alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Pisang Kayu; Dikukus Bagus, Digoreng Tetap Maknyus

PISANG kayu merupakan salah satu jenis pisang yang cukup banyak ditanam di Banyuwangi. Memang, jenis pisang yang satu ini jarang digunakan untuk sajian pisang segar di atas meja. Namun, pisang kayu dinilai punya sejumlah keunggulan dibandingkan pisang jenis lain.

Salah satu keunggulan pisang kayu adalah tekstur buahnya yang tidak terlalu empuk dan tidak berair. Selain itu, jenis pisang yang satu ini memiliki cita rasa manis dan aroma khas.

Karena itu, pisang kayu ini dinilai sangat cocok dijadikan bahan baku beberapa jenis kue pisang kering. Tidak sedikit pula warga yang suka menikmati pisang kayu dalam keadaan hangat setelah dikukus atau digoreng.

Secara fisik, cara membedakan pisang kayu dengan pisang jenis lain bisa diketahui dengan melihat fisiknya. Bentuknya terkesan ramping dan sedikit melengkung dengan ujung meruncing. Selain itu, jenis pisang yang satu ini bisa diketahui dari pelepahnya yang berwarna kemerahan atau ungu.

Tinggi batang pisang kayu dewasa sekitar 2,5 meter sampai 4 meter diameter 50 hingga 60 centimeter (cm). Batang semu berwarna hijau kemerahan. Jumlah sisir dalam satu tandan berkisar antara 8 sampai 10 sisir. Di Banyuwangi, pisang kayu cukup mudah ditemukan di wilayah selatan Bumi Blambangan.

Yanto, 38, warga Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh, mengatakan, pisang kayu memang sangat nikmat jika disantap dalam keadaan hangat. ”Selain dikukus, pisang kayu juga sangat nikmat kalau digoreng tanpa campuran tepung,” pungkasnya. 

PISANG kayu merupakan salah satu jenis pisang yang cukup banyak ditanam di Banyuwangi. Memang, jenis pisang yang satu ini jarang digunakan untuk sajian pisang segar di atas meja. Namun, pisang kayu dinilai punya sejumlah keunggulan dibandingkan pisang jenis lain.

Salah satu keunggulan pisang kayu adalah tekstur buahnya yang tidak terlalu empuk dan tidak berair. Selain itu, jenis pisang yang satu ini memiliki cita rasa manis dan aroma khas.

Karena itu, pisang kayu ini dinilai sangat cocok dijadikan bahan baku beberapa jenis kue pisang kering. Tidak sedikit pula warga yang suka menikmati pisang kayu dalam keadaan hangat setelah dikukus atau digoreng.

Secara fisik, cara membedakan pisang kayu dengan pisang jenis lain bisa diketahui dengan melihat fisiknya. Bentuknya terkesan ramping dan sedikit melengkung dengan ujung meruncing. Selain itu, jenis pisang yang satu ini bisa diketahui dari pelepahnya yang berwarna kemerahan atau ungu.

Tinggi batang pisang kayu dewasa sekitar 2,5 meter sampai 4 meter diameter 50 hingga 60 centimeter (cm). Batang semu berwarna hijau kemerahan. Jumlah sisir dalam satu tandan berkisar antara 8 sampai 10 sisir. Di Banyuwangi, pisang kayu cukup mudah ditemukan di wilayah selatan Bumi Blambangan.

Yanto, 38, warga Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh, mengatakan, pisang kayu memang sangat nikmat jika disantap dalam keadaan hangat. ”Selain dikukus, pisang kayu juga sangat nikmat kalau digoreng tanpa campuran tepung,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/