Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tas dan Dompet dari Bahan Bekas

Rahman Bayu Saksono • Kamis, 15 Februari 2018 | 16:15 WIB
tas-dan-dompet-dari-bahan-bekas
tas-dan-dompet-dari-bahan-bekas


BANYUWANGI - Kerajinan dompet dari kain levis bekas dan kulit ular cukup menjanjikan bagi para pengrajin. Zainus Shoim salah satunya. Pengrajin asal Jalan Taruma Negara 7 Banyuwangi ini sukses menekuni pembuatan tas berbahan kulit ular dan kain levis bekas.



Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat tas dan dompet dari bahan kulit ular adalah kulit ular piton, lem, kalep (untuk lapi­san dalam). Sedangkan tas dan dompet berbahan kain levis adalah kain levis bekas atau baru, lem, dan kalep. ”Dalam sehari saya bisa mempro­duksi dua buah tas cowok dan 10 dompet,” ujar pria bernama lengkap Nur Muhammad Zainus Shoim itu.



Ayah dua anak ini memproduksi dompet pria dan wanita dan tas untuk segala usia. Mulai dari usia anak-anak hingga usia dewasa. Zainus mulai memproduksi tas dan dompet sejak tahun 1995. Dia mendapatkan kulit ular dari perusahaan yang sudah resmi mendapatkan izin dari pemerintah.



Harga tas dan dompet buatan Zainus relatif terjangkau. Untuk harga dompet berbahan kain levis bekas, Zainus mematok harga Rp 60.000 rupiah hingga Rp 325.000 rupiah. Sedangkan untuk tas dan dompet berbahan kulit ular, Zainus mematok harga mulai harga Rp 325.000 hingga Rp 1.400.000.



Pria asli Banyuwangi ini mema­sarkan tas dan dompet yang ia pro­duksi ke Jakarta, Jambi, Bali, bahkan ke Taiwan, Korea, dan Turki. Tas buatan Zainus ini ter­jamin kekuatan dan kualitasnya. Keuntungan yang diperoleh Zainus dalam satu bulan bisa mencapai 40 juta. (*)


Editor : Rahman Bayu Saksono
#kerajinan #dompet