25 C
Banyuwangi
Tuesday, November 29, 2022

Kasus Guru Cabul Masih Menunggu Hasil Peninjauan Berkas

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Kasus oknum guru SD di wilayah Kecamatan Genteng, Wahyu Tri, 31, yang diduga mencabuli muridnya berinisial AF, 14, memasuki babak baru. Berkas guru nakal itu, sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi, Senin (29/8).

Kapolsek Genteng, Kompol Sudarmaji mengatakan berkas perkara oknum guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) itu, sudah dilimpahkan ke Kejari Banyuwangi. “Sudah, sudah kita limpahkan berkasnya,” katanya kepada Jawa Pos Radar Genteng.

Hanya saja, Kapolsek mengaku belum bisa memastikan berkas perkara tersebut akan langsung P21 atau tidak. Hingga kini, pihaknya masih menunggu hasil yang akan disampaikan pihak kejaksaan. “Masih kita tunggu, semisal nanti ada kekurangan, akan segera kami lengkapi,” tandasnya.

Baca Juga :  Pria Onani di RTH Sritanjung Berdalih hanya Buang Air Kecil

Terkait adanya kemungkinan korban lain, Kapolsek menyebut belum ada laporan yang masuk ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolsek Genteng. “Hingga sekarang masih belum ada laporan lain,” katanya seraya menyebut kondisi Wahyu dalam keadaan baik selama diamankan di ruang tahanan Polsek Genteng.

Seperti yang diberitakan harian ini sebelumnya, salah satu oknum guru yang bertugas di salah satu SD di wilayah Kecamatan Genteng, ditangkap polisi karena diduga telah mencabuli muridnya sendiri, Selasa (12/7).

Oknum guru yang tidak patut ditiru itu, Wahyu Tri, 31, asal Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. Pelaku diringkus polisi setelah korban berinisial AF, 14, asal Desa/Kecamatan Gambiran bersama orang tuanya lapor ke Polsek Genteng. “Yang lapor ke polsek orang tua korban berinisial HM,” ungkap Kapolsek Genteng, Kompol Sudarmaji kepada Jawa Pos Radar Genteng.(sas/abi)

Baca Juga :  Bocah 12 Tahun Dirudapaksa, Baru Ketahuan Setelah Keenam Kalinya

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Kasus oknum guru SD di wilayah Kecamatan Genteng, Wahyu Tri, 31, yang diduga mencabuli muridnya berinisial AF, 14, memasuki babak baru. Berkas guru nakal itu, sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi, Senin (29/8).

Kapolsek Genteng, Kompol Sudarmaji mengatakan berkas perkara oknum guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) itu, sudah dilimpahkan ke Kejari Banyuwangi. “Sudah, sudah kita limpahkan berkasnya,” katanya kepada Jawa Pos Radar Genteng.

Hanya saja, Kapolsek mengaku belum bisa memastikan berkas perkara tersebut akan langsung P21 atau tidak. Hingga kini, pihaknya masih menunggu hasil yang akan disampaikan pihak kejaksaan. “Masih kita tunggu, semisal nanti ada kekurangan, akan segera kami lengkapi,” tandasnya.

Baca Juga :  Usai Dilayani, Bukannya Dibayar, PSK Malah Dihajar

Terkait adanya kemungkinan korban lain, Kapolsek menyebut belum ada laporan yang masuk ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolsek Genteng. “Hingga sekarang masih belum ada laporan lain,” katanya seraya menyebut kondisi Wahyu dalam keadaan baik selama diamankan di ruang tahanan Polsek Genteng.

Seperti yang diberitakan harian ini sebelumnya, salah satu oknum guru yang bertugas di salah satu SD di wilayah Kecamatan Genteng, ditangkap polisi karena diduga telah mencabuli muridnya sendiri, Selasa (12/7).

Oknum guru yang tidak patut ditiru itu, Wahyu Tri, 31, asal Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. Pelaku diringkus polisi setelah korban berinisial AF, 14, asal Desa/Kecamatan Gambiran bersama orang tuanya lapor ke Polsek Genteng. “Yang lapor ke polsek orang tua korban berinisial HM,” ungkap Kapolsek Genteng, Kompol Sudarmaji kepada Jawa Pos Radar Genteng.(sas/abi)

Baca Juga :  Gerayangi Putrinya Sendiri, Tukang Becak Dijebloskan ke Sel

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/