alexametrics
28.2 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Masyarakat Bimorejo Deklarasi 5 Pilar STBM

WONGSOREJO – Masyarakat Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, menggelar deklarasi lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Kamis (16/12).

Deklarasi STBM yang diselenggarakan di Pantai Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo ini dihadiri Dinas Kesehatan Banyuwangi dan Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Wongsorejo dan masyarakat Bimorejo

Sekretaris Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat mengatakan, kegiatan deklarasi ini menjadi motivasi bagi semua masyarakat untuk bergerak memberdayakan diri dan seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya lingkungan yang sehat dengan lima pilar STBM.

Menurut Amir, sesuai Permenkes No. 3 Tahun 2014, 5 Pilar STBM itu meliputi Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBABS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengelolaan Air Minum Makanan Rumah Tangga (PAMMRT), Pengamanan Sampah Rumah Tangga (PSRT), dan Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga (PLCRT).

Dengan menanamkan perilaku hidup sehat sesuai lima pilar STMB tersebut, maka masyarakat akan terhindarkan dari bermacam penyakit. “Kalau masyarakat sehat maka tidak perlu ada biaya untuk berobat. Sehingga, uang yang dimiliki bisa digunakan untuk menunjang perekonomian atau buat keperluan lainnya,” cetusnya.

Selain itu, penerapan lima pilar itu juga diharapkan dapat mengurangi angka kematian ibu dan anak di Banyuwangi. Kematian ibu saat melahirkan tidak hanya karena proses persalinan saja. Namun, kondisi itu juga dipengaruhi oleh faktor kesehatan. “Kalau yang sudah melaksanakan lima pilar STBM ini. Harapannya bisa menjadi contoh bagi desa-desa lainnya,” jelas Amir.

Melalui kegiatan lima pilar STMB ini diharapkan juga dapat meningkatkan motivasi, pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam mengelola program pembangunan, khususnya pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan lingkungan dan kesehatan masyarakat. “Deklarasi ini juga sebagai berkomitmen dengan seluruh masyarakat untuk melakukan perilaku hidup sehat. Meski awalnya sulit, tapi sedikit demi sedikit masyarakat pasti akan terbiasa,” pungkasnya.

WONGSOREJO – Masyarakat Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, menggelar deklarasi lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Kamis (16/12).

Deklarasi STBM yang diselenggarakan di Pantai Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo ini dihadiri Dinas Kesehatan Banyuwangi dan Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Wongsorejo dan masyarakat Bimorejo

Sekretaris Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat mengatakan, kegiatan deklarasi ini menjadi motivasi bagi semua masyarakat untuk bergerak memberdayakan diri dan seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya lingkungan yang sehat dengan lima pilar STBM.

Menurut Amir, sesuai Permenkes No. 3 Tahun 2014, 5 Pilar STBM itu meliputi Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBABS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengelolaan Air Minum Makanan Rumah Tangga (PAMMRT), Pengamanan Sampah Rumah Tangga (PSRT), dan Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga (PLCRT).

Dengan menanamkan perilaku hidup sehat sesuai lima pilar STMB tersebut, maka masyarakat akan terhindarkan dari bermacam penyakit. “Kalau masyarakat sehat maka tidak perlu ada biaya untuk berobat. Sehingga, uang yang dimiliki bisa digunakan untuk menunjang perekonomian atau buat keperluan lainnya,” cetusnya.

Selain itu, penerapan lima pilar itu juga diharapkan dapat mengurangi angka kematian ibu dan anak di Banyuwangi. Kematian ibu saat melahirkan tidak hanya karena proses persalinan saja. Namun, kondisi itu juga dipengaruhi oleh faktor kesehatan. “Kalau yang sudah melaksanakan lima pilar STBM ini. Harapannya bisa menjadi contoh bagi desa-desa lainnya,” jelas Amir.

Melalui kegiatan lima pilar STMB ini diharapkan juga dapat meningkatkan motivasi, pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam mengelola program pembangunan, khususnya pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan lingkungan dan kesehatan masyarakat. “Deklarasi ini juga sebagai berkomitmen dengan seluruh masyarakat untuk melakukan perilaku hidup sehat. Meski awalnya sulit, tapi sedikit demi sedikit masyarakat pasti akan terbiasa,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/