Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Permintaan Tinggi, Harga Barang Rongsokan Mulai Membaik

Ali Sodiqin • Kamis, 1 April 2021 | 11:00 WIB
permintaan-tinggi-harga-barang-rongsokan-mulai-membaik
permintaan-tinggi-harga-barang-rongsokan-mulai-membaik


RadarBanyuwangi.id – Usaha rongsokan, kini sepertinya mulai menggeliat. Setelah sempat mati suri selama masa pandemi, jual beli barang bekas itu mulai ramai. Para pemulung juga cukup banyak.



Salah satu pencari barang rongsokan, Hariyanto, 42, asal Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng mengatakan kalau saat ini harga barang bekas itu mulai membaik. “Hasilnya cukup lumayan,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.



Hariyanto yang selama ini beroperasi di sekitar Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran itu mengaku usaha mencari barang rongsokan itu, dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Sehari bersih dapat Rp. 400 ribu,” katanya.



Hanya saja, terang dia, usaha mencari barang bekas yang mulai membaik itu, saat ini persaingannya cukup ketat. Jumlah orang yang mencari rongsokan semakin banyak. Warga yang pulang dari perantauan dan tidak punya pekerjaan tetap, kini banyak yang ikut mencari barang bekas. “Banyak orang baru,” ujarnya.



Para pemain baru itu, jelas dia, suka berperang harga. Sehingga harga di lapangan tidak stabil. Beruntung, ia memiliki langganan sehingga tidak banyak pengaruh. “Cari barang bekas ke orang dengan membeli agak mahal,” jelasnya.



Hal senada disampaikan Slamet, 48. Warga Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng itu juga merasakan banyaknya pencari rongsokan baru. Banyak pelanggannya, direbut oleh pencari rongsokan baru karena harga dianggap lebih tinggi. “Saya mencari kardus di toko-toko, ternyata toko-toko itu dibeli oleh pencari rongsokan baru dnegan harga agak tinggi,” ungkapnya.



Sementara itu, Luluk Lailatul, 38,  salah satu pengepul rongsokan asal Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono menyebut saat ini permintaan rongsokan untuk dikirim ke Surabaya sudah mulai membaik. Hanya saja, harga yang ditetapkan masih berubah-ubah. “Sekarang lumayan, untuk kardus bekas harganya mulai Rp. 3000, sebelumnya hanya Rp. 2000-an,” terangnya.


Editor : Ali Sodiqin