alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Wednesday, October 5, 2022

Purna Tugas, Nurhidayat Bangga Bisa Antarkan SMASA Raih Prestasi Internasional

SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo (SMASA) Nurhidayat Yuliadi berhasil membawa nama sekolah favorit di Kota Santri ini ke tingkat internasional. Segudang prestasi yang diraih tidak lepas dari komitmennya sejak awal untuk terus mengharumkan nama sekolah unggulan tersebut.

Salah satu terobosannya adalah program kewirausahaan yang telah berhasil menerima penghargaan tingkat internasional. EnSa Group (Enterpreneur SMASA) program yang digagasnya itu mampu membawa nama SMASA ke tingkat Internasional pada ajang Youthpreneur in Actions 2021 Competition. Program enterpreneur itu digagas sejak 2020 lalu.

Selain prestasi bidang enterpreneur, segudang prestasi SMASA lainnya di bawah kepemimpinan Nurhidayat juga tidak kalah menarik. Khususnya di bidang akademik. Smasa mampu menorehkan prestasi di tingkat lokal, provinsi dan nasional.

Rincian prestasi akademik yang berhasil diraih di masa kepemimpinan Nurhidayat adalah 82 prestasi tingkat Kabupaten. Sebanyak 105 prestasi di tingkat provinsi. Sedangkan perolehan medali dalam prestasi di tingkat nasional terdiri dari 38 emas, 32 perak dan 18 perunggu, enam finalis dan tiga finalis semi final. “Saya merasa senang dan bangga sekali pernah menjadi keluarga besar SMAN 1 Situbondo,” ujar Nurhidyaat Yuliadi, saat memberikan sambutan dalam serah terima jabatan, Sabtu (6/8) lalu.

Baca Juga :  SMAN 1 Situbondo Terus BERKIBAR Setelah Pandemi Covid-19

Nurhidayat mengaku, keberhasilannya selama menjabat sebagai kepala sekolah tidak lepas dari semangat kebersamaan tim civitas akademik. Berkat kerja sama itu, dia mampu sukses meraih banyak prestasi untuk membawa nama harum SMASA. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua civitas SMAN 1 Situbondo atas kerjasamanya selama ini. Tanpa kerjasama yang baik, maka sangat sulit membawa nama SMAN 1 Situbondo berkibar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bondowoso, Achmad Jaenuri mengatakan, setelah lepas dari jabatannya sebagai kepala sekolah SMASA, Pemprov Jatim mengambil langkah cepat mengisi kekosongan kursi kepala SMASA, meski belum difinitif. Tujuannya agar proses pembelajaran tetap berjalan sebagaimana biasa.

Baca Juga :  Banyuwangi Ketambahan 73 CPNS Guru

“Dengan adanya PLT kepala SMAN 1 Situbondo, maka sistem pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di SMAN 1 Situbondo bisa terlaksana berjalan sesuai keinginan bersama. Cabang Dinas Pendidikan akan tetap mandampingi SMASA dalam melaksanaman sistem pendidikan,” jelasnya.

Plt. Kepala Sekolah SMASA, Winarto mengaku bangga setelah ditunjuk sebagai kepala sekolah. Sebab, sekolah favorit itu menjadi awal mula karir dirinya saat masih menjadi guru honorer. “Saya sangat bersyukur bisa menjadi Plt di SMAN 1 Situbondo, karena saya pernah jadi GTT (guru tidak tetap) di SMAN 1 Situbondo sejak tahun 1988 – 1989,” ucapnya dengan wajah penuh senyum. (jon/pri/adv)

SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo (SMASA) Nurhidayat Yuliadi berhasil membawa nama sekolah favorit di Kota Santri ini ke tingkat internasional. Segudang prestasi yang diraih tidak lepas dari komitmennya sejak awal untuk terus mengharumkan nama sekolah unggulan tersebut.

Salah satu terobosannya adalah program kewirausahaan yang telah berhasil menerima penghargaan tingkat internasional. EnSa Group (Enterpreneur SMASA) program yang digagasnya itu mampu membawa nama SMASA ke tingkat Internasional pada ajang Youthpreneur in Actions 2021 Competition. Program enterpreneur itu digagas sejak 2020 lalu.

Selain prestasi bidang enterpreneur, segudang prestasi SMASA lainnya di bawah kepemimpinan Nurhidayat juga tidak kalah menarik. Khususnya di bidang akademik. Smasa mampu menorehkan prestasi di tingkat lokal, provinsi dan nasional.

Rincian prestasi akademik yang berhasil diraih di masa kepemimpinan Nurhidayat adalah 82 prestasi tingkat Kabupaten. Sebanyak 105 prestasi di tingkat provinsi. Sedangkan perolehan medali dalam prestasi di tingkat nasional terdiri dari 38 emas, 32 perak dan 18 perunggu, enam finalis dan tiga finalis semi final. “Saya merasa senang dan bangga sekali pernah menjadi keluarga besar SMAN 1 Situbondo,” ujar Nurhidyaat Yuliadi, saat memberikan sambutan dalam serah terima jabatan, Sabtu (6/8) lalu.

Baca Juga :  Bikin Baru Oke, Reparasi pun Bisa

Nurhidayat mengaku, keberhasilannya selama menjabat sebagai kepala sekolah tidak lepas dari semangat kebersamaan tim civitas akademik. Berkat kerja sama itu, dia mampu sukses meraih banyak prestasi untuk membawa nama harum SMASA. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua civitas SMAN 1 Situbondo atas kerjasamanya selama ini. Tanpa kerjasama yang baik, maka sangat sulit membawa nama SMAN 1 Situbondo berkibar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bondowoso, Achmad Jaenuri mengatakan, setelah lepas dari jabatannya sebagai kepala sekolah SMASA, Pemprov Jatim mengambil langkah cepat mengisi kekosongan kursi kepala SMASA, meski belum difinitif. Tujuannya agar proses pembelajaran tetap berjalan sebagaimana biasa.

Baca Juga :  47 Guru Promosi Jadi Kepala Sekolah

“Dengan adanya PLT kepala SMAN 1 Situbondo, maka sistem pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di SMAN 1 Situbondo bisa terlaksana berjalan sesuai keinginan bersama. Cabang Dinas Pendidikan akan tetap mandampingi SMASA dalam melaksanaman sistem pendidikan,” jelasnya.

Plt. Kepala Sekolah SMASA, Winarto mengaku bangga setelah ditunjuk sebagai kepala sekolah. Sebab, sekolah favorit itu menjadi awal mula karir dirinya saat masih menjadi guru honorer. “Saya sangat bersyukur bisa menjadi Plt di SMAN 1 Situbondo, karena saya pernah jadi GTT (guru tidak tetap) di SMAN 1 Situbondo sejak tahun 1988 – 1989,” ucapnya dengan wajah penuh senyum. (jon/pri/adv)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/