24 C
Banyuwangi
Monday, June 5, 2023

Jadi Penyambung Lidah Masyarakat Pesisir

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung di Bali selama dua hari pada 15-16 November 2023 lalu tak lepas dari peran TNI AL. Pengamanan Selat Bali yang berbatasan langsung dengan Banyuwangi menjadi atensi tersendiri TNI AL.

Stabilitas keamanan di perairan Banyuwangi terjaga dengan baik selama berlangsung KTT G20. Demikian halnya ketika berlangsung kunjungan Presiden Joko Widodo ke Banyuwangi rangka membuka Festival Tradisi Islam Nusantara (FTIN)  9 Februari 2023 lalu. TNI AL ikut terlibat dalam pengamanan orang nomor satu di Indonesia.

Peran TNI AL di bawah Lanal Banyuwangi menjadi salah satu kunci yang menciptakan stabilitas tersebut. Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori mengatakan, ada beragam potensi gangguan keamanan di perairan Banyuwangi dan Selat Bali. Mulai dari kecelakaan laut, pertikaian antarnelayan hingga, masalah penyeberangan.

Baca Juga :  Panggul Senjata, Prajurit Lanal Long March 8 Kilometer

Untuk bisa mencegah atau menangani potensi gangguan tersebut, Lanal Banyuwangi bekerja sama dengan stakeholder laut seperti KSOP, ASDP, Satpolair dan KKP. Di samping itu, Lanal juga menjadi penyambung lidah bagi masyarakat pesisir yang membutuhkan bantuan.

Melalui para Babinpotmar dan Pos-Pos Angkatan Laut, Lanal menjadi penyambung lidah masyarakat pesisir untuk bisa menyelesaikan permasalahan seputar kehidupan mereka. Mulai dari kesulitan nelayan mengurus perizinan kapal, menjaga keamanan wilayah, menyelesaikan sengketa penangkapan ikan hingga membantu warga kepulauan yang membutuhkan bantuan air bersih. (fre/aif)

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung di Bali selama dua hari pada 15-16 November 2023 lalu tak lepas dari peran TNI AL. Pengamanan Selat Bali yang berbatasan langsung dengan Banyuwangi menjadi atensi tersendiri TNI AL.

Stabilitas keamanan di perairan Banyuwangi terjaga dengan baik selama berlangsung KTT G20. Demikian halnya ketika berlangsung kunjungan Presiden Joko Widodo ke Banyuwangi rangka membuka Festival Tradisi Islam Nusantara (FTIN)  9 Februari 2023 lalu. TNI AL ikut terlibat dalam pengamanan orang nomor satu di Indonesia.

Peran TNI AL di bawah Lanal Banyuwangi menjadi salah satu kunci yang menciptakan stabilitas tersebut. Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori mengatakan, ada beragam potensi gangguan keamanan di perairan Banyuwangi dan Selat Bali. Mulai dari kecelakaan laut, pertikaian antarnelayan hingga, masalah penyeberangan.

Baca Juga :  Instansi Penegak Hukum Pendukung Kearifan Lokal

Untuk bisa mencegah atau menangani potensi gangguan tersebut, Lanal Banyuwangi bekerja sama dengan stakeholder laut seperti KSOP, ASDP, Satpolair dan KKP. Di samping itu, Lanal juga menjadi penyambung lidah bagi masyarakat pesisir yang membutuhkan bantuan.

Melalui para Babinpotmar dan Pos-Pos Angkatan Laut, Lanal menjadi penyambung lidah masyarakat pesisir untuk bisa menyelesaikan permasalahan seputar kehidupan mereka. Mulai dari kesulitan nelayan mengurus perizinan kapal, menjaga keamanan wilayah, menyelesaikan sengketa penangkapan ikan hingga membantu warga kepulauan yang membutuhkan bantuan air bersih. (fre/aif)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/