28.8 C
Banyuwangi
Saturday, February 4, 2023

Dua Napi Bebas saat Perayaan Imlek

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Momentum perayaan Tahun Baru Imlek 2574 membawa berkah tersendiri bagi dua narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi. Dua napi dalam kasus berbeda tersebut bebas murni kemarin (23/1).

Keduanya adalah Siti Istianingrum, warga Kecamatan Muncar dan Agung, warga Kecamatan Siliragung. Siti telah menjalani masa hukuman selama dua bulan, sedangkan Agung telah menjalani masa hukuman empat tahun penjara.

Siti dan Agung terlibat kasus yang berbeda. Siti terlibat kasus penganiayaan yang dikenakan Pasal 351 KUHP. Sedangkan Agung terlibat kasus pencurian yang dikenakan Pasal 363 KUHP. ”Keduanya bebas di saat momen perayaan Tahun Baru Imlek,” ujar Kepala Lapas Banyuwangi Wahyu Indarto.

Baca Juga :  Lomba Agustusan, Napi Adu Cepat Kempit Balon

Wahyu mengatakan, keduanya bebas murni setelah menjalani masa hukuman mereka. ”Siti terjerat kasus penganiayaan, sedangkan Agung terjerat kasus pencurian. Masa hukuman yang dijalani mereka juga berbeda, hanya momen bebasnya saja bertepatan dengan Tahun Baru Imlek,” kata dia.

Wahyu menyebut, meski mereka sudah bebas secara murni, pihaknya menginginkan keduanya tetap berperilaku baik dan tidak terlibat kasus kriminal lagi di kemudian hari. ”Tentunya kami harapkan semua napi yang telah bebas dari Lapas Banyuwangi tidak mengulangi perbuatannya. Kami ingin mereka menjadi pribadi yang lebih baik,” harapnya.

Sementara itu, Agung mengaku bersyukur telah melewati masa sulit selama empat tahun di balik jeruji. Dia mengaku tidak ingin kembali terlibat kasus apa pun. ”Tentu saya senang. Setelah menjalani masa hukuman yang cukup lama, akhirnya saya bebas sehingga bisa kembali berkumpul dengan keluarga,” kata pria berusia 28 tahun tersebut. (rio/sgt/c1)

Baca Juga :  Dari Perkara Korupsi dan Nonligitasi, Kejari Selamatkan Uang Negara Rp 1,7 M

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Momentum perayaan Tahun Baru Imlek 2574 membawa berkah tersendiri bagi dua narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi. Dua napi dalam kasus berbeda tersebut bebas murni kemarin (23/1).

Keduanya adalah Siti Istianingrum, warga Kecamatan Muncar dan Agung, warga Kecamatan Siliragung. Siti telah menjalani masa hukuman selama dua bulan, sedangkan Agung telah menjalani masa hukuman empat tahun penjara.

Siti dan Agung terlibat kasus yang berbeda. Siti terlibat kasus penganiayaan yang dikenakan Pasal 351 KUHP. Sedangkan Agung terlibat kasus pencurian yang dikenakan Pasal 363 KUHP. ”Keduanya bebas di saat momen perayaan Tahun Baru Imlek,” ujar Kepala Lapas Banyuwangi Wahyu Indarto.

Baca Juga :  Kadiv Yankumham Minta Keamanan Lapas Banyuwangi Lebih Ditingkatkan

Wahyu mengatakan, keduanya bebas murni setelah menjalani masa hukuman mereka. ”Siti terjerat kasus penganiayaan, sedangkan Agung terjerat kasus pencurian. Masa hukuman yang dijalani mereka juga berbeda, hanya momen bebasnya saja bertepatan dengan Tahun Baru Imlek,” kata dia.

Wahyu menyebut, meski mereka sudah bebas secara murni, pihaknya menginginkan keduanya tetap berperilaku baik dan tidak terlibat kasus kriminal lagi di kemudian hari. ”Tentunya kami harapkan semua napi yang telah bebas dari Lapas Banyuwangi tidak mengulangi perbuatannya. Kami ingin mereka menjadi pribadi yang lebih baik,” harapnya.

Sementara itu, Agung mengaku bersyukur telah melewati masa sulit selama empat tahun di balik jeruji. Dia mengaku tidak ingin kembali terlibat kasus apa pun. ”Tentu saya senang. Setelah menjalani masa hukuman yang cukup lama, akhirnya saya bebas sehingga bisa kembali berkumpul dengan keluarga,” kata pria berusia 28 tahun tersebut. (rio/sgt/c1)

Baca Juga :  Napi Lapas Banyuwangi Jalani Pemeriksaan HIV/AIDS

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/