alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

1 Persen Lagi Mencapai Target

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Komitmen Pemkab Banyuwangi untuk segera merealisasikan target vaksinasi Covid-19 hingga 70 persen dari total target sasaran tampaknya bukan sekadar isapan jempol. Buktinya, meskipun akhir pekan dan dihadapkan kendala rendahnya tingkat kesadaran warga, namun cakupan vaksinasi bertambah cukup signifikan dalam dua hari terakhir.

       Berdasar data yang dikumpulkan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, pada Jumat malam (29/10) lalu hingga Jumat malam (5/11) jumlah warga yang telah mendapat vaksinasi dosis pertama dan tercatat di dashboard penanganan Covid-19 Banyuwangi sebanyak 912.938 orang. Angka ini setara dengan kurang lebih 68,13 persen dari total sasaran di Bumi Blambangan.

       Namun, hingga sore kemarin (7/11), jumlah warga yang telah mendapat suntikan vaksin dosis pertama telah mencapai 924.353 orang atau sekitar 68,98 persen dari total sasaran. Artinya, jika dikalkulasi, jumlah warga yang mendapat vaksinasi dosis pertama pada Sabtu (7/9) dan Minggu kemarin sebanyak 11.415 orang. Dengan capaian vaksinasi dosis pertama yang telah mencapai 86,98 persen, maka tinggal 1,02 persen lagi target sebanyak 70 persen dapat dicapai.

       Di sisi lain, seruan Bupati Ipuk Fiestiandani untuk terus mengampanyekan protokol kesehatan (prokes) juga terus dijalankan jajaran Pemkab Banyuwangi di berbagai kesempatan. Termasuk menyelipkan pesan patuh prokes pada kegiatan yang digelar di tingkat lingkungan hingga tingkat rukun tetangga (RT) maupun rukun warga (RW).

Seperti dilakoni Lurah Giri, Kecamatan Giri, Eko Yulianto Sabtu malam (7/11). Dia berpesan kepada warga untuk menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menggunakan masker, menghindari kerumunan, serta rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. “Meskipun jumlahnya jauh menurun dibandingkan beberapa bulan lalu, namun Covid-19 masih ada. Maka, mari kita mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19. Ini demi kebaikan diri kita dan orang-orang terdekat kita,” ujarnya saat menghadiri undangan Peringatan Maulid Nabi Muhammad yang digelar warga Lingkungan Perumahan Villa Bukit Mas, Kelurahan Giri.

Sekadar diketahui, grafik penularan Covid-19 di Banyuwangi cenderung landai sejak beberapa pekan lalu. Bahkan, dalam tiga hari terakhir, yakni sejak Jumat (5/11) sampai Minggu (7/11) jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 “hanya” sebanyak enam orang sedangkan yang sembuh sebanyak tujuh orang. Pada periode yang sama, penderita Covid-19 yang meninggal dunia nihil.

Sebelumnya, Bupati Ipuk Fiestiandani menargetkan jumlah warga yang mendapat vaksin Covid-19 dosis I sebanyak 70 persen dari total sasaran pada awal November ini. “Berdasar laporan terakhir yang saya terima, saat ini (Jumat, Red), tinggal dua persen lagi kita bisa mencapai target vaksinasi dosis pertama sebanyak 70 persen dari total sasaran,” ujarnya.

       Ipuk menegaskan, pihaknya akan berusaha keras agar target tersebut segera terpenuhi. Bahkan, dia menyatakan telah menginstruksikan pemerintah kecamatan di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini untuk merealisasikan target serupa. “Kecamatan-kecamatan juga kami target untuk bisa mencapai 70 persen,” kata dia.

       Sementara itu, Ipuk mengakui upaya mencapai target vaksinasi dosis pertama menemui kendala di lapangan. Salah satunya kesadaran warga yang belum mendapat vaksinasi untuk datang ke fasilitas kesehatan (faskes) maupun lapor kepada pemerintah desa atau Ketua Rukun Tetangga (RT) masih rendah. “Untuk itu, kami akan melanjutkan upaya vaksinasi jemput bola karena kami sudah punya data by name by address,” tegasnya.

