alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Sunday, October 2, 2022

Pesta Miras, Mabuk, Teman Ditendang, Terbentur Tembok Beton, Kepala Pun Bocor

CLURING, Jawa Pos Radar Genteng – Diduga telah menganiaya tetangganya, Aris Riyadi, 45, asal Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring ditangkap di rumahnya oleh anggota polsek setempat, kemarin (14/9). Pelaku, diduga telah menghajar M Zulkarnain, 23, yang masih tetangga hingga kepalanya bocor pada Minggu (11/9) sekitar pukul 21.30.

Selain mengalami luka robek pada kepala, Zulkarnain juga mengalami luka gores di lengan sebelah kiri. “Korban sempat dibawa ke Puskesmas Benculuk (Kecamatan Cluring) untuk diobati luka-lukanya,” ujar Kapolsek Cluring AKP Agus Priyono.

Menurut Kapolsek, dugaan penganiayaan itu bermula saat pelaku, korban, dan dua temannya satu desa Candra Aditya, 28, dan Dandi Oggy, 22, menggelar pesta minuman keras (miras) di Pos Kamling. “Awalnya pesta miras di Pos Kamling yang ada di di kampungnya,” katanya.

Baca Juga :  Kakek Hajar Istri hingga Babak Belur

Ide pesta miras itu, terang Kapolsek, dari pelaku. Saat itu, sekitar pukul 13.30, Zulkarnain bertemu tersangka di jalan. Saat bertemu itu, sepakat menggelar pesta miras. “Keduanya mengajak dua saksi (Candra dan Dandi) untuk ikut minum,” terangnya

Tak dinyana, pesta miras itu berlangsung hingga pukul 21.30. Gara-gara terlalu banyak minum minuman beralkohol, korban dan pelaku yang semula mengobrol, tiba-tiba terlibat adu mulut hingga terjadi pertengkaran. “Keduanya cekcok, saling ejek, dan berkelahi,” tandasnya.

Dari keterangan saksi, jelas dia, saat berkelahi pelaku dan korban berdiri dan berhadap-hadapan. Pelaku menendang dada korban menggunakan kaki kanannya. Akibatnya, badan korban terpental hingga kepalanya membentur dinding beton pembatas jalan, tepat di sebelah kanan Pos Kamling. “Korban ambruk dan terluka di kepala, oleh dua saksi dibawa ke Puskesmas Benculuk,” ucapnya.

Baca Juga :  Ratusan Miras Ciu Sumberagung Disita

Atas kejadian itu, keluarga korban tidak terima dan melaporkan penganiayaan ini ke Polsek Cluring. Dari laporan itu, anggota menjemput pelaku di rumahnya. “Pelaku sudah kami amnkan,” katanya seraya menyebut telah mengantongi bukti visum et repertum.(sas/abi)

CLURING, Jawa Pos Radar Genteng – Diduga telah menganiaya tetangganya, Aris Riyadi, 45, asal Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring ditangkap di rumahnya oleh anggota polsek setempat, kemarin (14/9). Pelaku, diduga telah menghajar M Zulkarnain, 23, yang masih tetangga hingga kepalanya bocor pada Minggu (11/9) sekitar pukul 21.30.

Selain mengalami luka robek pada kepala, Zulkarnain juga mengalami luka gores di lengan sebelah kiri. “Korban sempat dibawa ke Puskesmas Benculuk (Kecamatan Cluring) untuk diobati luka-lukanya,” ujar Kapolsek Cluring AKP Agus Priyono.

Menurut Kapolsek, dugaan penganiayaan itu bermula saat pelaku, korban, dan dua temannya satu desa Candra Aditya, 28, dan Dandi Oggy, 22, menggelar pesta minuman keras (miras) di Pos Kamling. “Awalnya pesta miras di Pos Kamling yang ada di di kampungnya,” katanya.

Baca Juga :  Empat Kawanan ”Ninja” Beraksi di Kluncing; Suami Dihajar, Istri Disandera

Ide pesta miras itu, terang Kapolsek, dari pelaku. Saat itu, sekitar pukul 13.30, Zulkarnain bertemu tersangka di jalan. Saat bertemu itu, sepakat menggelar pesta miras. “Keduanya mengajak dua saksi (Candra dan Dandi) untuk ikut minum,” terangnya

Tak dinyana, pesta miras itu berlangsung hingga pukul 21.30. Gara-gara terlalu banyak minum minuman beralkohol, korban dan pelaku yang semula mengobrol, tiba-tiba terlibat adu mulut hingga terjadi pertengkaran. “Keduanya cekcok, saling ejek, dan berkelahi,” tandasnya.

Dari keterangan saksi, jelas dia, saat berkelahi pelaku dan korban berdiri dan berhadap-hadapan. Pelaku menendang dada korban menggunakan kaki kanannya. Akibatnya, badan korban terpental hingga kepalanya membentur dinding beton pembatas jalan, tepat di sebelah kanan Pos Kamling. “Korban ambruk dan terluka di kepala, oleh dua saksi dibawa ke Puskesmas Benculuk,” ucapnya.

Baca Juga :  Diduga Terlibat Perampasan, Empat Sekawan Digaruk Polisi

Atas kejadian itu, keluarga korban tidak terima dan melaporkan penganiayaan ini ke Polsek Cluring. Dari laporan itu, anggota menjemput pelaku di rumahnya. “Pelaku sudah kami amnkan,” katanya seraya menyebut telah mengantongi bukti visum et repertum.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/