alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Alhamdulillah, Covid-19 Nol Kasus

SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Persebaran kasus Covid-19 di Kota Santri semakin terkendali. Hingga kemarin (6/5) tidak ada warga yang dinyatakan terkonfirmasi korona alias nol kasus. Capaian itu pun disambut gembira seluruh pihak.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo Dwi Herman Susilo mengaku, keberhasilan itu terwujud berkat kepedulian semua pihak. Kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) menjadi kunci dalam mencegah kasus aktif Covid-19.

”Masyarakat menjadi faktor penting dalam pengendalian persebaran Covid-19. Karena tidak mungkin bisa pemerintah dapat mengendalikan kasus Covid-19 tanpa masyarakat ikut andil,” ucap Dwi.

Lebih lanjut, Dwi mengatakan bahwa capaian pelaksanaan vaksinasi dosis satu sudah di atas 80 persen. Sedangkan untuk capaian vaksinasi dosis kedua sudah mencapai di atas 70 persen. Sehingga, ke depannya status PPKM di Situbondo bisa meningkat menjadi level satu. ”Semoga dengan kita bersama-sama dapat mewujudkan Situbondo masuk daerah level satu dalam penanganan Covid-19,”ungkapnya.

Dwi menyebut,persebaran kasus Covid-19 di Kota Santri sudah sangat melandai. Hingga bulan Mei 2022, sudah tidak ada kasus aktif. ”Selain kasus Covid-19 yang melandai, kini tidak ada lagi pasien yang menjalani perawatan isolasi di rumah sakit. Satu orang pasien yang sempat menjalani perawatan medis sudah dipulangkan dan dinyatakan sembuh sebelum bulan Ramadan lalu,” pungkasnya.

SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Persebaran kasus Covid-19 di Kota Santri semakin terkendali. Hingga kemarin (6/5) tidak ada warga yang dinyatakan terkonfirmasi korona alias nol kasus. Capaian itu pun disambut gembira seluruh pihak.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo Dwi Herman Susilo mengaku, keberhasilan itu terwujud berkat kepedulian semua pihak. Kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) menjadi kunci dalam mencegah kasus aktif Covid-19.

”Masyarakat menjadi faktor penting dalam pengendalian persebaran Covid-19. Karena tidak mungkin bisa pemerintah dapat mengendalikan kasus Covid-19 tanpa masyarakat ikut andil,” ucap Dwi.

Lebih lanjut, Dwi mengatakan bahwa capaian pelaksanaan vaksinasi dosis satu sudah di atas 80 persen. Sedangkan untuk capaian vaksinasi dosis kedua sudah mencapai di atas 70 persen. Sehingga, ke depannya status PPKM di Situbondo bisa meningkat menjadi level satu. ”Semoga dengan kita bersama-sama dapat mewujudkan Situbondo masuk daerah level satu dalam penanganan Covid-19,”ungkapnya.

Dwi menyebut,persebaran kasus Covid-19 di Kota Santri sudah sangat melandai. Hingga bulan Mei 2022, sudah tidak ada kasus aktif. ”Selain kasus Covid-19 yang melandai, kini tidak ada lagi pasien yang menjalani perawatan isolasi di rumah sakit. Satu orang pasien yang sempat menjalani perawatan medis sudah dipulangkan dan dinyatakan sembuh sebelum bulan Ramadan lalu,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/