alexametrics
24.7 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

16.210 Dosis Vaksin Sinovac Didistribusikan untuk Pelayan Publik

BANYUWANGI – Vaksin Covid-19 untuk para pelayan publik mulai didistribusikan ke puskesmas dan rumah sakit kemarin (10/3). Vaksin pada tahap kedua termin dua itu berjumlah 16.210 dosis. Vaksin akan dibagikan kepada 8.105 personel pelayan publik.

Pendistribusian vaksin akan menyasar sejumlah   ASN, dinas vertikal, THL, SKPD, kades, guru, dan pelayan publik lainnya. Sedangkan untuk jadwal vaksinasi akan disesuaikan setelah pendistribusian vaksin terlaksana.

Pendistribusian vaksin ke sejumlah puskesmas kemarin mendapat pengawalan ketat aparat gabungan. Polisi dan TNI ikut mengawal sampai ke tempat tujuan. Semua puskesmas dan rumah sakit di Banyuwangi mengambil vaksin di Labkesda Dinas Kesehatan. ”Sesuai dengan jadwal pelaksanaan, namun untuk termin dua ini sasarannya pelayan publik,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono.

Baca Juga :  Klinik Layanan Rapid Test Kembali Menjamur

Rio –sapaan akrab dr Widji Lestariono—  mengatakan, vaksin pada termin dua akan didistribusikan ke 62 fasilitas kesehatan (faskes) yang menjadi pemberi vaksinasi. Sedangkan masing-masing sasaran sudah diatur akan divaksinasi di faskes yang mana.

”Semua sudah terjadwal, tinggal pelaksanaan saja. Petugas pelayan publik sangat rentan terjangkit Covid. Mereka sering berinteraksi atau bertemu dengan sejumlah orang yang berbeda-beda,” papar Rio.

Dia menambahkan, usai divaksinasi para pelayan publik diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. ”Meski sudah dilakukan vaksinasi, tetap masih harus mematuhi prokes. Agar terhindar dari penyebaran Covid-19,” pungkas Rio. (rio/aif/c1)

Baca Juga :  Anggota TNI Mulai Vaksinasi Hari Ini

BANYUWANGI – Vaksin Covid-19 untuk para pelayan publik mulai didistribusikan ke puskesmas dan rumah sakit kemarin (10/3). Vaksin pada tahap kedua termin dua itu berjumlah 16.210 dosis. Vaksin akan dibagikan kepada 8.105 personel pelayan publik.

Pendistribusian vaksin akan menyasar sejumlah   ASN, dinas vertikal, THL, SKPD, kades, guru, dan pelayan publik lainnya. Sedangkan untuk jadwal vaksinasi akan disesuaikan setelah pendistribusian vaksin terlaksana.

Pendistribusian vaksin ke sejumlah puskesmas kemarin mendapat pengawalan ketat aparat gabungan. Polisi dan TNI ikut mengawal sampai ke tempat tujuan. Semua puskesmas dan rumah sakit di Banyuwangi mengambil vaksin di Labkesda Dinas Kesehatan. ”Sesuai dengan jadwal pelaksanaan, namun untuk termin dua ini sasarannya pelayan publik,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono.

Baca Juga :  Kedaluwarsa, Kardus pun Harus Dimusnahkan

Rio –sapaan akrab dr Widji Lestariono—  mengatakan, vaksin pada termin dua akan didistribusikan ke 62 fasilitas kesehatan (faskes) yang menjadi pemberi vaksinasi. Sedangkan masing-masing sasaran sudah diatur akan divaksinasi di faskes yang mana.

”Semua sudah terjadwal, tinggal pelaksanaan saja. Petugas pelayan publik sangat rentan terjangkit Covid. Mereka sering berinteraksi atau bertemu dengan sejumlah orang yang berbeda-beda,” papar Rio.

Dia menambahkan, usai divaksinasi para pelayan publik diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. ”Meski sudah dilakukan vaksinasi, tetap masih harus mematuhi prokes. Agar terhindar dari penyebaran Covid-19,” pungkas Rio. (rio/aif/c1)

Baca Juga :  Alhamdulillah, Banyuwangi Bergeser ke Zona Kuning

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/