alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Sunday, October 2, 2022

Perupa Langgar Art Salurkan Bantuan Presiden, Pembagian Dilakukan Door to Door

RADAR BANYUWANGI – Suparti bungah. Raut kebahagiaan terpancar di wajah perempuan berusia 80 tahun tersebut. Warga Desa/Kecamatan Rogojampi itu mengaku kaget sekaligus gembira. Maklum, dia menerima bingkisan spesial dari orang ”nomor satu” di Indonesia, yakni Presiden Jokowi.

Kalangan seniman perupa di Banyuwangi unjuk aksi. Mereka blusukan ke kampung-kampung, Rabu siang (14/9). Para pelaku seni yang tergabung dalam Langgar Arts tersebut mendatangi satu per satu kediaman warga kurang mampu.

Kali ini mereka tidak sedang ”berburu” objek yang akan diabadikan dalam bentuk lukisan. Bukan pula untuk melukis on the spot alias melukis di tempat. Sebaliknya, mereka datang secara door to door untuk menyerahkan bingkisan kepada warga yang membutuhkan.

Bingkisan itu bukanlah bingkisan sembarangan. Bingkisan itu berisi bahan kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, mi instan, dan lain-lain. Yang membuat semakin istimewa, bingkisan itu merupakan bantuan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ya, Presiden Jokowi memang memberikan bingkisan berisi bahan kebutuhan pokok kepada sejumlah warga di tujuh daerah di Jatim. Tidak terkecuali bagi warga kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.

Baca Juga :  Mengajar dengan Ikhlas, Kiai Syuhada Tolak Nama Pondok Pesantren

Khusus di wilayah Banyuwangi, bingkisan dari presiden dua periode yang menjabat sejak 2019 tersebut disalurkan oleh para seniman yang tergabung di Langgar Art. Tidak lama lagi, para perupa tersebut akan menggelar pameran berkelas nasional, yaitu ArtOs Nusantara.

Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada para penyandang disabilitas, warga lanjut usia (lansia), dan masyarakat kurang mampu. Para seniman door to door untuk mendistribusikan bingkisan berisi bahan pokok yang bertujuan meringankan masyarakat sesudah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Sontak, bantuan tersebut disambut gembira para penerima. Salah satunya Suparti, 80, warga Desa/Kecamatan Rogojampi. Dia tidak menyangka mendapatkan bingkisan sembako dari Presiden Jokowi. ”Terima kasih Pak Jokowi. Saya tidak menyangka dapat bingkisan seperti ini,” ujarnya saat menerima bingkisan.

Bingkisan juga diterima Senari. Lansia yang hidup sebatang kara ini juga mendapat bingkisan bahan pokok dari Presiden Jokowi. Dia pun membuka bingkisan sembako lengkap berlogo Istana Kepresidenan itu. Kemudian dia mengeluarkan isinya, yakni beras, minyak goreng, mi instan, dan beberapa bahan pokok lainnya. ”Isinya lengkap. Terima kasih sekali lagi,” tambahnya.

Baca Juga :  Baznas Banyuwangi Beri Bantuan Modal untuk Paimin

Owner Langgar Art Imam Maskun mengatakan, penyerahan bantuan tidak hanya warga kurang mampu, tetapi juga menyasar para pengemudi ojek online dan penyandang disabilitas. Mekanisme distribusi itu pun dilakukan dengan selektif. ”Kami distribusikan di beberapa lokasi di Banyuwangi. Kami lakukan survei terlebih dahulu kepada penerima,” kata dia.

Pembagian bingkisan berisi bahan pokok tersebut, kata Imam, untuk meringankan beban masyarakat pasca-kenaikan BBM. Sebab, kenaikan harga BBM ini juga berpengaruh terhadap kondisi perekonomian masyarakat. ”Tentu kepedulian presiden atas keprihatinan masyarakat. Pak Jokowi ini tentu dilema ketika menaikkan harga BBM. Kami percaya keputusan kenaikan BBM ini sudah dipertimbangkan matang oleh pemerintah,” pungkasnya. (sgt/aif/c1)

RADAR BANYUWANGI – Suparti bungah. Raut kebahagiaan terpancar di wajah perempuan berusia 80 tahun tersebut. Warga Desa/Kecamatan Rogojampi itu mengaku kaget sekaligus gembira. Maklum, dia menerima bingkisan spesial dari orang ”nomor satu” di Indonesia, yakni Presiden Jokowi.