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Komitmen Pemkab Banyuwangi untuk segera merealisasikan target vaksinasi Covid-19 hingga 70 persen dari total target sasaran tampaknya bukan sekadar isapan jempol. Buktinya, meskipun akhir pekan dan dihadapkan kendala rendahnya tingkat kesadaran warga, namun cakupan vaksinasi bertambah cukup signifikan dalam dua hari terakhir.

       Berdasar data yang dikumpulkan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, pada Jumat malam (29/10) lalu hingga Jumat malam (5/11) jumlah warga yang telah mendapat vaksinasi dosis pertama dan tercatat di dashboard penanganan Covid-19 Banyuwangi sebanyak 912.938 orang. Angka ini setara dengan kurang lebih 68,13 persen dari total sasaran di Bumi Blambangan.

       Namun, hingga sore kemarin (7/11), jumlah warga yang telah mendapat suntikan vaksin dosis pertama telah mencapai 924.353 orang atau sekitar 68,98 persen dari total sasaran. Artinya, jika dikalkulasi, jumlah warga yang mendapat vaksinasi dosis pertama pada Sabtu (7/9) dan Minggu kemarin sebanyak 11.415 orang. Dengan capaian vaksinasi dosis pertama yang telah mencapai 86,98 persen, maka tinggal 1,02 persen lagi target sebanyak 70 persen dapat dicapai.

       Di sisi lain, seruan Bupati Ipuk Fiestiandani untuk terus mengampanyekan protokol kesehatan (prokes) juga terus dijalankan jajaran Pemkab Banyuwangi di berbagai kesempatan. Termasuk menyelipkan pesan patuh prokes pada kegiatan yang digelar di tingkat lingkungan hingga tingkat rukun tetangga (RT) maupun rukun warga (RW).

Seperti dilakoni Lurah Giri, Kecamatan Giri, Eko Yulianto Sabtu malam (7/11). Dia berpesan kepada warga untuk menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menggunakan masker, menghindari kerumunan, serta rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. “Meskipun jumlahnya jauh menurun dibandingkan beberapa bulan lalu, namun Covid-19 masih ada. Maka, mari kita mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19. Ini demi kebaikan diri kita dan orang-orang terdekat kita,” ujarnya saat menghadiri undangan Peringatan Maulid Nabi Muhammad yang digelar warga Lingkungan Perumahan Villa Bukit Mas, Kelurahan Giri.

Sekadar diketahui, grafik penularan Covid-19 di Banyuwangi cenderung landai sejak beberapa pekan lalu. Bahkan, dalam tiga hari terakhir, yakni sejak Jumat (5/11) sampai Minggu (7/11) jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 “hanya” sebanyak enam orang sedangkan yang sembuh sebanyak tujuh orang. Pada periode yang sama, penderita Covid-19 yang meninggal dunia nihil.

Sebelumnya, Bupati Ipuk Fiestiandani menargetkan jumlah warga yang mendapat vaksin Covid-19 dosis I sebanyak 70 persen dari total sasaran pada awal November ini. “Berdasar laporan terakhir yang saya terima, saat ini (Jumat, Red), tinggal dua persen lagi kita bisa mencapai target vaksinasi dosis pertama sebanyak 70 persen dari total sasaran,” ujarnya.

       Ipuk menegaskan, pihaknya akan berusaha keras agar target tersebut segera terpenuhi. Bahkan, dia menyatakan telah menginstruksikan pemerintah kecamatan di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini untuk merealisasikan target serupa. “Kecamatan-kecamatan juga kami target untuk bisa mencapai 70 persen,” kata dia.

       Sementara itu, Ipuk mengakui upaya mencapai target vaksinasi dosis pertama menemui kendala di lapangan. Salah satunya kesadaran warga yang belum mendapat vaksinasi untuk datang ke fasilitas kesehatan (faskes) maupun lapor kepada pemerintah desa atau Ketua Rukun Tetangga (RT) masih rendah. “Untuk itu, kami akan melanjutkan upaya vaksinasi jemput bola karena kami sudah punya data by name by address,” tegasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/