alexametrics
25.4 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Kasus Covid Tinggal 44, Tempat Isoter Kosong

BANYUWANGI – Kasus aktif Covid-19 di Banyuwangi terus menurun. Hingga kemarin tinggal 44 kasus. Konfirmasi baru di Banyuwangi kemarin ”hanya” bertambah satu kasus. Sebaliknya, pada hari yang sama jumlah warga yang sembuh dari Covid-19 bertambah enam orang dan kematian akibat Covid-19 nihil. Dengan demikian, jumlah kasus aktif berkurang lima kasus.

Bahkan, untuk kali pertama sejak dimanfaatkan sebagai lokasi isolasi terpusat (isoter) pasien Covid-19 beberapa bulan lalu, untuk kali pertama Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kecamatan Licin kosong. Tepatnya tidak ada warga yang terpapar Covid-19 yang menjalani isolasi di tempat tersebut.

Bupati Ipuk Fiestiandani bersyukur kasus Covid-19 di Banyuwangi terus menurun. ”Semoga tren ini berlanjut. Semoga yang masih positif Covid-19 segera sembuh,” ujarnya.

Meski demikian, Ipuk kembali mengingatkan warga tidak lengah dan terus mematuhi protokol kesehatan (prokes). ”Tetap pakai masker. Yang belum vaksin segera vaksin,” pintanya.

Saat ini di Banyuwangi hanya terdapat empat pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit (RS). Sedangkan 40 orang menjalani isolasi di rumah masing-masing dan kini dalam fase pemulihan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Licin yang mengoordinasikan penanganan pasien di tempat isoter Balai Diklat, yakni dr Nira Ista Dewi mengatakan, mulai pekan lalu jumlah pasien yang melakukan isolasi berangsur berkurang. ”Pada 23 September lalu warga yang menjalani isolasi di tempat ini sudah di bawah lima orang. Saat ini (kemarin) sudah kosong, dua pasien terakhir sudah boleh pulang tadi siang (kemarin),” kata dia.

Nira mengatakan, Balai Diklat ASN sempat penuh saat jumlah kasus di Banyuwangi mengalami peningkatan pada akhir Juni lalu. Kapasitas Balai Diklat ASN tersebut mencapai 130 tempat tidur (bed).

Bulan Juni, tercatat jumlah paling banyak pasien yang dirawat di Balai Diklat, karena saat itu kasus Covid-19 sedang naik-naiknya. ”Alhamdulillah, sekarang (kemarin) sudah kosong. Semoga tetap terus kosong dan tidak ada lagi lonjakan kasus,” pungkasnya. 

BANYUWANGI – Kasus aktif Covid-19 di Banyuwangi terus menurun. Hingga kemarin tinggal 44 kasus. Konfirmasi baru di Banyuwangi kemarin ”hanya” bertambah satu kasus. Sebaliknya, pada hari yang sama jumlah warga yang sembuh dari Covid-19 bertambah enam orang dan kematian akibat Covid-19 nihil. Dengan demikian, jumlah kasus aktif berkurang lima kasus.

Bahkan, untuk kali pertama sejak dimanfaatkan sebagai lokasi isolasi terpusat (isoter) pasien Covid-19 beberapa bulan lalu, untuk kali pertama Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kecamatan Licin kosong. Tepatnya tidak ada warga yang terpapar Covid-19 yang menjalani isolasi di tempat tersebut.

Bupati Ipuk Fiestiandani bersyukur kasus Covid-19 di Banyuwangi terus menurun. ”Semoga tren ini berlanjut. Semoga yang masih positif Covid-19 segera sembuh,” ujarnya.

Meski demikian, Ipuk kembali mengingatkan warga tidak lengah dan terus mematuhi protokol kesehatan (prokes). ”Tetap pakai masker. Yang belum vaksin segera vaksin,” pintanya.

Saat ini di Banyuwangi hanya terdapat empat pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit (RS). Sedangkan 40 orang menjalani isolasi di rumah masing-masing dan kini dalam fase pemulihan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Licin yang mengoordinasikan penanganan pasien di tempat isoter Balai Diklat, yakni dr Nira Ista Dewi mengatakan, mulai pekan lalu jumlah pasien yang melakukan isolasi berangsur berkurang. ”Pada 23 September lalu warga yang menjalani isolasi di tempat ini sudah di bawah lima orang. Saat ini (kemarin) sudah kosong, dua pasien terakhir sudah boleh pulang tadi siang (kemarin),” kata dia.

Nira mengatakan, Balai Diklat ASN sempat penuh saat jumlah kasus di Banyuwangi mengalami peningkatan pada akhir Juni lalu. Kapasitas Balai Diklat ASN tersebut mencapai 130 tempat tidur (bed).

Bulan Juni, tercatat jumlah paling banyak pasien yang dirawat di Balai Diklat, karena saat itu kasus Covid-19 sedang naik-naiknya. ”Alhamdulillah, sekarang (kemarin) sudah kosong. Semoga tetap terus kosong dan tidak ada lagi lonjakan kasus,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/