alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

KBRI Ramai-Ramai Promosi Wisata Banyuwangi

BANYUWANGI – Dunia pariwisata Banyuwangi kembali mendapat sokongan luar biasa besar pemerintah pusat. Kali ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di luar negeri ramai-ramai mempromosikan kabupaten the Sunrise of Java.

Promosi pariwisata Banyuwangi tersebut dilakukan melalui akun resmi media sosial (medsos) masing-masing (KBRI). Tepatnya dengan menggunggah foto atau video serta narasi tentang destinasi andalan Bumi Blambangan, seperti Kawah Ijen, De Djawatan, Bangsring Underwater, dan lain-lain.

Seperti dilakukan KBRI di Washington DC, Amerika Serikat (AS). Akun Twitter resmi @IndonesiainDC (Indonesian Embassy in Washington) mengunggah video kolase destinasi pariwisata di Banyuwangi berjudul ”Enjoying The Exotic Banyuwangi, The Sunrise of Java”. Dalam kolase video tersebut ditampilkan berbagai destinasi andalan, seperti Kawah Ijen, Bangsring Underwater, De Djawatan, dan Kampung Kopi Gombengsari, lengkap dengan narasi dalam bahasa Inggris.

”Banyuwangi, also called the Sunrise of Java, is located just across the western part of Bali Island. To get there, you can travel by ferry or flight from Bali, and discover wonderful tourism attractions such as the infamous Blue Flame in ljen Crater (Banyuwangi, juga disebut Sunrise of Java, terletak tepat di seberang bagian barat Pulau Bali. Untuk sampai ke sana, Anda dapat melakukan perjalanan dengan feri atau penerbangan dari Bali, dan temukan tempat-tempat wisata yang indah seperti api biru terkenal di Kawah Ijen, Red),” begitu narasi yang diunggah KBRI Washington DC Amerika Serikat melalui akun resminya. 

Tidak hanya KBRI di Washington DC, hal senada juga dilakukan KBRI di Sydney, Australia. Dalam unggahan di akun Twitter resmi mereka @IndonesiaInSyd (Indonesian Consulate General Sydney), terpampang foto Kawah Ijen, Bangsring Underwater, De Djawatan, dan Kampung Kopi Gombengsari. 

Dalam unggahan tersebut itu, KBRI di Sydney menuliskan, ”Did you know? Banyuwangi is a regency in East Java Province in Indonesia. This regency is also known as ’The Sunrise of Java’ because it is located at the easternmost tip of Java Island. Banyuwangi is surrounded by mountains and forests to the west; by sea to the east and south. (Tahukah Anda, Banyuwangi adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jatim di Indonesia. Kabupaten ini juga dikenal sebagai ”The Sunrise of Java” karena terletak di ujung paling timur Pulau Jawa. Banyuwangi dikelilingi oleh pegunungan dan hutan di sebelah barat, serta laut di timur dan selatan, Red)”.

Sementara itu, KBRI di berbagai negara juga mempromosikan hal serupa dengan narasi yang berbeda-beda. Seperti KBRI di Bern, Swiss; KBRI di Doha, Qatar; dan KBRI di berbagai negara lainnya. 

Bupati Ipuk Fiestiandani berterima kasih atas dukungan yang dilakukan kedutaan besar untuk pariwisata Banyuwangi. ”Terima kasih atas dukungan teman-teman KBRI, juga yang pasti ini merupakan bagian dari diplomasi Kementerian Luar Negeri untuk memacu pengembangan daerah. Ini sangat berarti bagi Banyuwangi yang saat ini tengah berusaha melakukan pemulihan ekonomi di bidang pariwisata seiring dengan mulai melandainya kasus Covid-19,” ujarnya kemarin (4/10).

Ipuk menjelaskan, saat pandemi mulai terkendali, orang akan kembali berburu aktivitas leisure, seperti berwisata dan kuliner. ”Di saat itulah tercipta momentum post-pandemic rebound. Momentum itu jangan sampai lepas. Leisure economy akan kembali bangkit. Maka, kita siapkan tiga strategi pariwisata, Triple Track Stategy. Yakni, pariwisata yang makin digital, makin kreatif, dan makin sehat. Ini kita sebut ’tiga makin’. Dukungan dari KBRI kian menambah semangat kami,” pungkasnya.

