Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Masya Allah! Benzema Bangun Masjid di Lyon, Hadiah Abadi untuk Sang Ayah

Ali Sodiqin • Jumat, 11 Juli 2025 | 17:57 WIB
Karim Benzema berselebrasi untuk Real Madrid. Masjid yang dibangun di Lyon untuk Sang Ayah.
Karim Benzema berselebrasi untuk Real Madrid. Masjid yang dibangun di Lyon untuk Sang Ayah.

RADARBANYUWANGI.ID – Striker kelas dunia Karim Benzema kembali jadi sorotan. Namun kali ini bukan karena aksi gemilangnya di lapangan hijau, melainkan karena kiprah filantropinya.

Pesepak bola asal Prancis keturunan Aljazair itu dilaporkan membangun sebuah masjid megah di kampung halamannya, Lyon, Prancis.

Masjid tersebut merupakan wakaf atas nama mendiang ayahnya, Hafid Benzema.

Kabar ini pertama kali mencuat dari laporan media-media Timur Tengah, termasuk ABNA dan Dakwatuna.com, yang menyebutkan bahwa Benzema menyumbang 3 juta Euro atau setara Rp37,3 miliar untuk pembangunan masjid tersebut.

”Awalnya seorang teman memberi tahu bahwa masjid membutuhkan dana 6 juta Euro. Benzema langsung menyumbang separuhnya tanpa banyak bicara,” ujar seorang sumber seperti dikutip dari media Lebuteur.

Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak Benzema maupun detail lokasi masjid tersebut, banyak pihak meyakini bahwa masjid itu berada di Lyon, kota kelahiran Benzema yang juga dikenal sebagai salah satu kota besar dengan komunitas Muslim terbesar di Prancis.

Benzema memang dikenal sebagai pribadi religius. Ia tak pernah menyembunyikan identitasnya sebagai Muslim.

Ia menjalankan puasa Ramadan, menghindari alkohol, dan kerap membagikan momen keagamaan di media sosial.

Keluarga Benzema sendiri berasal dari wilayah Tighzert, Kabylie, Aljazair.

Ayahnya, Hafid Benzema, hijrah ke Prancis demi masa depan keluarga, sementara ibunya, Wahida Djebbara, lahir dan besar di Lyon.

Karim adalah anak ketiga dari delapan bersaudara dan tumbuh besar di lingkungan Muslim di pinggiran Lyon, Bron.

Langkah Benzema ini pun mendapat banyak apresiasi dari komunitas Muslim di Prancis dan dunia.

Di tengah maraknya isu Islamofobia di Eropa, kontribusi Benzema dianggap sebagai simbol keteguhan identitas dan kontribusi positif umat Muslim di dunia Barat.

Legenda di Lapangan, Dermawan di Luar Lapangan

Nama Karim Benzema tak asing di telinga penggemar sepak bola dunia. Ia mulai bersinar sejak memperkuat Real Madrid pada 2009.

Selama 14 musim di klub raksasa Spanyol tersebut, ia meraih berbagai trofi bergengsi, termasuk Liga Champions dan La Liga.

Pada Juli 2023, Benzema memutuskan pindah ke Liga Arab Saudi dan kini membela Al-Ittihad.

Di balik kehidupan glamor sebagai bintang sepak bola, Benzema tetap menjaga nilai-nilai spiritualnya.

Ia juga dikenal sangat dekat dengan keluarganya, terutama ayahnya yang kini telah wafat.

Kini, lewat wakaf masjid atas nama sang ayah, Benzema membuktikan bahwa pengaruh dan keberhasilannya tidak hanya berhenti di lapangan hijau.

Tapi juga dalam amal jariah yang akan terus mengalir bahkan setelah kariernya usai. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#bangun masjid #real madrid #Lyon Prancis #aljazair #karim benzema #islam