alexametrics
32.1 C
Banyuwangi
Tuesday, May 24, 2022

RSI Fatimah Kirim Tenaga Medis ke Lokasi Banjir Kalbar

BANYUWANGI – Rumah Sakit Islam Fatimah (RSIF) Banyuwangi turut memberikan dukungan tenaga medis kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Mereka akan memberikan layanan kepada korban banjir sebagai bagian dari Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.

Direktur RSIF Banyuwangi, dr. Syamsul Ma’arif menyampaikan, sesuai instruksi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, rumah sakit jaringan Muhammadiyah diharapkan mengirimkan tim medis untuk membantu bencana di Sintang. Maka, kata dia, RSIF Banyuwangi langsung mengirimkan tim medis. Mereka terdiri dari satu dokter umum, tiga perawat, dan satu tenaga farmasi. Tim RSIF Banyuwangi itu akan bertugas sekitar 14 hari di lokasi bencana. ‘’Mulai tanggal pemberangkatan 24 November 2021,sampai dengan 6 Desember 2022,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Belum Separo Lansia Banyuwangi Divaksin Covid-19

Syamsul menambahkan, tugas tim RSIF Banyuwangi adalah memberikan layanan kesehatan dan melaksanakan tindakan medis secara terukur pada masyarakat yang mengalami masalah kesehatan di lokasi terdampak bencana. Tim RSIF juga diizinkan merujuk pasien di lokasi bencana tersebut, kepada faskes yang lebih tinggi. ‘’Semua kegiatan tersebut harus selalu berkoordinasi dengan semua pihak. Baik kesehatan maupun pemerintah yang ada di sana,’’ tuturnya.

Menurut Syamsul, bencana yang akan dihadapi adalah banjir, maka wajib untuk selalu mengedepankan keselamatan diri ketika berada di lokasi bencana. Selain itu, kata dia, saat ini juga masih dalam situasi pandemi Covid-19. Maka petugas tetap wajib menjaga kesehatan fisik dengan selalu waspada dengan menerapkan protokol kesehatan. Tim relawan tersebut juga diminta cukup istirahat di lokasi bencana. ‘’Sehingga ketika tugas selesai, dan pulang dalam keadaan sehat wal afiat,’’ pungkasnya. 

Baca Juga :  Metode ERACS Untuk Mempercepat Pemulihan Setelah Melahirkan

BANYUWANGI – Rumah Sakit Islam Fatimah (RSIF) Banyuwangi turut memberikan dukungan tenaga medis kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Mereka akan memberikan layanan kepada korban banjir sebagai bagian dari Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.

Direktur RSIF Banyuwangi, dr. Syamsul Ma’arif menyampaikan, sesuai instruksi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, rumah sakit jaringan Muhammadiyah diharapkan mengirimkan tim medis untuk membantu bencana di Sintang. Maka, kata dia, RSIF Banyuwangi langsung mengirimkan tim medis. Mereka terdiri dari satu dokter umum, tiga perawat, dan satu tenaga farmasi. Tim RSIF Banyuwangi itu akan bertugas sekitar 14 hari di lokasi bencana. ‘’Mulai tanggal pemberangkatan 24 November 2021,sampai dengan 6 Desember 2022,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Musim Pancaroba Awas Demam Berdarah

Syamsul menambahkan, tugas tim RSIF Banyuwangi adalah memberikan layanan kesehatan dan melaksanakan tindakan medis secara terukur pada masyarakat yang mengalami masalah kesehatan di lokasi terdampak bencana. Tim RSIF juga diizinkan merujuk pasien di lokasi bencana tersebut, kepada faskes yang lebih tinggi. ‘’Semua kegiatan tersebut harus selalu berkoordinasi dengan semua pihak. Baik kesehatan maupun pemerintah yang ada di sana,’’ tuturnya.

Menurut Syamsul, bencana yang akan dihadapi adalah banjir, maka wajib untuk selalu mengedepankan keselamatan diri ketika berada di lokasi bencana. Selain itu, kata dia, saat ini juga masih dalam situasi pandemi Covid-19. Maka petugas tetap wajib menjaga kesehatan fisik dengan selalu waspada dengan menerapkan protokol kesehatan. Tim relawan tersebut juga diminta cukup istirahat di lokasi bencana. ‘’Sehingga ketika tugas selesai, dan pulang dalam keadaan sehat wal afiat,’’ pungkasnya. 

Baca Juga :  Vaksinasi Lima Hari Tembus 58 Ribu

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/