
RADAR BANYUWANGI - Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan masa berkabung nasional selama tiga hari setelah insiden tabrakan dua kereta cepat di Provinsi Toledo pada Rabu (28/10).
Kecelakaan maut ini menelan sedikitnya 68 korban jiwa dan menyebabkan puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Tabrakan terjadi saat kereta cepat Renfe menghantam bagian belakang kereta Iryo yang sedang berhenti di jalur Madrid-Sevilla.
Presiden komunitas otonom Castilla-La Mancha, Emiliano Garcia-Page, mengonfirmasi jumlah korban jiwa tersebut di lokasi kejadian.
Dalam kunjungannya ke pos komando darurat, Sanchez menegaskan pemerintah akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap penyebab utama tragedi tersebut.
Ia memastikan setiap indikasi kelalaian atau kegagalan sistem keselamatan akan diproses dengan tegas.
"Kami akan mengungkap tuntas kejadian ini," tegas Sanchez saat meninjau lokasi kecelakaan.
Ia menambahkan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah memberikan dukungan medis serta psikologis bagi para penyintas dan keluarga korban yang terdampak.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




