alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Belasan Hiu Tutul Muncul di Pantai Kampung Kerapu, Warga Antusias

KENDIT, Radar Situbondo – Belasan Hiu Tutul muncul di Pantai Kampung Kerapu, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo. Ikan sebesar perahu itu sudah satu minggu lebih sering berkeliaran di area wisata. Sehingga banyak pengunjung yang terhibur dengan kemunculan mereka.

Rifki Sauki warga setempat mengatakan, bahwa Hiu tersebut cukup membuat para nelayan kaget. Sebab, ukurannya besar. Sehingga, kesannya menyeramkan. Selain itu, ukurannya juga panjang dan sering masuk ke bawah perahu nelayan.

“Saya rasa Hiu itu tidak berbahaya, sebagian nelayan ada yang pernah mendekati dan mengusap. Sepertinya cukup jinak. Terbukti kalau ada orang yang melihatnya, tidak kabur malah tambah mendekat,” ujar Rifki.

Dia menerangkan, dengan keberadaan Hiu Tutul, pengunjung yang datang ke Kampung Kerapu sering bertanya kepada penjaga. Mereka banyak yang penasaran dan ingin melihat secara langsung. Sayangnya, kemunculan Hiu Tutul tidak bisa diprediksi secara pasti. Sebab, kadang muncul pagi, kadang juga sore hari.

“Beberapa hari yang lalu Hiu itu banyak, kalau dihitung ada belasan. Sekarang yang sering muncul tinggal empat ekor,” jelas Rifki.

Menurut pria yang sudah cukup lama bekerja di kawasan wisata tersebut, dirinya  baru kali ini melihat Hiu Tutul. Dari dulu belum pernah ada. Meskipun ada, namun tempatnya  berbeda, itu pun tidak pernah sampai belasan ekor muncul bersamaan.

“Kalau menurut nelayan, ikan hiu itu memakan ikan kecil, dan nelayan banyak yang resah. Soalnya di Pantai Kerapu banyak geragu/udang kecil yang dimakan,” terang Rifki.

Sementara itu, Halili salah satu pengunjung menginginkan pihak terkait untuk melestarikan ikan besar tersebut. Dengan adanya ikan hiu pengunjung pasti banyak yang tertarik. Apalagi hiu tersebut terkenal jinak dan tidak membahayakan bagi orang maupun nelayan.

“Saya kira ikan hiu ini perlu untuk dipelihara di pinggir pantai. Mungkin bisa dijaring agar Hiu ini terus berada di pinggir pantai. Nanti bagi pengunjung yang mau melihat, bisa sewa perahu dan bisa puas melihat hiu,” pungkas warga Desa Kelampokan, Kecamatan Kapongan, Situbondo, itu. (hum/pri)

KENDIT, Radar Situbondo – Belasan Hiu Tutul muncul di Pantai Kampung Kerapu, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo. Ikan sebesar perahu itu sudah satu minggu lebih sering berkeliaran di area wisata. Sehingga banyak pengunjung yang terhibur dengan kemunculan mereka.

Rifki Sauki warga setempat mengatakan, bahwa Hiu tersebut cukup membuat para nelayan kaget. Sebab, ukurannya besar. Sehingga, kesannya menyeramkan. Selain itu, ukurannya juga panjang dan sering masuk ke bawah perahu nelayan.

“Saya rasa Hiu itu tidak berbahaya, sebagian nelayan ada yang pernah mendekati dan mengusap. Sepertinya cukup jinak. Terbukti kalau ada orang yang melihatnya, tidak kabur malah tambah mendekat,” ujar Rifki.

Dia menerangkan, dengan keberadaan Hiu Tutul, pengunjung yang datang ke Kampung Kerapu sering bertanya kepada penjaga. Mereka banyak yang penasaran dan ingin melihat secara langsung. Sayangnya, kemunculan Hiu Tutul tidak bisa diprediksi secara pasti. Sebab, kadang muncul pagi, kadang juga sore hari.

“Beberapa hari yang lalu Hiu itu banyak, kalau dihitung ada belasan. Sekarang yang sering muncul tinggal empat ekor,” jelas Rifki.

Menurut pria yang sudah cukup lama bekerja di kawasan wisata tersebut, dirinya  baru kali ini melihat Hiu Tutul. Dari dulu belum pernah ada. Meskipun ada, namun tempatnya  berbeda, itu pun tidak pernah sampai belasan ekor muncul bersamaan.

“Kalau menurut nelayan, ikan hiu itu memakan ikan kecil, dan nelayan banyak yang resah. Soalnya di Pantai Kerapu banyak geragu/udang kecil yang dimakan,” terang Rifki.

Sementara itu, Halili salah satu pengunjung menginginkan pihak terkait untuk melestarikan ikan besar tersebut. Dengan adanya ikan hiu pengunjung pasti banyak yang tertarik. Apalagi hiu tersebut terkenal jinak dan tidak membahayakan bagi orang maupun nelayan.

“Saya kira ikan hiu ini perlu untuk dipelihara di pinggir pantai. Mungkin bisa dijaring agar Hiu ini terus berada di pinggir pantai. Nanti bagi pengunjung yang mau melihat, bisa sewa perahu dan bisa puas melihat hiu,” pungkas warga Desa Kelampokan, Kecamatan Kapongan, Situbondo, itu. (hum/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/