alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Demi Level 1, Kejar Target 70 Persen Penduduk Tervaksin Covid-19

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi terus melakukan terobosan agar bisa masuk kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1. Percepatan vaksinasi terus digenjot untuk mencapai angka 70 persen dari total 1.340.222 sasaran.

Sekretaris Kabupaten Banyuwangi Mujiono mengatakan, Level 1 menjadi bidikan agar bisa segera mendorong pertumbuhan ekonomi. Selama masa PPKM, percepatan ekonomi terbentur dengan regulasi PPKM.

Padahal mengacu asesmen Kemenkes, perkembangan Covid-19 Banyuwangi layak berada di Level 1. Untuk bisa mencapai Level 1 berdasarkan indikator Inmendagri, Banyuwangi harus bisa segera mencapai target vaksinasi 70 persen.

”Saat ini capaian vaksinasi kita sudah 53 persen, dengan lansia sekitar 45 persen. Kita ingin segera melakukan percepatan agar bisa segera berada di Level 1. Dengan kecepatan vaksinasi saat ini, estimasi kita bisa mencapai target itu dalam 25 hari ke depan,” tegas Mujiono.

Untuk mempercepat capaian tersebut, pemkab melakukan langkah sinkronisasi dengan masyarakat, TNI, Polri termasuk partai politik. Selain itu, dari arahan Menteri Koordinasi Maritim dan Investasi (Menkomarves), daerah diminta menghabiskan stok vaksin yang dimiliki.

Dengan kata lain, stok vaksin yang masih ada bisa digunakan untuk melakukan vaksinasi tahap pertama. Hal ini, menurut Mujiono, bisa menjadi pendorong percepatan vaksinasi. ”Sebelumnya kita selalu menyiapkan stok untuk vaksinasi tahap kedua. Dari arahan Menkomarves, kita diminta segera menghabiskan. Jika nantinya membutuhkan, kita bisa segera mengajukan lagi,” terangnya.

Sementara itu, untuk menjaga perkembangan kasus Covid-19 tetap terkontrol, satgas akan kembali menggelar Operasi Yustisi. Saat ini masyarakat mulai lupa dengan Covid-19. Bahkan, banyak yang menganggap sudah memasuki era new normal. Padahal penyebaran Covid-19 tetap ada meskipun dalam jumlah yang kecil. ”Kita instruksikan di lapangan untuk kembali menggelar Operasi Yustisi dan menggerakkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan),” imbuh Mujiono.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi dr Widji Lestariono menambahkan, capaian vaksinasi harian saat ini adalah 15 ribu sasaran per hari. Dengan capaian itu, Banyuwangi optimistis bisa mencapai target vaksinasi 70 persen pada akhir Oktober 2021 atau awal November 2021. Pejabat yang akrab disapa Rio tersebut meyakini target bisa tercapai jika ketersediaan vaksin mencukupi.

Sampai saat ini, kata Rio, kendala di lapangan relatif tidak ada karena kesadaran masyarakat melakukan vaksinasi sudah semakin baik. ”Saat ini vaksin Sinovac sudah habis. Kita menunggu kiriman datang. Kalau vaksin tersedia, angka 70 persen bisa tercapai pada akhir Oktober atau awal November,” tegasnya. 

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi terus melakukan terobosan agar bisa masuk kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1. Percepatan vaksinasi terus digenjot untuk mencapai angka 70 persen dari total 1.340.222 sasaran.

Sekretaris Kabupaten Banyuwangi Mujiono mengatakan, Level 1 menjadi bidikan agar bisa segera mendorong pertumbuhan ekonomi. Selama masa PPKM, percepatan ekonomi terbentur dengan regulasi PPKM.

Padahal mengacu asesmen Kemenkes, perkembangan Covid-19 Banyuwangi layak berada di Level 1. Untuk bisa mencapai Level 1 berdasarkan indikator Inmendagri, Banyuwangi harus bisa segera mencapai target vaksinasi 70 persen.

”Saat ini capaian vaksinasi kita sudah 53 persen, dengan lansia sekitar 45 persen. Kita ingin segera melakukan percepatan agar bisa segera berada di Level 1. Dengan kecepatan vaksinasi saat ini, estimasi kita bisa mencapai target itu dalam 25 hari ke depan,” tegas Mujiono.

Untuk mempercepat capaian tersebut, pemkab melakukan langkah sinkronisasi dengan masyarakat, TNI, Polri termasuk partai politik. Selain itu, dari arahan Menteri Koordinasi Maritim dan Investasi (Menkomarves), daerah diminta menghabiskan stok vaksin yang dimiliki.

Dengan kata lain, stok vaksin yang masih ada bisa digunakan untuk melakukan vaksinasi tahap pertama. Hal ini, menurut Mujiono, bisa menjadi pendorong percepatan vaksinasi. ”Sebelumnya kita selalu menyiapkan stok untuk vaksinasi tahap kedua. Dari arahan Menkomarves, kita diminta segera menghabiskan. Jika nantinya membutuhkan, kita bisa segera mengajukan lagi,” terangnya.

Sementara itu, untuk menjaga perkembangan kasus Covid-19 tetap terkontrol, satgas akan kembali menggelar Operasi Yustisi. Saat ini masyarakat mulai lupa dengan Covid-19. Bahkan, banyak yang menganggap sudah memasuki era new normal. Padahal penyebaran Covid-19 tetap ada meskipun dalam jumlah yang kecil. ”Kita instruksikan di lapangan untuk kembali menggelar Operasi Yustisi dan menggerakkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan),” imbuh Mujiono.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi dr Widji Lestariono menambahkan, capaian vaksinasi harian saat ini adalah 15 ribu sasaran per hari. Dengan capaian itu, Banyuwangi optimistis bisa mencapai target vaksinasi 70 persen pada akhir Oktober 2021 atau awal November 2021. Pejabat yang akrab disapa Rio tersebut meyakini target bisa tercapai jika ketersediaan vaksin mencukupi.

Sampai saat ini, kata Rio, kendala di lapangan relatif tidak ada karena kesadaran masyarakat melakukan vaksinasi sudah semakin baik. ”Saat ini vaksin Sinovac sudah habis. Kita menunggu kiriman datang. Kalau vaksin tersedia, angka 70 persen bisa tercapai pada akhir Oktober atau awal November,” tegasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/