alexametrics
24.7 C
Banyuwangi
Friday, August 19, 2022

Buru Oknum Pengasuh Ponpes Cabul, Polisi Terjunkan Timsus Macan Blambangan

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi Polresta Banyuwangi menerjunkan tim khusus (timsus) untuk melacak jejak oknum pengasuh pondok pesantren (ponpes) berinisial FZ. Timsus  diterjunkan lantaran FZ kabur dari Desa Padang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi.

Timsus bentukan Satuan Reskrim bernama Macan Blambangan ini bertugas mencari  keberadaan FZ. Target timsus Macam Blambangan

harus bisa menjemput paksa FZ ke Polresta Banyuwangi setelah dua kali mangkir dari panggilan penyidik. “Kita sudah terjunkan tim khusus untuk melakukan pencarian maupun penjemputan paksa terhadap FZ. Kita sudah mencari di rumahnya, tapi yang bersangkutan tidak ada,” ujar Kapolresta Banyuwangi Kombespol Deddy Foury Millewa melalui Kasatreskrim Kompol Agus Sobarnapraja.

Tim yang sudah dibentuk tersebut, jelas Agus, bukan hanya untuk melakukan pencarian terhadap keberadaan FZ. Tim juga melakukan investigasi atas aksi pencabulan yang menimpa enam korban anak di bawah umur tersebut. “Investigasi kita lakukan untuk memastikan aksi pencabulan ataupun pemerkosaan yang menimpa korban benar-benar dilakukan oleh FZ,” katanya.

Baca Juga :  Tagih Utang Rp 10 Juta, Pulang Babak Belur Dihajar

Sebenarnya penyidik Renakta Satreskrim Polresta Banyuwangi berharap FZ bisa kooperatif  memenuhi panggilan kepolisian. “Kita sudah meminta secara baik-baik,  ternyata FZ memang sudah tidak kooperatif dalam kasus ini,” kata Agus.

Agus menambahkan, status FZ sementara masih tetap terlapor. Ketika alat bukti dan barang bukti (BB) cukup, sttausnya akan dinaikkan menjadi  tersangka nantinya. “Tim yang diterjunkan inilah yang bertugas mengumpulkan alat bukti dan BB, agar segera lengkap,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polresta Banyuwangi terpaksa mengeluarkan surat perintah penjemputan paksa terhadap oknum pengasuh pondok pesantren di Desa Padang, Kecamatan Singojuruh berinsial FZ. Mantan anggota DPRD Banyuwangi dan Jatim itu dua kali mangkir dari panggilan penyidik Unit Renakta Polresta Banyuwangi. FZ yang juga mantan ketua parpol di Banyuwangi itu  dilaporkan atas kasus pemerkosaan dan pencabulan enam santrinya. (rio/aif)

Baca Juga :  Dititipkan ke Polsek Giri, Fauzan Tinggal Satu Sel dengan Lima Tahanan

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi Polresta Banyuwangi menerjunkan tim khusus (timsus) untuk melacak jejak oknum pengasuh pondok pesantren (ponpes) berinisial FZ. Timsus  diterjunkan lantaran FZ kabur dari Desa Padang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi.

Timsus bentukan Satuan Reskrim bernama Macan Blambangan ini bertugas mencari  keberadaan FZ. Target timsus Macam Blambangan

harus bisa menjemput paksa FZ ke Polresta Banyuwangi setelah dua kali mangkir dari panggilan penyidik. “Kita sudah terjunkan tim khusus untuk melakukan pencarian maupun penjemputan paksa terhadap FZ. Kita sudah mencari di rumahnya, tapi yang bersangkutan tidak ada,” ujar Kapolresta Banyuwangi Kombespol Deddy Foury Millewa melalui Kasatreskrim Kompol Agus Sobarnapraja.

Tim yang sudah dibentuk tersebut, jelas Agus, bukan hanya untuk melakukan pencarian terhadap keberadaan FZ. Tim juga melakukan investigasi atas aksi pencabulan yang menimpa enam korban anak di bawah umur tersebut. “Investigasi kita lakukan untuk memastikan aksi pencabulan ataupun pemerkosaan yang menimpa korban benar-benar dilakukan oleh FZ,” katanya.

Baca Juga :  Modus Pacari Calon Korban, Pria Ini Bawa Kabur Motor

Sebenarnya penyidik Renakta Satreskrim Polresta Banyuwangi berharap FZ bisa kooperatif  memenuhi panggilan kepolisian. “Kita sudah meminta secara baik-baik,  ternyata FZ memang sudah tidak kooperatif dalam kasus ini,” kata Agus.

Agus menambahkan, status FZ sementara masih tetap terlapor. Ketika alat bukti dan barang bukti (BB) cukup, sttausnya akan dinaikkan menjadi  tersangka nantinya. “Tim yang diterjunkan inilah yang bertugas mengumpulkan alat bukti dan BB, agar segera lengkap,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polresta Banyuwangi terpaksa mengeluarkan surat perintah penjemputan paksa terhadap oknum pengasuh pondok pesantren di Desa Padang, Kecamatan Singojuruh berinsial FZ. Mantan anggota DPRD Banyuwangi dan Jatim itu dua kali mangkir dari panggilan penyidik Unit Renakta Polresta Banyuwangi. FZ yang juga mantan ketua parpol di Banyuwangi itu  dilaporkan atas kasus pemerkosaan dan pencabulan enam santrinya. (rio/aif)

Baca Juga :  Gilir Anak Baru Gede, Didakwa Pasal Perlindungan Anak

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/