alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Pot Bunga; Ramah Lingkungan dan Bisa Menyerap Air

BANYUWANGI – Pot merupakan wadah untuk menanam tumbuhan. Berbagai jenis pot bisa menjadi pilihan, mulai dari pot tanah liat hingga pot plastik. Namun, pot tanah liat akan memberikan lingkungan yang lebih sehat untuk sebagian tanaman.

Pot tanah liat juga berfungsi seperti sumbu untuk menghilangkan kelembapan berlebih dari tanah. Tanaman yang membutuhkan tanah yang dikeringkan dengan baik seperti kaktus, lebih menyukai pot tanah liat. ”Kalau untuk tanaman, pot tanah liat ini cenderung bisa menyerap air dan mempertahankannya,” ujar Gondo Warsito, seorang tukang taman di Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi.

Penggunaan pot tanah liat di luar ruangan, kata Gondo, juga memiliki keuntungan. Permukaan dinding tebal yang dimiliki pot tanah liat dapat melindungi akar tanaman dari perubahan suhu yang cepat dan dapat merusak. ”Pot ini juga memiliki bobot yang berat sehingga tidak mudah tertiup angin seperti pot plastik,” jelasnya.

Pot dari tanah liat memiliki daya serap baik, sehingga ketika menyiram tanaman akarnya tidak mudah membusuk karena kadar air berlebih. Menariknya lagi, suhu di dalam pot tidak mudah berubah meski ditempatkan di cuaca panas atau dingin. ”Tanaman tetap terjaga karena suhu di dalam pot terjaga dan cocok untuk tanaman hias buah,” katanya.

Baca Juga :  Aneka Tradisi 1 Suro; Gelar Jamasan Pusaka hingga Selamatan Kampung

Pot tanah liat memiliki warna kecokelatan yang unik dan banyak disukai. Namun begitu, sekarang ini banyak juga pot tanah liat yang diwarnai atau dilukis sehingga makin banyak pilihan. Di samping itu, bentuknya pun juga tidak kalah beragam.

Jika digunakan di luar ruangan, dinding pot tanah liat yang cenderung tebal bisa melindungi bagian akar tanaman dari perubahan suhu yang cepat dan bisa merusak. Jenis pot ini memungkinkan udara dan kelembapan untuk bisa menembus dinding pot.

Pot tanah liat cocok digunakan untuk jenis tanaman yang tidak terlalu suka dengan media yang lembap, misalnya kaktus. Namun sebaliknya, jenis pot yang cepat kering ini kurang cocok untuk tanaman yang suka kelembapan seperti pakis.

Pot tanah liat punya sifat untuk menyerap air dari tanah yang ada di dalamnya. Hal ini disebabkan pot tanah liat memiliki pori-pori yang jumlahnya banyak, akibatnya air dan kelembapan dapat masuk dan keluar dari dinding pot.

Baca Juga :  Tim Robotik MAN Banyuwangi Sabet 6 Penghargaan dari Tianjin, Tiongkok

Kebalikan dari pot tanah liat, pot plastik lebih cenderung menampung air pada tanah atau media tanam sehingga dapat memberikan kelembapan yang baik untuk tanaman. Selain itu, pot plastik juga dapat mengumpulkan panas yang akan meningkatkan suhu pada tanaman.

Beberapa orang ada yang lebih suka menanam menggunakan pot tanah liat karena warnanya yang cocok dengan berbagai tanaman. Namun ada juga yang lebih suka menanam menggunakan pot plastik karena dinilai lebih kuat dan tidak mudah pecah.

Hal utama yang harus diperhatikan ketika memilih pot adalah jenis tanaman yang akan ditanam pada masing-masing pot. ”Untuk tanaman yang ditanam menggunakan pot tanah liat, sebaiknya pilih tanaman yang tidak perlu sering-sering disiram dan tahan terhadap perubahan suhu,” pungkasnya. 

BANYUWANGI – Pot merupakan wadah untuk menanam tumbuhan. Berbagai jenis pot bisa menjadi pilihan, mulai dari pot tanah liat hingga pot plastik. Namun, pot tanah liat akan memberikan lingkungan yang lebih sehat untuk sebagian tanaman.

Pot tanah liat juga berfungsi seperti sumbu untuk menghilangkan kelembapan berlebih dari tanah. Tanaman yang membutuhkan tanah yang dikeringkan dengan baik seperti kaktus, lebih menyukai pot tanah liat. ”Kalau untuk tanaman, pot tanah liat ini cenderung bisa menyerap air dan mempertahankannya,” ujar Gondo Warsito, seorang tukang taman di Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi.

Penggunaan pot tanah liat di luar ruangan, kata Gondo, juga memiliki keuntungan. Permukaan dinding tebal yang dimiliki pot tanah liat dapat melindungi akar tanaman dari perubahan suhu yang cepat dan dapat merusak. ”Pot ini juga memiliki bobot yang berat sehingga tidak mudah tertiup angin seperti pot plastik,” jelasnya.

Pot dari tanah liat memiliki daya serap baik, sehingga ketika menyiram tanaman akarnya tidak mudah membusuk karena kadar air berlebih. Menariknya lagi, suhu di dalam pot tidak mudah berubah meski ditempatkan di cuaca panas atau dingin. ”Tanaman tetap terjaga karena suhu di dalam pot terjaga dan cocok untuk tanaman hias buah,” katanya.

Baca Juga :  Kiai Munir Dirikan Pesantren di Lingkungan Abangan

Pot tanah liat memiliki warna kecokelatan yang unik dan banyak disukai. Namun begitu, sekarang ini banyak juga pot tanah liat yang diwarnai atau dilukis sehingga makin banyak pilihan. Di samping itu, bentuknya pun juga tidak kalah beragam.

Jika digunakan di luar ruangan, dinding pot tanah liat yang cenderung tebal bisa melindungi bagian akar tanaman dari perubahan suhu yang cepat dan bisa merusak. Jenis pot ini memungkinkan udara dan kelembapan untuk bisa menembus dinding pot.

Pot tanah liat cocok digunakan untuk jenis tanaman yang tidak terlalu suka dengan media yang lembap, misalnya kaktus. Namun sebaliknya, jenis pot yang cepat kering ini kurang cocok untuk tanaman yang suka kelembapan seperti pakis.

Pot tanah liat punya sifat untuk menyerap air dari tanah yang ada di dalamnya. Hal ini disebabkan pot tanah liat memiliki pori-pori yang jumlahnya banyak, akibatnya air dan kelembapan dapat masuk dan keluar dari dinding pot.

Baca Juga :  Limbah Masker Nonmedis Dikreasi Jadi Vas Bunga

Kebalikan dari pot tanah liat, pot plastik lebih cenderung menampung air pada tanah atau media tanam sehingga dapat memberikan kelembapan yang baik untuk tanaman. Selain itu, pot plastik juga dapat mengumpulkan panas yang akan meningkatkan suhu pada tanaman.

Beberapa orang ada yang lebih suka menanam menggunakan pot tanah liat karena warnanya yang cocok dengan berbagai tanaman. Namun ada juga yang lebih suka menanam menggunakan pot plastik karena dinilai lebih kuat dan tidak mudah pecah.

Hal utama yang harus diperhatikan ketika memilih pot adalah jenis tanaman yang akan ditanam pada masing-masing pot. ”Untuk tanaman yang ditanam menggunakan pot tanah liat, sebaiknya pilih tanaman yang tidak perlu sering-sering disiram dan tahan terhadap perubahan suhu,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/