Polresta Terjunkan Timsus di Perbatasan Jember-Banyuwangi

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi Konflik yang terjadi antara warga Banyuwangi dengan warga Jember semakin memanas. Selain Polda Jawa Timur mengerahkan puluhan personel Brimob, Polresta Banyuwangi juga menerjunkan tim khusus (timsus) Macan Blambangan, Minggu (7/8).

Tim andalan Polresta Banyuwangi diterjunkan untuk mengantisipasi adanya aksi susulan warga Kalibaru yang melakukan aksi teror di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Timsus Macan Blambangan mambawa misi meredam aksi anarkis yang dilakukan warga  Kalibaru.

Selain menerjunkan timsus, Polresta Banyuwangi juga menjaga ketat keamanan wilayah Kecamatan Kalibaru. Penjagaan ini untuk mengantisipasi aksi balasan yang dilakukan warga Silo, Jember.

Kapolresta Banyuwangi Kombespol Deddy Foury Millewa mengatakan, adanya konflik antara warga Kecamatan Kalibaru dengan masyarakat di Kabupaten Jember memang menjadi atensi bagi aparat kepolisian. Saat ini, sejumlah personel Polri diterjunkan untuk mengamankan lokasi.

Baca Juga :  Pria Diduga ODGJ Bakar Rumah Sendiri

“Di lokasi kejadian ada tim dari Polda Jatim dan juga Polres Jember. Sedangkan untuk wilayah hukum Polresta Banyuwangi melakukan antisipasi dengan menjaga wilayah perbatasan,” katanya.

Selain menjaga perbatasan, jelas Deddy, pihaknya juga menerjunkan timsus andalan Polresta Banyuwangi. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya aksi susulan maupun aksi balasan. “Khusus untuk wilayah Kecamatan Kalibaru, kita meningkatkan penjagaan agar tidak ada aksi saling serang,” tegasnya.

Terkait kasus sebagai pemicu konflik tersebut, masih kata Deddy, pihaknya menyerahkan langsung semuanya di Polres Jember. Sebab,  tempat kejadian perkara (TKP) masuk wilayah hukum Jember.

“Kita tidak menangani kasus yang menjadi pemicu konflik. Tugas kita mengantisipasi agar konflik tidak terus terjadi. Kasus ini sudah ditangani oleh aparat kepolisian Polres Jember,” tegasnya.

Baca Juga :  Kades Banyuanyar: Saya Heran, Permasalahan Sudah Selesai, Kok Meledak Lagi

Deddy mengimbau kepada seluruh masyarakat Banyuwangi untuk tidak ikut terlibat dalam aksi terror agar tidak memicu atau menambah kericuhan yang terjadi. “Kita harap masyarakat Banyuwangi seluruhnya untuk ikut menjaga ketertiban maupun Kamtibmas wilayahnya masing-masing. Saya  yakin masyarakat Banyuwangi semuanya cerdas dalam menanggapi suatu permasalahan yang terjadi,” pungkasnya. (rio/aif)