28.5 C
Banyuwangi
Friday, June 2, 2023

Jualan Sehari Penuh Bisa Raup Uang 1 Juta

Jelang Ramadan, Pedagang Bunga Kebanjiran Berkah

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Antrean membeli bunga semakin ramai menjelang sore hari. Pada hari Sabtu dan Minggu kemarin, pembeli datang sejak pagi. Hari Senin dan Selasa datangnya agak siang. ”Mungkin karena banyak yang bekerja,” ujar Ita, 34, salah seorang pedagang bunga musiman.

Para pembeli biasanya akan semakin ramai jelang bulan Ramadan. Dia biasanya menjajakan bunga sampai H-1 Ramadan. Jenis bunga yang dijual beragam. Ada mawar, melati, kenaga, dan sedap malam. Bunga-bunga tersebut digunakan para peziarah untuk ditaburkan di makam.

Bunga yang dijual dicampur dalam kemasan tas kresek seharga Rp 5 ribu per bungkus. Pembeli juga bisa meminta jumlah kembang dengan nominal lain, seperti Rp 3 ribu atau Rp 7 ribu per bungkus.

Baca Juga :  Istri Pejabat hingga Bankir Rela Bersihkan Mukena Kotor

Kembang-kembang yang dijual tak hanya didapat dari Banyuwangi. Ita dan pedagang lain mendatangkan bunga dari Jember dan Bali. ”Yang pasti ada pengepulnya,” kata Ita.

Pedagang lainnya, Firda menjelaskan, pedagang kembang dadakan hanya muncul saat momen-momen tertentu. Salah satunya menjelang Ramadan. Pada momen tersebut, sejumlah pedagang berjejer di pinggir jalan arah pasar. Pembeli paling ramai datang saat pagi sekitar pukul 09.00 dan baru muncul lagi sore harinya pukul 15.00.

Dari hasil berjualan bunga, dalam sehari Firda bisa mendapatkan uang antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. ”Kalau jualannya mulai pagi sampai sore bisa dapat uang hingga Rp 1 juta,” kata Firda. (aif/c1)

Baca Juga :  Mahal saat Pandemi, Kini Harga Tinggal Separo

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Antrean membeli bunga semakin ramai menjelang sore hari. Pada hari Sabtu dan Minggu kemarin, pembeli datang sejak pagi. Hari Senin dan Selasa datangnya agak siang. ”Mungkin karena banyak yang bekerja,” ujar Ita, 34, salah seorang pedagang bunga musiman.

Para pembeli biasanya akan semakin ramai jelang bulan Ramadan. Dia biasanya menjajakan bunga sampai H-1 Ramadan. Jenis bunga yang dijual beragam. Ada mawar, melati, kenaga, dan sedap malam. Bunga-bunga tersebut digunakan para peziarah untuk ditaburkan di makam.

Bunga yang dijual dicampur dalam kemasan tas kresek seharga Rp 5 ribu per bungkus. Pembeli juga bisa meminta jumlah kembang dengan nominal lain, seperti Rp 3 ribu atau Rp 7 ribu per bungkus.

Baca Juga :  Istri Pejabat hingga Bankir Rela Bersihkan Mukena Kotor

Kembang-kembang yang dijual tak hanya didapat dari Banyuwangi. Ita dan pedagang lain mendatangkan bunga dari Jember dan Bali. ”Yang pasti ada pengepulnya,” kata Ita.

Pedagang lainnya, Firda menjelaskan, pedagang kembang dadakan hanya muncul saat momen-momen tertentu. Salah satunya menjelang Ramadan. Pada momen tersebut, sejumlah pedagang berjejer di pinggir jalan arah pasar. Pembeli paling ramai datang saat pagi sekitar pukul 09.00 dan baru muncul lagi sore harinya pukul 15.00.

Dari hasil berjualan bunga, dalam sehari Firda bisa mendapatkan uang antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. ”Kalau jualannya mulai pagi sampai sore bisa dapat uang hingga Rp 1 juta,” kata Firda. (aif/c1)

Baca Juga :  Musisi Siap All-out, 14 Penyanyi Papan Atas Tampil di 11 Stage

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/