Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Serangan AS-Israel Picu Respons Iran, Kapal Diminta Putar Haluan

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 3 Maret 2026 | 00:15 WIB

IMO imbau kapal hindari Selat Hormuz usai eskalasi Iran-AS-Israel.
IMO imbau kapal hindari Selat Hormuz usai eskalasi Iran-AS-Israel.

RADARBANYUWANGI.ID - Organisasi Maritim Internasional (IMO) merekomendasikan agar kapal-kapal komersial menghindari pelayaran melalui Selat Hormuz menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan tersebut.

Imbauan ini disampaikan Sekretaris Jenderal IMO, Arsenio Dominguez, pada Minggu (1/3/2026).

Dominguez menegaskan bahwa perusahaan pelayaran perlu sangat berhati-hati dan, jika memungkinkan, menunda atau mengalihkan rute pelayaran hingga situasi keamanan membaik.

Langkah ini bertujuan meminimalkan risiko terhadap awak kapal dan aset komersial di salah satu jalur pelayaran paling vital dunia tersebut.

Ketegangan meningkat setelah pada Sabtu (28/2/2026), Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota, Teheran.

Laporan menyebutkan adanya kerusakan infrastruktur serta korban sipil.

Televisi pemerintah Iran juga mengonfirmasi wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai respons, Iran meluncurkan rudal ke sejumlah wilayah di Israel serta fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.

Pemerintah Iran menyatakan tindakan tersebut sebagai bentuk pembelaan diri atas serangan yang diterimanya.

IMO turut menyampaikan keprihatinan atas laporan korban jiwa di kalangan pelaut komersial.

Organisasi tersebut menyerukan kepada semua pihak agar menghormati prinsip kebebasan navigasi sesuai hukum internasional.

Stabilitas di Selat Hormuz dinilai krusial karena jalur ini menjadi penghubung utama distribusi energi dan perdagangan global.

Situasi yang berkembang cepat membuat pelaku industri maritim diminta terus memantau pembaruan resmi dan melakukan penilaian risiko secara berkala demi menjaga keselamatan pelayaran internasional.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#selat hormuz #Israel #iran #imo #as