BANYUWANGI – Dunia pariwisata Banyuwangi kembali mendapat sokongan luar biasa besar pemerintah pusat. Kali ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di luar negeri ramai-ramai mempromosikan kabupaten the Sunrise of Java.

Promosi pariwisata Banyuwangi tersebut dilakukan melalui akun resmi media sosial (medsos) masing-masing (KBRI). Tepatnya dengan menggunggah foto atau video serta narasi tentang destinasi andalan Bumi Blambangan, seperti Kawah Ijen, De Djawatan, Bangsring Underwater, dan lain-lain.

Seperti dilakukan KBRI di Washington DC, Amerika Serikat (AS). Akun Twitter resmi @IndonesiainDC (Indonesian Embassy in Washington) mengunggah video kolase destinasi pariwisata di Banyuwangi berjudul ”Enjoying The Exotic Banyuwangi, The Sunrise of Java”. Dalam kolase video tersebut ditampilkan berbagai destinasi andalan, seperti Kawah Ijen, Bangsring Underwater, De Djawatan, dan Kampung Kopi Gombengsari, lengkap dengan narasi dalam bahasa Inggris.

”Banyuwangi, also called the Sunrise of Java, is located just across the western part of Bali Island. To get there, you can travel by ferry or flight from Bali, and discover wonderful tourism attractions such as the infamous Blue Flame in ljen Crater (Banyuwangi, juga disebut Sunrise of Java, terletak tepat di seberang bagian barat Pulau Bali. Untuk sampai ke sana, Anda dapat melakukan perjalanan dengan feri atau penerbangan dari Bali, dan temukan tempat-tempat wisata yang indah seperti api biru terkenal di Kawah Ijen, Red),” begitu narasi yang diunggah KBRI Washington DC Amerika Serikat melalui akun resminya. 

Tidak hanya KBRI di Washington DC, hal senada juga dilakukan KBRI di Sydney, Australia. Dalam unggahan di akun Twitter resmi mereka @IndonesiaInSyd (Indonesian Consulate General Sydney), terpampang foto Kawah Ijen, Bangsring Underwater, De Djawatan, dan Kampung Kopi Gombengsari. 

Dalam unggahan tersebut itu, KBRI di Sydney menuliskan, ”Did you know? Banyuwangi is a regency in East Java Province in Indonesia. This regency is also known as ’The Sunrise of Java’ because it is located at the easternmost tip of Java Island. Banyuwangi is surrounded by mountains and forests to the west; by sea to the east and south. (Tahukah Anda, Banyuwangi adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jatim di Indonesia. Kabupaten ini juga dikenal sebagai ”The Sunrise of Java” karena terletak di ujung paling timur Pulau Jawa. Banyuwangi dikelilingi oleh pegunungan dan hutan di sebelah barat, serta laut di timur dan selatan, Red)”.

Sementara itu, KBRI di berbagai negara juga mempromosikan hal serupa dengan narasi yang berbeda-beda. Seperti KBRI di Bern, Swiss; KBRI di Doha, Qatar; dan KBRI di berbagai negara lainnya. 

Bupati Ipuk Fiestiandani berterima kasih atas dukungan yang dilakukan kedutaan besar untuk pariwisata Banyuwangi. ”Terima kasih atas dukungan teman-teman KBRI, juga yang pasti ini merupakan bagian dari diplomasi Kementerian Luar Negeri untuk memacu pengembangan daerah. Ini sangat berarti bagi Banyuwangi yang saat ini tengah berusaha melakukan pemulihan ekonomi di bidang pariwisata seiring dengan mulai melandainya kasus Covid-19,” ujarnya kemarin (4/10).

Ipuk menjelaskan, saat pandemi mulai terkendali, orang akan kembali berburu aktivitas leisure, seperti berwisata dan kuliner. ”Di saat itulah tercipta momentum post-pandemic rebound. Momentum itu jangan sampai lepas. Leisure economy akan kembali bangkit. Maka, kita siapkan tiga strategi pariwisata, Triple Track Stategy. Yakni, pariwisata yang makin digital, makin kreatif, dan makin sehat. Ini kita sebut ’tiga makin’. Dukungan dari KBRI kian menambah semangat kami,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/