alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Sidak Satpas Prototype, Propam Tidak Temukan Calo SIM

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Menanggapi informasi masyarakat tentang adanya calo SIM, petinggi Satlantas bersama Propam Polresta Banyuwangi terjun langsung ke kantor Satpas yang berlokasi di Kelurahan Sumberrejo, Banyuwangi, Rabu (3/8). Petugas gabungan langsung berkeliling ke seluruh tempat pelayanan pembuatan SIM. Mereka juga menemui satu per satu warga yang sedang mengurus SIM.

Para pemohon dimintai keterangan terkait adanya keberadaan calo SIM. Hampir seluruh pemohon SIM kebanyakan mengurus sendiri. ”Sejak awal masuk ke Satpas, tidak ada yang menawari pembuatan SIM. Saya mengurus sendiri,” ujar salah satu pemohon SIM baru, Suwito.

Meski mendapatkan jawaban apa adanya, petugas Provost dan Satlantas masih tetap berkeliling di sejumlah tempat untuk menemui para pemohon SIM lainnya. Hampir seluruh pemohon SIM menyatakan mengurus sendiri alias tidak melalui calo.

Baca Juga :  Jangan Lengah!! Tetap Patuhi Prokes

”Kita menindaklanjuti informasi masyarakat terkait dugaan calo SIM di Satpas Banyuwangi. Kita meminta kepada Provost ikut melakukan pengecekan,” ujar Kasatlantas Polresta Banyuwangi Kompol Rian Septia Kurniawan melalui Kanit Regident Iptu Puteh.

Puteh menjelaskan, beberapa petugas yang menemui pemohon SIM tidak menemukan adanya calo SIM. Bahkan, beberapa pemohon SIM yang ditemui mengaku  mengurus sendiri. ”Hal ini untuk memastikan ada atau tidaknya calo SIM sesuai dengan laporan masyarakat. Ternyata, hampir semua pemohon SIM yang ditemui mengurus sendiri,” terangnya.

Kasi Propam Polresta Banyuwangi Ipda Agus Purnomo menegaskan, pihaknya juga sudah memastikan tidak ada calo SIM di Satpas Banyuwangi. ”Jika memang benar ada calo, akan kita tindak lanjuti langsung. Beberapa petugas Provost yang turun tidak menemukan adanya calo SIM,” katanya.

Baca Juga :  Naik Pangkat, 120 Personel Polresta Disemprot Water Cannon

Agus berharap masyarakat yang memberikan informasi adanya calo harus disertai bukti. Seharusnya ada keterangan siapa yang menjadi calo SIM maupun pemohon SIM yang melalui calo. ”Jika memang mengontrol kinerja aparat, harus disertai dengan bukti yang akurat sehingga petugas bisa menindaklanjuti sesuai laporan dan bukti tersebut,” tegasnya. (rio/aif/c1)

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Menanggapi informasi masyarakat tentang adanya calo SIM, petinggi Satlantas bersama Propam Polresta Banyuwangi terjun langsung ke kantor Satpas yang berlokasi di Kelurahan Sumberrejo, Banyuwangi, Rabu (3/8). Petugas gabungan langsung berkeliling ke seluruh tempat pelayanan pembuatan SIM. Mereka juga menemui satu per satu warga yang sedang mengurus SIM.

Para pemohon dimintai keterangan terkait adanya keberadaan calo SIM. Hampir seluruh pemohon SIM kebanyakan mengurus sendiri. ”Sejak awal masuk ke Satpas, tidak ada yang menawari pembuatan SIM. Saya mengurus sendiri,” ujar salah satu pemohon SIM baru, Suwito.

Meski mendapatkan jawaban apa adanya, petugas Provost dan Satlantas masih tetap berkeliling di sejumlah tempat untuk menemui para pemohon SIM lainnya. Hampir seluruh pemohon SIM menyatakan mengurus sendiri alias tidak melalui calo.

Baca Juga :  Polresta Terjunkan Timsus di Perbatasan Jember-Banyuwangi

”Kita menindaklanjuti informasi masyarakat terkait dugaan calo SIM di Satpas Banyuwangi. Kita meminta kepada Provost ikut melakukan pengecekan,” ujar Kasatlantas Polresta Banyuwangi Kompol Rian Septia Kurniawan melalui Kanit Regident Iptu Puteh.

Puteh menjelaskan, beberapa petugas yang menemui pemohon SIM tidak menemukan adanya calo SIM. Bahkan, beberapa pemohon SIM yang ditemui mengaku  mengurus sendiri. ”Hal ini untuk memastikan ada atau tidaknya calo SIM sesuai dengan laporan masyarakat. Ternyata, hampir semua pemohon SIM yang ditemui mengurus sendiri,” terangnya.

Kasi Propam Polresta Banyuwangi Ipda Agus Purnomo menegaskan, pihaknya juga sudah memastikan tidak ada calo SIM di Satpas Banyuwangi. ”Jika memang benar ada calo, akan kita tindak lanjuti langsung. Beberapa petugas Provost yang turun tidak menemukan adanya calo SIM,” katanya.

Baca Juga :  Polresta Banyuwangi Deklarasi 100 Persen Vaksinasi

Agus berharap masyarakat yang memberikan informasi adanya calo harus disertai bukti. Seharusnya ada keterangan siapa yang menjadi calo SIM maupun pemohon SIM yang melalui calo. ”Jika memang mengontrol kinerja aparat, harus disertai dengan bukti yang akurat sehingga petugas bisa menindaklanjuti sesuai laporan dan bukti tersebut,” tegasnya. (rio/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/