alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Jemput Bola Terus Digencarkan, Capaian Vaksinasi Mendekati 70 Persen

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi terus mewujudkan komitmen untuk menjadikan warga lanjut usia (lansia) sebagai salah satu prioritas vaksinasi Covid-19. Untuk itu, jemput bola ke rumah-rumah lansia terus digalakkan di berbagai penjuru di Bumi Blambangan.

Bupati Ipuk Fiestiandani didampingi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan dan desa berkeliling meninjau program jemput bola vaksinasi ke rumah lansia Senin (1/11). Salah satunya Mbah Soreh, lansia di Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh.

Ipuk menuturkan, jemput bola untuk lansia bakal terus dilakukan sampai semua sasaran bisa mendapat vaksinasi. ”Warga sepuh yang tidak bisa pergi ke fasilitas layanan kesehatan akan kita datangi ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Ipuk juga melihat langsung vaksinasi Sumaiyah dan Siti di kediaman mereka yang berlokasi tidak jauh dari rumah Mbah Soreh. Selain memantau vaksinasi, Ipuk juga menyerahkan bantuan sembako pada mereka. ”Masyarakat bisa membantu, bila mengetahui ada keluarga atau tetangga lansia yang belum divaksin, segera lapor kepala desa (kades) atau camat untuk dilakukan jemput bola vaksinasi,” kata dia.

Selain dilakukan vaksinasi, Ipuk juga meminta kepada pihak pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) untuk rutin memantau kondisi kesehatan para lansia. Seperti Ibu Aminah yang mengalami hipertensi dan keterbatasan gerak akibat usia. ”Tolong puskesmas sering memantau kondisi kesehatan beliau ya. Cek secara rutin,” pintanya.

Bupati perempuan itu mengatakan, Satgas Covid-19 Banyuwangi terus melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi warga. Satgas Covid-19 Banyuwangi menargetkan pekan pertama November ini capaian vaksinasi dosis pertama bisa mencapai 70 persen dari total sasaran vaksinasi yang sebanyak 1,34 juta warga dan 60 persen lansia. ”Ini dalam rangka percepatan pemulihan sosial-ekonomi Banyuwangi. Semakin luas jangkauan vaksinasinya, tentu menjadi pintu pembuka bagi pemulihan ekonomi,” kata Ipuk.

Sementara itu, berdasar data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi, hingga pukul 14.00 kemarin total warga yang telah mendapat suntikan vaksin dosis pertama mencapai 890.145 orang atau sekitar 67 persen dari total target sasaran sebanyak 1,34 orang. Sedangkan jumlah lansia yang telah mendapat suntikan vaksin dosis pertama sebanyak 101.598 orang.

Ipuk berterima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan, puskesmas, serta semua elemen yang telah mendukung program vaksinasi di Banyuwangi. ”Semoga target bisa segera kita capai agar ekonomi bisa segera bergeliat kembali,” ujarnya.

Hal lain yang tidak kalah penting, imbuh Ipuk, kepatuhan terhadap protokol kesehatan (prokes) harus terus dijalankan. ”Ayo terus patuh prokes. Terapkan 5M, seperti memakai masker dan menghindari kerumunan untuk melindungi diri dan orang-orang terdekat kita dari serangan virus korona,” pungkasnya.

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi terus mewujudkan komitmen untuk menjadikan warga lanjut usia (lansia) sebagai salah satu prioritas vaksinasi Covid-19. Untuk itu, jemput bola ke rumah-rumah lansia terus digalakkan di berbagai penjuru di Bumi Blambangan.

Bupati Ipuk Fiestiandani didampingi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan dan desa berkeliling meninjau program jemput bola vaksinasi ke rumah lansia Senin (1/11). Salah satunya Mbah Soreh, lansia di Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh.

Ipuk menuturkan, jemput bola untuk lansia bakal terus dilakukan sampai semua sasaran bisa mendapat vaksinasi. ”Warga sepuh yang tidak bisa pergi ke fasilitas layanan kesehatan akan kita datangi ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Ipuk juga melihat langsung vaksinasi Sumaiyah dan Siti di kediaman mereka yang berlokasi tidak jauh dari rumah Mbah Soreh. Selain memantau vaksinasi, Ipuk juga menyerahkan bantuan sembako pada mereka. ”Masyarakat bisa membantu, bila mengetahui ada keluarga atau tetangga lansia yang belum divaksin, segera lapor kepala desa (kades) atau camat untuk dilakukan jemput bola vaksinasi,” kata dia.

Selain dilakukan vaksinasi, Ipuk juga meminta kepada pihak pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) untuk rutin memantau kondisi kesehatan para lansia. Seperti Ibu Aminah yang mengalami hipertensi dan keterbatasan gerak akibat usia. ”Tolong puskesmas sering memantau kondisi kesehatan beliau ya. Cek secara rutin,” pintanya.

Bupati perempuan itu mengatakan, Satgas Covid-19 Banyuwangi terus melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi warga. Satgas Covid-19 Banyuwangi menargetkan pekan pertama November ini capaian vaksinasi dosis pertama bisa mencapai 70 persen dari total sasaran vaksinasi yang sebanyak 1,34 juta warga dan 60 persen lansia. ”Ini dalam rangka percepatan pemulihan sosial-ekonomi Banyuwangi. Semakin luas jangkauan vaksinasinya, tentu menjadi pintu pembuka bagi pemulihan ekonomi,” kata Ipuk.

Sementara itu, berdasar data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi, hingga pukul 14.00 kemarin total warga yang telah mendapat suntikan vaksin dosis pertama mencapai 890.145 orang atau sekitar 67 persen dari total target sasaran sebanyak 1,34 orang. Sedangkan jumlah lansia yang telah mendapat suntikan vaksin dosis pertama sebanyak 101.598 orang.

Ipuk berterima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan, puskesmas, serta semua elemen yang telah mendukung program vaksinasi di Banyuwangi. ”Semoga target bisa segera kita capai agar ekonomi bisa segera bergeliat kembali,” ujarnya.

Hal lain yang tidak kalah penting, imbuh Ipuk, kepatuhan terhadap protokol kesehatan (prokes) harus terus dijalankan. ”Ayo terus patuh prokes. Terapkan 5M, seperti memakai masker dan menghindari kerumunan untuk melindungi diri dan orang-orang terdekat kita dari serangan virus korona,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/