RADAR BANYUWANGI - Pohon angsana berukuran sedang yang berada di seberang jalan Mapolsek Genteng, Banyuwangi, roboh pada Sabtu (22/2) sore.
Pohon yang tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang itu, sempat membuat arus lalu lintas di Jalan KH Wahid Hasyim Genteng tersendat.
Tidak ada korban jiwa akibat pohon yang tumbang sekitar pukul 15.00 itu. Saat kejadian, jalan yang biasanya sangat ramai lalu-lalang kendaraan itu kebetulan sedang sepi.
”Pohonnya tumbang secara perlahan-lahan dan hujan sedang deras, sehingga tidak ada pengguna jalan melintas,” kata anggota Unit Lantas Polsek Genteng, Bripka George.
George yang tengah piket itu menjelaskan, pohon jenis angsana itu tumbang karena tak kuat menahan terpaan angin kencang yang saat itu turut menghajar pohon dan tiang listrik di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Tegaldlimo dan Muncar.
”Pohonnya tumbang ke arah timur, untung tidak sampai menimpa bangunan polsek,” tuturnya.
Saat pohon itu tumbang, George mengaku langsung turun untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas. Kendaraan roda dua dan mobil pribadi diarahkan memutar melalui jalan tikus tembusan.
”Untuk roda empat besar seperti truk saya minta menunggu, terutama yang dari arah selatan menuju arah Banyuwangi,” katanya.
George menyebut, pohon angsana dengan diameter sekitar 30 centimeter yang ambruk melintang di jalan raya itu, langsung dipotong menggunakan mesin gergaji.
”Pemotongan dilakukan beramai-ramai karena arus lalu lintas mulai ramai saat hujannya reda,” ungkapnya.
Agen Informasi BPBD Jawa Timur (Jatim) Ismanto menduga pohon ambruk itu lantaran kondisi akar yang sudah lapuk.
”Kami sudah sering laporkan ke dinas terkait terkait pohon-pohon yang sudah waktunya ditebang agar tidak membahayakan,” ujarnya. (sas/abi/c1)
Editor : Ali Sodiqin