alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Sunday, October 2, 2022

Penghuni Rumah Tahanan Situbondo Over Kapasitas Hingga 75 Persen

JAWA POS RADAR SITUBONDO – Rumah  Tahanan (Rutan) Kelas IIB Situbondo mengalami over kapasitas hampir 75 persen. Idealnya hanya diisi 200 orang. Namun, saat ini sudah mencapai 344 orang.

Jumlah penghuni Rutan Situbondo didominasi narapidana (napi) laki-laki yang mencapai 331 orang. Sedangkan napi perempuan hanya 13 orang. Mayoritas didominasi kasus narkotika. “Dari 344 orang, ada 300 orang yang statusnya sudah napi. Sisanya statusnya masih tahanan,” ujar Kepala Pengamanan Rutan Klas II B Situbondo, Hendrik Kurniawan.

Hendrik mengatakan, overload di Rutan Klas II B Situbondo sudah terjadi sekitar awal tahun 2022. Padahal, di tahun 2021 masih sesuai dengan daya tampungnya yaitu 200 orang. “Peningkatan (jumlah penghuni) ini karena ada pemerataan dari Lapas yang ada di Jawa Timur, sehingga kami mendapatkan penambahan dari beberapa wilayah sekitar 180 orang,” katanya.

Baca Juga :  Penghuni Rutan Situbondo Dilatih Tangani Kebakaran

Dari ratusan napi itu, jelas Hendrik, kebanyakan pelimpahan dari wilayah lainnya. Hanya seratus orang yang memang asli berdomisili warga Kabupaten Situbondo. “Jika warga lokal, kebanyakan tersandung kasus pencurian, perjudian dan perlindungan anak,” paparnya.

Hendrik menyampaikan, untuk menjaga situasi agar tetap kondusif selama overload pihaknya rutin melakukan pembinaan kemandirian dan kepribadian kepada para warga binaan. “Untuk kemandirian itu warga binaan diberi pelatihan kerja dengan menggandeng BLK dan Dinas Ketenaga Kerjaan (Disnaker) Situbondo,” ungkapnya.

Hendrik menambahkan, kegiatan pembinaan kepribadian dilakukan dua kali dalam seminggu dengan menggelar pengajian. Rutan bekerjasama dengan dengan Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo dan Walisongo. “Ini juga demi memberikan hak-hak spritual para napi yang ada di Rutan Situbondo, agar tetap dalam keadaan kondusif maupun mendapatkan peningkatan SDM meski berada di dalam rutan,” pungkasnya. (rio/pri)

Baca Juga :  Sempat Terpuruk, Kini Mencoba Bangkit dari Kampung Halaman

JAWA POS RADAR SITUBONDO – Rumah  Tahanan (Rutan) Kelas IIB Situbondo mengalami over kapasitas hampir 75 persen. Idealnya hanya diisi 200 orang. Namun, saat ini sudah mencapai 344 orang.

Jumlah penghuni Rutan Situbondo didominasi narapidana (napi) laki-laki yang mencapai 331 orang. Sedangkan napi perempuan hanya 13 orang. Mayoritas didominasi kasus narkotika. “Dari 344 orang, ada 300 orang yang statusnya sudah napi. Sisanya statusnya masih tahanan,” ujar Kepala Pengamanan Rutan Klas II B Situbondo, Hendrik Kurniawan.

Hendrik mengatakan, overload di Rutan Klas II B Situbondo sudah terjadi sekitar awal tahun 2022. Padahal, di tahun 2021 masih sesuai dengan daya tampungnya yaitu 200 orang. “Peningkatan (jumlah penghuni) ini karena ada pemerataan dari Lapas yang ada di Jawa Timur, sehingga kami mendapatkan penambahan dari beberapa wilayah sekitar 180 orang,” katanya.

Baca Juga :  Diajak Berselawat, Puluhan Warga Binaan Rutan Teteskan Air Mata

Dari ratusan napi itu, jelas Hendrik, kebanyakan pelimpahan dari wilayah lainnya. Hanya seratus orang yang memang asli berdomisili warga Kabupaten Situbondo. “Jika warga lokal, kebanyakan tersandung kasus pencurian, perjudian dan perlindungan anak,” paparnya.

Hendrik menyampaikan, untuk menjaga situasi agar tetap kondusif selama overload pihaknya rutin melakukan pembinaan kemandirian dan kepribadian kepada para warga binaan. “Untuk kemandirian itu warga binaan diberi pelatihan kerja dengan menggandeng BLK dan Dinas Ketenaga Kerjaan (Disnaker) Situbondo,” ungkapnya.

Hendrik menambahkan, kegiatan pembinaan kepribadian dilakukan dua kali dalam seminggu dengan menggelar pengajian. Rutan bekerjasama dengan dengan Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo dan Walisongo. “Ini juga demi memberikan hak-hak spritual para napi yang ada di Rutan Situbondo, agar tetap dalam keadaan kondusif maupun mendapatkan peningkatan SDM meski berada di dalam rutan,” pungkasnya. (rio/pri)

Baca Juga :  Terseret Arus Kencang, 30 Menit Serasa Sangat Lama

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/