Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tiga Kali Dimasuki Ular Sanca, Kades Minta Warga Bersih-Bersih Lingkungan di Dusun Mulyorejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran

Salis Ali Muhyidin • Rabu, 22 Januari 2025 | 15:16 WIB
EVAKUASI: Petugas Damkarmat Sektor Genteng bersama warga memegang ular sanca yang baru dievakuasi di Dusun Mulyorejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran Selasa (21/1).
EVAKUASI: Petugas Damkarmat Sektor Genteng bersama warga memegang ular sanca yang baru dievakuasi di Dusun Mulyorejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran Selasa (21/1).

RadarBanyuwangi.id - Ular sanca sepanjang empat meter yang meresahkan warga Dusun Mulyorejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran berhasil ditangkap. Ular yang sering memangsa ayam peliharaan itu, berhasil diamankan oleh petugas Damkarmat Sektor Genteng, Sealsa (21/1).

Sebelum tertangkap, ular berukuran besar itu memangsa empat ekor ayam kampung milik Qoriatul Maghfiroh, 27. Rumah korban yang berdekatan dengan sungai itu, sudah tiga kali disatroni ular sanca sejak November 2024 lalu. “Kita bergerak setelah ada laporan warga,” kata Irfan Supanut, anggota Damkarmat Sektor Genteng.

Irfan bersama sejumlah anggota Damkarmat Genteng  turun ke lokasi sekitar pukul 03.00, dan melakukan evakuasi pada ular besar tersebut. Sebelumnya, melakukan pencarian, dan akhirnya diketahui sembunyi di bawah lemari dapur rumah. “Kami pakai alat lengkap, tidak butuh waktu lama, Alhamdulillah, berhasil kita amankan,” tandasnya.

Menurut Irfan, temuan ular di lokasi itu tidak kali ini saja. Lokasi yang berada di pinggir sungai dan banyak tumbuh rerumputan, dijadikan tempat bersembunyi ular. “Dulu sudah ada yang menemui ular sanca lebih besar dari ini, dan bisa diusir. Kemudian ada lagi, kami dimintai bantuan evakuasi dan berhasil, hari ini ternyata ada lagim beruntung bisa kita amankan,” cetusnya.

Perumahan warga yang dekat habitat hewan reptil itu, jelas dia, harus punya kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama semak belukar di sekitar rumah. “Warga harus rajin bersih-bersih lingkungan, apalagi di musim tetas ular seperti sekarang ini,” katanya.

Untuk ular yang berhasil dievakuasi, selanjutnya dibawa ke Kantor Damkarmat Sektor Genteng untuk diserahkan ke Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Banyuwangi. “Sementara masih kami amankan, selanjutnya kami bawa ke BKSDA,” cetusnya.

Kepala Desa (Kades) Wringinrejo, Muadim membenarkan di rumah salah satu warganya menjadi langganan ular. Seingatnya, sudah lebih tiga kali ular jenis sanca menampakkan diri. “Kanal Lor itu memang banyak ularnya, dulu pernah ditangkap warga,” katanya.

Banyaknya ular ganas yang muncul, Muadim mengaku telah mengintruksikan jajarannya untuk mengimbau warga melakukan kerja bakti di lingkungan rumahnya, terutama perumahan yang dekat dengan sungai. “Kami rutim Jumat dan Minggu bersih-bersih. Untuk warga yang rumahnya dekat dengan semak-semak, kami minta rajin bersih-bersih,” pungkasnya.(sas/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#Sumber Daya Alam #Lingkungan #kepala desa (kades) #Ular Sanca #laporan warga #ayam #bksda #Sungai #semak belukar #warga #Damkarmat #Pinggir Sungai