alexametrics
27.6 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Satgas Masih Fokus Dorong Vaksinasi Warga Wongsorejo

BANYUWANGI – Upaya perluasan jangkauan vaksinasi terus digiatkan hingga pekan kedua bulan Desember ini. Pemkab Banyuwangi sendiri menargetkan bisa mencapai 100 persen sasaran vaksinasi untuk akhir tahun ini.

Wakil Komandan Satgas Covid-19 Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori mengatakan, untuk sementara pihaknya masih fokus menyelesaikan target vaksinasi lansia dan wilayah yang capaian vaksinasinya rendah. Dia mengatakan target tersebut perlu dicapai untuk memberikan jangkauan perlindungan vaksin yang lebih luas.

Bahkan, Ansori mengatakan dalam waktu dekat akan ada tambahan 5.000 dosis vaksin lagi dari Lantamal V untuk membantu perluasan vaksinasi di Banyuwangi. ”Target kita masih lansia dan masyrakat Kecamatan Wongsorejo yang capaian vaksinasinya masih rendah. Di sana baru 50 persen, kita coba dorong lagi,” jelasnya.

Ansori mengatakan, Satgas Covid-19 dan Lanal Banyuwangi mencoba melakukan pendekatan agar masyarakat di Wongsorejo mau divaksin. Petugas yang menyesuaikan jadwal vaksinasi agar peserta yang bisa hadir lebih banyak. Seperti dalam gelaran vaksinasi sebelumnya, pihaknya bersama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) melakukan pendekatan dengan memberikan doorprize dan menggelar acara yang bisa mengundang perhatian warga.

Terkait vaksinasi anak, Ansori mengatakan masih menanti jadwal dan kesiapan dari Dinas Kesehatan. ”Kita tunggu dulu jadwal dari Dinkes. Sementara kita fokus untuk menyelesaikan wilayah yang capaian vaksinasinya masih rendah,” tandasnya

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sobo Dadang Tri Pitoko menambahkan, untuk teknis vaksinasi anak pihaknya masih menunggu instruksi dari Dinas Kesehatan. Yang jelas, pihaknya sudah siap untuk melakukan vaksinasi kepada anak dengan usia 6–11 tahun jika nantinya sudah ada petunjuk teknis terkait pelaksanaanya.

Terkait jenis vaksin, Dadang menambahkan kemungkinan untuk vaksinasi anak masih akan menggunakan vaksin produksi dari Coronavac atau Bio Farma. Baik itu Sinovac atau Sinopharm yang dianggap memiliki efek KIPI lebih rendah dari vaksin jenis lainya. ”Biasanya kita (Banyuwangi) punya waktu sampai satu bulan untuk pelaksanaan program vaksinasi setelah dimulai dari pusat. Tapi bisa jadi lebih singkat, karena Banyuwangi menjadi prioritas setelah menjadi kabupaten dengan capaian vaksinasi yang tinggi,” tandasnya. 

BANYUWANGI – Upaya perluasan jangkauan vaksinasi terus digiatkan hingga pekan kedua bulan Desember ini. Pemkab Banyuwangi sendiri menargetkan bisa mencapai 100 persen sasaran vaksinasi untuk akhir tahun ini.

Wakil Komandan Satgas Covid-19 Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori mengatakan, untuk sementara pihaknya masih fokus menyelesaikan target vaksinasi lansia dan wilayah yang capaian vaksinasinya rendah. Dia mengatakan target tersebut perlu dicapai untuk memberikan jangkauan perlindungan vaksin yang lebih luas.

Bahkan, Ansori mengatakan dalam waktu dekat akan ada tambahan 5.000 dosis vaksin lagi dari Lantamal V untuk membantu perluasan vaksinasi di Banyuwangi. ”Target kita masih lansia dan masyrakat Kecamatan Wongsorejo yang capaian vaksinasinya masih rendah. Di sana baru 50 persen, kita coba dorong lagi,” jelasnya.

Ansori mengatakan, Satgas Covid-19 dan Lanal Banyuwangi mencoba melakukan pendekatan agar masyarakat di Wongsorejo mau divaksin. Petugas yang menyesuaikan jadwal vaksinasi agar peserta yang bisa hadir lebih banyak. Seperti dalam gelaran vaksinasi sebelumnya, pihaknya bersama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) melakukan pendekatan dengan memberikan doorprize dan menggelar acara yang bisa mengundang perhatian warga.

Terkait vaksinasi anak, Ansori mengatakan masih menanti jadwal dan kesiapan dari Dinas Kesehatan. ”Kita tunggu dulu jadwal dari Dinkes. Sementara kita fokus untuk menyelesaikan wilayah yang capaian vaksinasinya masih rendah,” tandasnya

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sobo Dadang Tri Pitoko menambahkan, untuk teknis vaksinasi anak pihaknya masih menunggu instruksi dari Dinas Kesehatan. Yang jelas, pihaknya sudah siap untuk melakukan vaksinasi kepada anak dengan usia 6–11 tahun jika nantinya sudah ada petunjuk teknis terkait pelaksanaanya.

Terkait jenis vaksin, Dadang menambahkan kemungkinan untuk vaksinasi anak masih akan menggunakan vaksin produksi dari Coronavac atau Bio Farma. Baik itu Sinovac atau Sinopharm yang dianggap memiliki efek KIPI lebih rendah dari vaksin jenis lainya. ”Biasanya kita (Banyuwangi) punya waktu sampai satu bulan untuk pelaksanaan program vaksinasi setelah dimulai dari pusat. Tapi bisa jadi lebih singkat, karena Banyuwangi menjadi prioritas setelah menjadi kabupaten dengan capaian vaksinasi yang tinggi,” tandasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/