alexametrics
26.3 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Ruang MR dan IGD RSUD Blambangan Banyuwangi Kebanjiran

BANYUWANGI – Hujan deras yang turun di Banyuwangi Rabu (15/10) tidak hanya menimbulkan dampak seperti pohon tumbang dan genangan air. Lebih parah, hujan juga membuat plafon di ruang medical record (MR) RSUD Blambangan jebol. Air kemudian merembes masuk dari atas hingga membanjiri dokumen catatan medis pasien hingga ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 15.00 itu sempat luput dari perhatian petugas. Hal itu disebabkan pada saat kejadian hampir sebagian besar karyawan sudah pulang. Genangan air yang mengalir dari ruangan MR di lantai dua menuju IGD membuat petugas yang berjaga di ruang gawat darurat ini sontak mengambil langkah cepat.

Baca Juga :  Vaksinasi Anak Capai 57,65 Persen

Agar tidak menggenangi IGD lebih jauh, air hujan yang bersumber dari ruang MR ini pun dipel. Keesokan harinya, petugas ruangan catatan medis pasien ini mendapati sejumlah barang di sana dalam kondisi basah. Catatan visum, riwayat kesehatan pasien, hingga dokumen lainnya banyak yang basah. ”Itu saya jemur di atas genting,” ujar salah satu petugas.

Bukan hanya itu, beberapa bagian atap ruangan MR juga tampak basah. Bekas rembesan air masih terlihat jelas di sana. Meski jebolnya plafon karena hujan ini berada di dalam ruangan, namun bekas air juga masih tampak di bagian luar ruangan. Padahal gedung ini sendiri lebih kurang baru dua tahun mendapat sentuhan renovasi.

Baca Juga :  UMM Kembangkan RS Darurat Penanganan Covid-19

Informasi yang diperoleh menyebutkan kejadian ini bukan kali pertama terjadi. Kejadian serupa juga pernah terjadi khususnya saat hujan sedang lebat. Air hujan masuk hingga menggenang di dalam ruangan IGD rumah sakit.

Menanggapi kejadian ini Kabid Pelayanan Medik RSUD Blambangan Asiah Aswin menyebutkan sudah melaporkan kejadian itu ke bagian umum. Ditambahkannya mulai semalam banyak yang banjir karena hujan deras sekali. (nic/als/c1)

 

JUDUL: Air Pernah Menggenangi Ruang IGD

BANYUWANGI – Hujan deras yang turun di Banyuwangi Rabu (15/10) tidak hanya menimbulkan dampak seperti pohon tumbang dan genangan air. Lebih parah, hujan juga membuat plafon di ruang medical record (MR) RSUD Blambangan jebol. Air kemudian merembes masuk dari atas hingga membanjiri dokumen catatan medis pasien hingga ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 15.00 itu sempat luput dari perhatian petugas. Hal itu disebabkan pada saat kejadian hampir sebagian besar karyawan sudah pulang. Genangan air yang mengalir dari ruangan MR di lantai dua menuju IGD membuat petugas yang berjaga di ruang gawat darurat ini sontak mengambil langkah cepat.

Baca Juga :  Aktivis Penyakit Jiwa Australia Belajar Kasus Pasung di Kota Santri

Agar tidak menggenangi IGD lebih jauh, air hujan yang bersumber dari ruang MR ini pun dipel. Keesokan harinya, petugas ruangan catatan medis pasien ini mendapati sejumlah barang di sana dalam kondisi basah. Catatan visum, riwayat kesehatan pasien, hingga dokumen lainnya banyak yang basah. ”Itu saya jemur di atas genting,” ujar salah satu petugas.

Bukan hanya itu, beberapa bagian atap ruangan MR juga tampak basah. Bekas rembesan air masih terlihat jelas di sana. Meski jebolnya plafon karena hujan ini berada di dalam ruangan, namun bekas air juga masih tampak di bagian luar ruangan. Padahal gedung ini sendiri lebih kurang baru dua tahun mendapat sentuhan renovasi.

Baca Juga :  Vaksinasi Anak Capai 57,65 Persen

Informasi yang diperoleh menyebutkan kejadian ini bukan kali pertama terjadi. Kejadian serupa juga pernah terjadi khususnya saat hujan sedang lebat. Air hujan masuk hingga menggenang di dalam ruangan IGD rumah sakit.

Menanggapi kejadian ini Kabid Pelayanan Medik RSUD Blambangan Asiah Aswin menyebutkan sudah melaporkan kejadian itu ke bagian umum. Ditambahkannya mulai semalam banyak yang banjir karena hujan deras sekali. (nic/als/c1)

 

JUDUL: Air Pernah Menggenangi Ruang IGD

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/