Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Features
icon featured
Features

Kak Ipuk Dilantik sebagai Ketua Mabicab Pramuka

21 November 2021, 06: 35: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Kak Ipuk Dilantik sebagai Ketua Mabicab Pramuka

BANTU PEMULIHAN EKONOMI: Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim Arum Sabil melantik Bupati Ipuk Fiestiandani sebagai Ketua Mabicab Pramuka didampingi Wabup Sugirah kemarin. (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)

Share this      

BANYUWANGI – Derap langkah lintas elemen untuk bersama-sama menangani pandemi Covid-19 terus digaungkan. Tidak terkecuali dari insan Pramuka di Banyuwangi. Hal itu terungkap pada prosesi Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka Banyuwangi Masa Bakti 2021–2024 kemarin.

Pelantikan yang dihadiri Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jatim Arum Sabil tersebut digeber di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Rabu (17/11). Pada kesempatan kali ini Bupati Ipuk Fiestiandani dilantik menjadi Ketua Mabicab Masa Bakti. Selain itu, dilakukan pula pelantikan Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyuwangi dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Masa Bakti 2021–2026.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur Arum Sabil mengatakan, Gerakan Pramuka adalah gerakan pendidikan yang terbuka untuk semua anak Indonesia. Gerakan Pramuka bertujuan untuk menguatkan karakter kader pembangunan bangsa yang harus dikelola dengan baik dan profesional, serta melibatkan semua pihak untuk mengantarkan kaum muda Indonesia menjadi generasi yang lebih baik.

Baca juga: Dapat Bantuan Kaki Palsu, Sugiarto dan Suyati Tak Lagi Pakai Tongkat

”Kami yakin dan percaya bahwa di Banyuwangi seluruh anggota Mabicab yang telah dilantik akan berkomitmen untuk menjalankan tugas dalam rangka memberikan bantuan ketersediaan tenaga dan fasilitas yang diperlukan untuk pendidikan kepramukaan,” ujarnya.

Kak Ipuk –panggilan akrab dalam Pramuka— dilantik bersama sejumlah anggota Mabicab Banyuwangi. Di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0825 Banyuwangi, Kapolresta Banyuwangi, Danlanal Banyuwangi, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Kepala Pengadilan Negeri Banyuwangi, Sekretaris Kabupaten Banyuwangi, dan lainnya.

Arum Sabil mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan dan bersinergi dengan program pemerintah, terutama untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat yang telah terdampak pandemi Covid-19. ”Pramuka juga harus peduli terhadap keadaan masyarakat dan lingkungan dengan berbagai program nyata yang menyentuh dan berdampak langsung bagi masyarakat. Setiap insan Pramuka harus selalu siap sedia menjadi duta protokol kesehatan (prokes), baik di lingkungan keluarga, tempat kegiatan dan masyarakat,” tutur Arum.

Bupati Ipuk mengatakan, Pramuka yang merupakan gerakan pendidikan alternatif, harus memberikan edukasi pada siswa dan masyarakat untuk terus menjaga protokol kesehatan. ”Dalam kondisi seperti ini, nilai-nilai kepramukaan bisa diwujudkan melalui gerakan nyata dengan memberikan pesan edukasi untuk menekan laju penyebaran Covid-19, baik dalam kegiatan ekstrakurikuler maupun media sosial. Karena itu Pramuka harus lebih atraktif dan rekreatif dalam melaksanakan kegiatan pendidikan,” pungkasnya.

(bw/sgt/ics/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia