alexametrics
22.3 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Cerita Ibu-Ibu Hamil yang Ikut Vaksin Booster di Grha Pena Banyuwangi

BANYUWANGI – Puluhan ibu hamil (bumil) di Banyuwangi mengikuti vaksin Covid-19 dosis kedua di Grha Pena Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) kemarin (13/10). Tidak sedikit bumil yang mengaku khawatir sebelum disuntik. Namun, perasaan cemas reda seketika usai mendapat konsultasi dokter spesialis kandungan.

Pagi itu puluhan ibu hamil mendatangi tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di gedung Grha Pena Jawa Pos Radar Banyuwangi. Sebelum divaksin, satu per satu ibu hamil menjalani pemeriksaan awal screening dari tenaga kesehatan untuk memastikan mereka layak mendapatkan vaksin Covid-19 jenis Sinovac.

Setelah lolos pemeriksaan awal, bumil bisa langsung disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua. Tidak sedikit ibu hamil yang sempat ketakutan. Mereka khawatir vaksinasi Covid-19 akan berdampak kepada kandungan.

Beruntung, dokter spesialis kandungan Zainal Arifin SpOG memberikan penjelasan kepada ibu hamil, bahwa vaksin Covid-19 aman bagi kandungan. Bahkan, dapat memberikan kekebalan pada ibu dan diharapkan juga bisa memberikan kekebalan pada sang jabang bayi yang sedang dikandung.

Usai mendapat konseling dari dokter spesialis kandungan, para bumil tampak lebih tenang. ”Awalnya takut juga kalau vaksin akan berpengaruh ke janin. Tetapi setelah mendapatkan penjelasan dari dokter spesialis kandungan mulai agak tenang,” ungkap Maimunah.

Ibu muda berusia 30 tahun asal Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar yang tinggal di Desa/Kecamatan Rogojampi ini mengaku usia kandungannya sudah mencapai sembilan bulan. Setelah suntik vaksin dosis pertama, dia tidak mengeluhkan apa pun. ”Hanya sedikit sesak karena hamil besar, tapi tidak apa-apa masih aman,” katanya.

Saat ini Maimunah sedang mengandung untuk yang keempat kalinya. Sayangnya, pada kehamilan pertama dan kedua dia mengalami keguguran. ”Ini kandungan keempat, untuk anak kedua. Yang pertama sudah berusia empat tahun. Semoga diberikan kesehatan dan keselamatan,” ujarnya.

Ibu hamil lainnya, Silvi Nurdiana, 37, warga Jalan Udang Windu, Kelurahan Tukangkayu juga sempat khawatir dengan kandungannya. Terlebih, kehamilannya sudah masuk usia tujuh bulan. ”Sempat takut juga. Tetapi setelah saya berkonsultasi ke dokter dijelaskan tidak ada masalah. Makanya saya berani vaksin,” ujar istri Edi Heri Siswoyo ini.

Silvi mengaku kehamilannya saat ini untuk kali ketiga. Dia mendengar informasi vaksinasi khusus ibu hamil dari ketua RW tempat tinggalnya. Meski sempat khawatir akan dampak vaksin terhadap janin yang dikandungnya, Silvi bisa tenang dan yakin setelah mendapat penjelasan dari petugas kesehatan. ”Alhamdulillah, aman dan nyaman tidak ada keluhan apa pun,” jelasnya.

Silvi berharap dia dan sang bayi bisa terlindungi dari virus korona. Apalagi, ketika bulan Juli lalu saat Covid-19 sedang ganas-ganasnya menyerang, Silvi mengaku waswas. Kala itu, tingkat hunian ruang rumah sakit sampai membeludak. Dia khawatir proses persalinan tidak bisa dilayani. Dia pun bersyukur saat ini kasus Covid-19 di Banyuwangi mulai melandai.

Heri Siswoyo, suami Silvi, mengaku sangat bersyukur dengan adanya pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil. Pasalnya, saat awal-awal pandemi Covid-19 melanda, ibu hamil belum diperkenankan ikut suntik vaksin. ”Takut tertular juga karena belum vaksin,” ujarnya.

Setelah mendapat kabar jika ibu hamil boleh mengikuti vaksin, Heri akhirnya mendampingi sang istri untuk ikut vaksinasi Covid-19 di kantor Grha Pena JP-RaBa. ”Kebetulan lokasinya dekat, jadi tinggal naik motor dan bisa langsung suntik. Tidak perlu antre terlalu lama,” katanya.

Dokter spesialis kandungan Zainal Arifin SpOG menyatakan, vaksin Covid-19 aman bagi ibu hamil. Selain itu, vaksinasi Covid-19 juga aman bagi kandungan. ”Ibu hamil tidak perlu khawatir karena vaksin Covid-19 (jenis Sinovac) tidak berbahaya untuk janin. Vaksin ini aman karena sudah mendapatkan rekomendasi dari IDI. Vaksin ini malah melindungi janin yang dikandung dari Covid-19,” ujarnya meyakinkan.

Selain menerima vaksin Covid-19, ibu hamil disarankan tetap menjaga kesehatan tubuh dan kesehatan janin dalam kandungan. Caranya dengan menjaga pola hidup bersih dan sehat serta menjaga pola makan yang teratur dan berimbang. ”Anak adalah anugerah yang dititipkan Tuhan kepada kita, maka harus kita rawat dan jaga dengan ikhlas,” kata dokter yang hobi fotografi itu.

