Atap berbahan asbes cukup digemari lantaran memiliki sejumlah keunggulan. Salah satunya harganya yang relatif murah dibandingkan atap jenis lain. Selain murah, atap asbes juga cukup digemari lantaran memiliki bobot yang ringan. Bobot yang ringan itu juga berimbas pada pengeluaran lain-lain yang berkaitan dengan pemasangan atap rumah. Termasuk membutuhkan sedikit rangka sehingga menghemat bujet.
Lebih dari itu, proses pemasangan atap asbes juga tergolong mudah dan cepat. Atap asbes yang berbentuk lembaran panjang yang ringan dengan tekstur halus dan berserat membuat proses pemasangan lebih mudah dan hemat waktu dibandingkan jenis bahan lainnya.
Di sisi lain, atap asbes juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya desainnya yang tidak variatif atau terkesan monoton. Selain itu, atap asbes juga cenderung mudah patah jika pemasangannya kurang hati-hati. Bukan itu saja, meskipun tahan panas dan api, atap asbes tidak menyerap panas.
Tukang bangunan asal Kecamatan Kabat, Wahyu mengatakan, salah satu pertimbangan utama warga memanfaatkan atap asbes adalah harganya yang relatif lebih murah jika dibandingkan atap genting atau galvalum. ”Biasanya, warga memanfaatkan atap asbes untuk bagian dapur atau garasi. Sedangkan rumah inti tetap menggunakan atap genting,” ujarnya. (sgt/bay/c1) Editor : Rahman Bayu Saksono