alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Wednesday, October 5, 2022

Tinggal Bersama Anak Nganggur &Cucu ODGJ, Nenek Ini Hidup dari Bantuan Tetangga

BANGOREJO, Jawa Pos Radar Genteng – Katipah, 80, warga Dusun Sambirejo, Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, kondisinya sangat memprihatinkan. Nenek yang sudah berusia lanjut itu, selama ini hanya bisa duduk dan berbaring di rumahnya, karena digerogoti oleh umur.

Katipah sebenarnya memiliki tiga anak, dan semua telah menikah. Dua anaknya tinggal di luar Jawa. Salah satu anaknya Sariyatun, 65, yang tinggal serumah dengannya, tidak punya pekerjaan. Sedangkan cucunya Sofyan, 33, memiliki masalah dengan kejiwaan. “Hidup mereka bergantung dari orang lain,” cetus kepala Dusun Sambirejo, Desa Sambimulyo, Gusman Wahyu.

Gusman mengatakan Pemerintah Desa Sambimulyo telah membantu dengan berbagai jenis bantuan, seperti bantuan pangan nontunai (BPNT), rantang kasih, dan lainnya. Meski bantuan itu belum bisa memenuhi kebutuhannya, tapi bisa menolongnya. “Warga sekitar juga ikut membantu dengan seadanya,” ujarnya.

Baca Juga :  Hanya Berbekal Golok dan Korek, Herman Berburu Tawon Endas

Menurut Gusman, Katipah hanya bisa berbaring dan duduk di rumahnya. Beberapa hari sekali, petugas kesehatan dari Puskesmas Sambirejo, Kecamatan Bangorejo, datang untuk memeriksa kesehatannya. “Tidak sakit dan tidak punya riwayat apapun, karena faktor umur yang sudah sepuh saja,” cetus dr. Aniatun dari Puskesmas Sambirejo.

Untuk menhaga kesehatan, lanjut dia, nenek Katipah perlu makanan bergizi dan banyak istirahat. Dari catatan petugas medis yang memeriksa, nenek ini termasuk sehat. “Kondisi lingkungan yang membuat kesehatanya menurun, lingkungannya kotor,” katanya.

Untuk membantu nenek ini, pemerintah desa membersihkan rumah, termasuk tempat tidur yang kotor, dan banyak rumput liar di sekitar rumahnya. “Sekarang rumahnya dapat bantuan bedah rumah, ini masih berlangsung,” ungkapnya.(mg5/abi)

Baca Juga :  Bupati Karna Pastikan Tak Ada Penggusuran Pedagang Pasir Putih

BANGOREJO, Jawa Pos Radar Genteng – Katipah, 80, warga Dusun Sambirejo, Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, kondisinya sangat memprihatinkan. Nenek yang sudah berusia lanjut itu, selama ini hanya bisa duduk dan berbaring di rumahnya, karena digerogoti oleh umur.

Katipah sebenarnya memiliki tiga anak, dan semua telah menikah. Dua anaknya tinggal di luar Jawa. Salah satu anaknya Sariyatun, 65, yang tinggal serumah dengannya, tidak punya pekerjaan. Sedangkan cucunya Sofyan, 33, memiliki masalah dengan kejiwaan. “Hidup mereka bergantung dari orang lain,” cetus kepala Dusun Sambirejo, Desa Sambimulyo, Gusman Wahyu.

Gusman mengatakan Pemerintah Desa Sambimulyo telah membantu dengan berbagai jenis bantuan, seperti bantuan pangan nontunai (BPNT), rantang kasih, dan lainnya. Meski bantuan itu belum bisa memenuhi kebutuhannya, tapi bisa menolongnya. “Warga sekitar juga ikut membantu dengan seadanya,” ujarnya.

Baca Juga :  Kisah Sugito, 22 Tahun Jadi Pencari Amal Masjid Karangharjo

Menurut Gusman, Katipah hanya bisa berbaring dan duduk di rumahnya. Beberapa hari sekali, petugas kesehatan dari Puskesmas Sambirejo, Kecamatan Bangorejo, datang untuk memeriksa kesehatannya. “Tidak sakit dan tidak punya riwayat apapun, karena faktor umur yang sudah sepuh saja,” cetus dr. Aniatun dari Puskesmas Sambirejo.

Untuk menhaga kesehatan, lanjut dia, nenek Katipah perlu makanan bergizi dan banyak istirahat. Dari catatan petugas medis yang memeriksa, nenek ini termasuk sehat. “Kondisi lingkungan yang membuat kesehatanya menurun, lingkungannya kotor,” katanya.

Untuk membantu nenek ini, pemerintah desa membersihkan rumah, termasuk tempat tidur yang kotor, dan banyak rumput liar di sekitar rumahnya. “Sekarang rumahnya dapat bantuan bedah rumah, ini masih berlangsung,” ungkapnya.(mg5/abi)

Baca Juga :  Hanya Berbekal Golok dan Korek, Herman Berburu Tawon Endas

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/