Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Iran Luncurkan Rudal Sejjil ke Israel, IRGC Klaim Serangan Balasan Gelombang ke-54 Operasi True Promise 4

Ali Sodiqin • Senin, 16 Maret 2026 | 21:45 WIB

Mengenal Rudal Sejjil, senjata Iran yang terinspirasi dari Al Qur'an surat Al Fiil.
Mengenal Rudal Sejjil, senjata Iran yang terinspirasi dari Al Qur'an surat Al Fiil.

RADARBANYUWANGI.ID - Ketegangan konflik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel, Minggu (15/3/2026).

Dalam serangan tersebut, Iran menggunakan rudal balistik strategis Sejjil missile yang berbahan bakar padat.

Ini menjadi pertama kalinya rudal jenis tersebut digunakan sejak perang terbaru pecah setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari lalu.

Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari gelombang ke-54 operasi balasan Iran yang dinamakan Operation True Promise 4.

Gunakan Rudal Super Berat

Dalam pernyataan resminya yang dikutip oleh Tasnim News Agency, IRGC menyatakan bahwa gelombang serangan terbaru tidak hanya melibatkan rudal Sejjil.

Serangan itu juga mencakup peluncuran rudal super berat Khorramshahr missile.

Selain itu, Iran juga mengerahkan beberapa jenis rudal balistik lain seperti Khaybar-shekan missile, Qadr missile, dan Emad missile.

Menurut laporan tersebut, rudal Khorramshahr dilengkapi dengan hulu ledak sangat besar yang memiliki berat sekitar dua ton.

Targetkan Pusat Komando Israel

IRGC menyebut bahwa serangan rudal Sejjil diarahkan ke pusat manajemen dan pengambilan keputusan yang berkaitan dengan operasi militer udara Israel.

Fasilitas yang disasar disebut memiliki peran penting dalam mengatur operasi militer dan pengawasan udara Israel.

Selain itu, sejumlah infrastruktur strategis yang terkait dengan industri militer dan pertahanan Israel juga menjadi sasaran serangan.

“Serangan ini juga menargetkan pusat infrastruktur penting yang berperan dalam industri militer dan pertahanan Israel,” demikian pernyataan IRGC.

Serangan tersebut juga dilaporkan menyasar lokasi yang disebut sebagai tempat berkumpulnya pasukan militer Israel di wilayah yang dikuasai negara tersebut.

Rudal Sejjil: Senjata Strategis Iran

Rudal Sejjil merupakan salah satu sistem persenjataan paling strategis yang dimiliki Iran.

Menurut laporan The Economic Times, rudal ini juga dikenal dengan nama Ashura dan menggunakan bahan bakar padat.

Penggunaan bahan bakar padat memberikan keuntungan taktis yang signifikan dibandingkan sistem bahan bakar cair.

Dengan teknologi tersebut, rudal dapat diluncurkan dalam waktu persiapan yang sangat singkat sehingga mengurangi risiko terdeteksi atau dihancurkan oleh sistem pertahanan lawan sebelum diluncurkan.

Rudal Balistik Jarak Menengah

Rudal Sejjil dikembangkan di Iran dan dikategorikan sebagai rudal balistik jarak menengah.

Berdasarkan data dari Center for Strategic and International Studies, rudal ini memiliki jangkauan sekitar 2.000 kilometer.

Dengan jangkauan tersebut, Sejjil mampu menjangkau hampir seluruh wilayah Timur Tengah, termasuk Israel, serta sebagian wilayah Eropa dan Asia.

Secara teknis, rudal ini memiliki panjang sekitar 18 meter dengan diameter sekitar 1,25 meter.

Berat peluncurannya mencapai sekitar 23,6 ton dan mampu membawa muatan sekitar 700 kilogram.

Dikembangkan Sejak 2008

Program rudal Sejjil pertama kali diperkenalkan Iran pada tahun 2008 melalui serangkaian uji coba militer.

Namun laporan menyebutkan bahwa uji coba terakhir rudal ini terjadi pada 2012 dan tidak ada lagi pengujian terbuka setelah periode tersebut.

Meski demikian, penggunaan Sejjil dalam serangan terbaru menunjukkan bahwa sistem persenjataan tersebut masih menjadi bagian penting dari arsenal militer Iran.

Dengan eskalasi konflik yang terus meningkat antara Iran dan Israel, para pengamat menilai penggunaan rudal strategis seperti Sejjil dapat memperluas risiko konflik regional di Timur Tengah dalam waktu dekat. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Serangan balasan iran #Israel #iran #Operasi True Promise 4 #rudal sejjil iran #irgc