alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Vakisanasi Ditunda Bulan Februari

JawaPos.com – Penyuntikan vaksin Covid-19 perdana yang semula diagendakan di pendapa hari ini (13/01) tidak jadi terlaksana. Sebab, pada tanggal tersebut, vaksin serentak khusus di tingkat pusat. Kemudian tanggal 14 vaksinasi di tingkat provinsi.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo, Imam Hidayat menerangkan, Situbondo mendapatkan giliran vaksinasi pada Februari nanti. Sebab, distribusi dari Pemprov Jatim dilaksanakan awal Februari. “Kita menyesuaikan dengan jadwal provinsi,” terangnya.

Pada pelaksanaannya di Bulan Februari nanti, ada sepuluh orang yang akan disuntik vaksin. Yaitu jajaran Forkopimda bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Situbondo, serta perwakilan oragnisasi keagamaan NU dan Muhammadiyah. “Ada Wakil Bupati, Kapolres dan Dandim,” kata Imam.   

Baca Juga :  Cek Kelainan Organ Mata dengan USG Mata

Total, ada 403.346 orang yang menjadi sasaran penyuntikan vaksin pada termin pertama. Setelah vaksinasi terhadap sepuluh tokoh tersebut, akan dilanjutkan dengan penyuntikan terhadap 2.799 tenaga kesehatan (nakes). “Setelah itu, dilanjutkan dengan sasaran lainnya,” terang Imam kepada sejumlah wartawan.    

Untuk prosedur vaksinasi, setiap sasaran akan mendapat dua kali suntikan, dengan interval 14 hari. Artinya, jika sasarannya 2.799 orang, maka vaksinasi dilaksanakan sebanyak 5.598 kali. “Sehingga tahap pertama selesai dalam kurun waktu satu bulan,” kata Imam.

Sementara itu, jumlah SDM yang disiapkan dalam pelaksanaan vaksin tahap pertama sebanyak 262 orang. Dari seluruh vaksinator itu, 119 di antaranya telah mendapatkan pelatihan. Dengan rincian, seratus vaksinator di 20 puskemas, KKP Panarukan tujuh oranjg, klinik Polres dua, dan sepuluh tenaga RS Elizabeth.

Baca Juga :  Dulu Kolam Renang Sekarang Kolam Ikan

Kemudian, 40 orang sisanya akan segera mendapatkan pelatihan. Masing-masing sepuluh vaksinator RSUD dr. Abdoer Rahem, RSUD Besuki, RSUD Asembagus, dan RS Mitra Sehat. “Kita sudah melaksanakan rapat finalisasi rencana pendistribusian dan pelaksanaan vaksinasi,” pungkas Imam. (bib)

JawaPos.com – Penyuntikan vaksin Covid-19 perdana yang semula diagendakan di pendapa hari ini (13/01) tidak jadi terlaksana. Sebab, pada tanggal tersebut, vaksin serentak khusus di tingkat pusat. Kemudian tanggal 14 vaksinasi di tingkat provinsi.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo, Imam Hidayat menerangkan, Situbondo mendapatkan giliran vaksinasi pada Februari nanti. Sebab, distribusi dari Pemprov Jatim dilaksanakan awal Februari. “Kita menyesuaikan dengan jadwal provinsi,” terangnya.

Pada pelaksanaannya di Bulan Februari nanti, ada sepuluh orang yang akan disuntik vaksin. Yaitu jajaran Forkopimda bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Situbondo, serta perwakilan oragnisasi keagamaan NU dan Muhammadiyah. “Ada Wakil Bupati, Kapolres dan Dandim,” kata Imam.   

Baca Juga :  Ribuan Perempuan Sukses Operasi KB Steril

Total, ada 403.346 orang yang menjadi sasaran penyuntikan vaksin pada termin pertama. Setelah vaksinasi terhadap sepuluh tokoh tersebut, akan dilanjutkan dengan penyuntikan terhadap 2.799 tenaga kesehatan (nakes). “Setelah itu, dilanjutkan dengan sasaran lainnya,” terang Imam kepada sejumlah wartawan.    

Untuk prosedur vaksinasi, setiap sasaran akan mendapat dua kali suntikan, dengan interval 14 hari. Artinya, jika sasarannya 2.799 orang, maka vaksinasi dilaksanakan sebanyak 5.598 kali. “Sehingga tahap pertama selesai dalam kurun waktu satu bulan,” kata Imam.

Sementara itu, jumlah SDM yang disiapkan dalam pelaksanaan vaksin tahap pertama sebanyak 262 orang. Dari seluruh vaksinator itu, 119 di antaranya telah mendapatkan pelatihan. Dengan rincian, seratus vaksinator di 20 puskemas, KKP Panarukan tujuh oranjg, klinik Polres dua, dan sepuluh tenaga RS Elizabeth.

Baca Juga :  Dinkes Mulai Sasar Siswa SD untuk Vaksinasi Covid-19

Kemudian, 40 orang sisanya akan segera mendapatkan pelatihan. Masing-masing sepuluh vaksinator RSUD dr. Abdoer Rahem, RSUD Besuki, RSUD Asembagus, dan RS Mitra Sehat. “Kita sudah melaksanakan rapat finalisasi rencana pendistribusian dan pelaksanaan vaksinasi,” pungkas Imam. (bib)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/