Kalangan seniman perupa di Banyuwangi unjuk aksi. Mereka blusukan ke kampung-kampung, Rabu siang (14/9). Para pelaku seni yang tergabung dalam Langgar Arts tersebut mendatangi satu per satu kediaman warga kurang mampu.

Kali ini mereka tidak sedang ”berburu” objek yang akan diabadikan dalam bentuk lukisan. Bukan pula untuk melukis on the spot alias melukis di tempat. Sebaliknya, mereka datang secara door to door untuk menyerahkan bingkisan kepada warga yang membutuhkan.

Bingkisan itu bukanlah bingkisan sembarangan. Bingkisan itu berisi bahan kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, mi instan, dan lain-lain. Yang membuat semakin istimewa, bingkisan itu merupakan bantuan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ya, Presiden Jokowi memang memberikan bingkisan berisi bahan kebutuhan pokok kepada sejumlah warga di tujuh daerah di Jatim. Tidak terkecuali bagi warga kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.

Baca Juga :  Sering Ditilep, DPRD Dukung Kejaksaan Usut Bantuan Usaha

Khusus di wilayah Banyuwangi, bingkisan dari presiden dua periode yang menjabat sejak 2019 tersebut disalurkan oleh para seniman yang tergabung di Langgar Art. Tidak lama lagi, para perupa tersebut akan menggelar pameran berkelas nasional, yaitu ArtOs Nusantara.

Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada para penyandang disabilitas, warga lanjut usia (lansia), dan masyarakat kurang mampu. Para seniman door to door untuk mendistribusikan bingkisan berisi bahan pokok yang bertujuan meringankan masyarakat sesudah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Sontak, bantuan tersebut disambut gembira para penerima. Salah satunya Suparti, 80, warga Desa/Kecamatan Rogojampi. Dia tidak menyangka mendapatkan bingkisan sembako dari Presiden Jokowi. ”Terima kasih Pak Jokowi. Saya tidak menyangka dapat bingkisan seperti ini,” ujarnya saat menerima bingkisan.

Bingkisan juga diterima Senari. Lansia yang hidup sebatang kara ini juga mendapat bingkisan bahan pokok dari Presiden Jokowi. Dia pun membuka bingkisan sembako lengkap berlogo Istana Kepresidenan itu. Kemudian dia mengeluarkan isinya, yakni beras, minyak goreng, mi instan, dan beberapa bahan pokok lainnya. ”Isinya lengkap. Terima kasih sekali lagi,” tambahnya.

Baca Juga :  Buka Lapak TPS, Cara Warga Galang Solidaritas Tangani Dampak Pandemi

Owner Langgar Art Imam Maskun mengatakan, penyerahan bantuan tidak hanya warga kurang mampu, tetapi juga menyasar para pengemudi ojek online dan penyandang disabilitas. Mekanisme distribusi itu pun dilakukan dengan selektif. ”Kami distribusikan di beberapa lokasi di Banyuwangi. Kami lakukan survei terlebih dahulu kepada penerima,” kata dia.

Pembagian bingkisan berisi bahan pokok tersebut, kata Imam, untuk meringankan beban masyarakat pasca-kenaikan BBM. Sebab, kenaikan harga BBM ini juga berpengaruh terhadap kondisi perekonomian masyarakat. ”Tentu kepedulian presiden atas keprihatinan masyarakat. Pak Jokowi ini tentu dilema ketika menaikkan harga BBM. Kami percaya keputusan kenaikan BBM ini sudah dipertimbangkan matang oleh pemerintah,” pungkasnya. (sgt/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/