alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Tuesday, August 9, 2022

Pembeda dengan Profesi Lain

PERAWAT identik mengenakan seragam putih dan punya ciri khas dibanding tenaga medis lainnya. Perawat perempuan biasanya mengenakan topi kap di kepalanya saat bekerja.

Topi itulah yang mencirikan profesi perawat dan menjadi pembeda dengan dokter atau tenaga medis lain. Perawat wajib mengenakan seragam putih, baik itu laki-laki dan perempuan. ”Setiap perawat bertugas untuk melayani dengan hati yang bersih dan ikhlas. Itu makna yang digambarkan dari warna putih yang jadi simbol,” ujar Irul, salah seorang perawat di Banyuwangi.

Irul menyebutkan, ada perbedaan seragam perawat yang dikenakan oleh laki-laki dan perempuan. Perawat laki-laki mengenakan atasan lengan pendek dan celana panjang putih. Seragamnya terkesan tidak rumit dan nyaman dikenakan.

Sementara untuk seragam perawat perempuan, identiknya mengenakan rok putih selutut dan atasan warna putih. Lalu, dilengkapi dengan aksesori topi kap yang bentuknya seperti perahu. Inilah yang menjadi ciri khas dari seragam perawat dibandingkan tenaga medis lainnya. Hal ini akan memudahkan orang untuk mengetahui perbedaannya supaya tidak salah.

Baca Juga :  Punya Tiga Alamat Palsu untuk Hindari Curhat CJH

Di samping itu, pasien juga lebih mudah meminta bantuan kepada perawat jaga saat berada di rumah sakit. ”Aturan internasional seragamnya memang putih dan perempuan harus pakai kap, itulah yang mencirikan seragam perawat,” jelasnya.

Maka, baik di rumah sakit, puskesmas, atau klinik di tanah air, jamak terlihat perawat yang mengenakan seragam putih dan memakai topi kap sesuai dengan ketentuan standar internasional. Dengan busana seperti itu, perawat akan lebih nyaman bekerja dan bertugas melayani pasien.

Namun, seiring perkembangan zaman dan teknologi, sudah banyak rumah sakit yang tidak lagi mewajibkan perawat mengenakannya. Penggunaan topi ini punya maksud dan tujuan untuk menjaga rambut perawat agar tetap rapi, di samping sebagai identitas untuk membedakan dari tenaga kesehatan yang lain.

Baca Juga :  Penjual Senjata Tajam Sepi Pembeli

”Perawat memang sudah identik dengan topi khas mereka atau biasa disebut nursing cap, meskipun sekarang sudah banyak yang tidak memakai lagi. Tetapi sejumlah sekolah keperawatan masih ada yang mewajibkan peserta didiknya mengenakan topi dan biasanya baru dikenakan di hari saat mahasiswanya sudah mau praktik ke klinik,” tandas Irul. 

PERAWAT identik mengenakan seragam putih dan punya ciri khas dibanding tenaga medis lainnya. Perawat perempuan biasanya mengenakan topi kap di kepalanya saat bekerja.

Topi itulah yang mencirikan profesi perawat dan menjadi pembeda dengan dokter atau tenaga medis lain. Perawat wajib mengenakan seragam putih, baik itu laki-laki dan perempuan. ”Setiap perawat bertugas untuk melayani dengan hati yang bersih dan ikhlas. Itu makna yang digambarkan dari warna putih yang jadi simbol,” ujar Irul, salah seorang perawat di Banyuwangi.

Irul menyebutkan, ada perbedaan seragam perawat yang dikenakan oleh laki-laki dan perempuan. Perawat laki-laki mengenakan atasan lengan pendek dan celana panjang putih. Seragamnya terkesan tidak rumit dan nyaman dikenakan.

Sementara untuk seragam perawat perempuan, identiknya mengenakan rok putih selutut dan atasan warna putih. Lalu, dilengkapi dengan aksesori topi kap yang bentuknya seperti perahu. Inilah yang menjadi ciri khas dari seragam perawat dibandingkan tenaga medis lainnya. Hal ini akan memudahkan orang untuk mengetahui perbedaannya supaya tidak salah.

Baca Juga :  Sempat Booming Motif Korea

Di samping itu, pasien juga lebih mudah meminta bantuan kepada perawat jaga saat berada di rumah sakit. ”Aturan internasional seragamnya memang putih dan perempuan harus pakai kap, itulah yang mencirikan seragam perawat,” jelasnya.

Maka, baik di rumah sakit, puskesmas, atau klinik di tanah air, jamak terlihat perawat yang mengenakan seragam putih dan memakai topi kap sesuai dengan ketentuan standar internasional. Dengan busana seperti itu, perawat akan lebih nyaman bekerja dan bertugas melayani pasien.

Namun, seiring perkembangan zaman dan teknologi, sudah banyak rumah sakit yang tidak lagi mewajibkan perawat mengenakannya. Penggunaan topi ini punya maksud dan tujuan untuk menjaga rambut perawat agar tetap rapi, di samping sebagai identitas untuk membedakan dari tenaga kesehatan yang lain.

Baca Juga :  Pernah Ditawari Mobil, Bardan Bersikukuh Minta Kuda

”Perawat memang sudah identik dengan topi khas mereka atau biasa disebut nursing cap, meskipun sekarang sudah banyak yang tidak memakai lagi. Tetapi sejumlah sekolah keperawatan masih ada yang mewajibkan peserta didiknya mengenakan topi dan biasanya baru dikenakan di hari saat mahasiswanya sudah mau praktik ke klinik,” tandas Irul. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/