BANYUWANGI – Puluhan ibu hamil (bumil) di Banyuwangi mengikuti vaksin Covid-19 dosis kedua di Grha Pena Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) kemarin (13/10). Tidak sedikit bumil yang mengaku khawatir sebelum disuntik. Namun, perasaan cemas reda seketika usai mendapat konsultasi dokter spesialis kandungan.

Pagi itu puluhan ibu hamil mendatangi tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di gedung Grha Pena Jawa Pos Radar Banyuwangi. Sebelum divaksin, satu per satu ibu hamil menjalani pemeriksaan awal screening dari tenaga kesehatan untuk memastikan mereka layak mendapatkan vaksin Covid-19 jenis Sinovac.

Setelah lolos pemeriksaan awal, bumil bisa langsung disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua. Tidak sedikit ibu hamil yang sempat ketakutan. Mereka khawatir vaksinasi Covid-19 akan berdampak kepada kandungan.

Beruntung, dokter spesialis kandungan Zainal Arifin SpOG memberikan penjelasan kepada ibu hamil, bahwa vaksin Covid-19 aman bagi kandungan. Bahkan, dapat memberikan kekebalan pada ibu dan diharapkan juga bisa memberikan kekebalan pada sang jabang bayi yang sedang dikandung.

Usai mendapat konseling dari dokter spesialis kandungan, para bumil tampak lebih tenang. ”Awalnya takut juga kalau vaksin akan berpengaruh ke janin. Tetapi setelah mendapatkan penjelasan dari dokter spesialis kandungan mulai agak tenang,” ungkap Maimunah.

Ibu muda berusia 30 tahun asal Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar yang tinggal di Desa/Kecamatan Rogojampi ini mengaku usia kandungannya sudah mencapai sembilan bulan. Setelah suntik vaksin dosis pertama, dia tidak mengeluhkan apa pun. ”Hanya sedikit sesak karena hamil besar, tapi tidak apa-apa masih aman,” katanya.

Saat ini Maimunah sedang mengandung untuk yang keempat kalinya. Sayangnya, pada kehamilan pertama dan kedua dia mengalami keguguran. ”Ini kandungan keempat, untuk anak kedua. Yang pertama sudah berusia empat tahun. Semoga diberikan kesehatan dan keselamatan,” ujarnya.

Ibu hamil lainnya, Silvi Nurdiana, 37, warga Jalan Udang Windu, Kelurahan Tukangkayu juga sempat khawatir dengan kandungannya. Terlebih, kehamilannya sudah masuk usia tujuh bulan. ”Sempat takut juga. Tetapi setelah saya berkonsultasi ke dokter dijelaskan tidak ada masalah. Makanya saya berani vaksin,” ujar istri Edi Heri Siswoyo ini.

Silvi mengaku kehamilannya saat ini untuk kali ketiga. Dia mendengar informasi vaksinasi khusus ibu hamil dari ketua RW tempat tinggalnya. Meski sempat khawatir akan dampak vaksin terhadap janin yang dikandungnya, Silvi bisa tenang dan yakin setelah mendapat penjelasan dari petugas kesehatan. ”Alhamdulillah, aman dan nyaman tidak ada keluhan apa pun,” jelasnya.

Silvi berharap dia dan sang bayi bisa terlindungi dari virus korona. Apalagi, ketika bulan Juli lalu saat Covid-19 sedang ganas-ganasnya menyerang, Silvi mengaku waswas. Kala itu, tingkat hunian ruang rumah sakit sampai membeludak. Dia khawatir proses persalinan tidak bisa dilayani. Dia pun bersyukur saat ini kasus Covid-19 di Banyuwangi mulai melandai.

Heri Siswoyo, suami Silvi, mengaku sangat bersyukur dengan adanya pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil. Pasalnya, saat awal-awal pandemi Covid-19 melanda, ibu hamil belum diperkenankan ikut suntik vaksin. ”Takut tertular juga karena belum vaksin,” ujarnya.

Setelah mendapat kabar jika ibu hamil boleh mengikuti vaksin, Heri akhirnya mendampingi sang istri untuk ikut vaksinasi Covid-19 di kantor Grha Pena JP-RaBa. ”Kebetulan lokasinya dekat, jadi tinggal naik motor dan bisa langsung suntik. Tidak perlu antre terlalu lama,” katanya.

Dokter spesialis kandungan Zainal Arifin SpOG menyatakan, vaksin Covid-19 aman bagi ibu hamil. Selain itu, vaksinasi Covid-19 juga aman bagi kandungan. ”Ibu hamil tidak perlu khawatir karena vaksin Covid-19 (jenis Sinovac) tidak berbahaya untuk janin. Vaksin ini aman karena sudah mendapatkan rekomendasi dari IDI. Vaksin ini malah melindungi janin yang dikandung dari Covid-19,” ujarnya meyakinkan.

Selain menerima vaksin Covid-19, ibu hamil disarankan tetap menjaga kesehatan tubuh dan kesehatan janin dalam kandungan. Caranya dengan menjaga pola hidup bersih dan sehat serta menjaga pola makan yang teratur dan berimbang. ”Anak adalah anugerah yang dititipkan Tuhan kepada kita, maka harus kita rawat dan jaga dengan ikhlas,” kata dokter yang hobi fotografi itu.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/