukaan lima, lalu bisa lahiran normal, Alhamdulillah,” ungkapnya.

Ditanya nama untuk bayi yang lahirnya amat bersejarah itu, ibu muda itu mengaku masih belum mempersiapkan nama untuk bayinya. “Belum tahu mau diberi nama siapa,” cetusnya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/