alexametrics
28.1 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Teladani Rasulullah, Bentuk Pribadi Bertakwa

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Meneladani Rasulullah Muhammad SAW dan menumbuhkan kepribadian yang baik dan bertakwa. Dua hal itu menjadi ”santapan” puluhan siswa SMPN 1 Rogojampi saat menjalani Pondok Ramadan di Gedung Grha Pena, kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa), kemarin (26/4).

Selain itu, pada momen spesial tersebut, para pelajar juga mendapat tambahan bekal berupa ilmu jurnalistik yang disampaikan awak redaksi koran harian pagi terbesar di wilayah Banyuwangi dan Situbondo ini. Bukan itu saja, mereka juga diajari kiat-kiat menangkal berita hoaks alias berita gubab.

Ada dua pemateri yang dihadirkan pihak sekolah, yakni Imam Tajuddin dan Maftuha. Mereka menyampaikan pembekalan seputar agama Islam, termasuk yang berkaitan dengan ibadah selama Ramadan.

Imam Tajuddin yang juga Guru Bimbingan Konseling (BK) SMPN 1 Rogojampi ini menyampaikan materi tentang keutamaan-keutamaan sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Dia juga memaparkan tentang sifat-sifat Nabi Muhammad SAW yang patut diteladani dalam kehidupan sehari-hari. ”Kami berupaya menumbuhkan kepribadian anak-anak menjadi pribadi yang baik dan bertakwa,” ujarnya.

Sementara itu, usai mendapat pembekalan materi seputar Ramadan, giliran tim JP-RaBa menyampaikan pembekalan ilmu jurnalistik bagi siswa. Bukan hanya pemaparan materi, para siswa SMPN 1 Rogojampi juga diajak keliling kantor JP-RaBa. Salah satunya ke ruang redaksi.

Di ruang redaksi, para pelajar SMPN 1 Banyuwangi mendapat pemaparan tentang kiat-kiat menulis berita, terutama materi tentang rumus ”inti” membuat atau menulis berita, yakni 5 W plus 1 H (what/apa, who/siapa, when/kapan, why/mengapa, where/di mana, dan how/bagaimana). Para siswa juga berkesempatan menyampaikan sejumlah pertanyaan seputar jurnalistik.

Wakil Kepala SPMN 1 Rogojampi Wila Taufani bersyukur para siswa diajak belajar sekaligus berkunjung langsung ke ruang redaksi JP-RaBa. ”Karena kalau anak-anak hanya diberi materi, mereka akan cepat bosan. Sedangkan jika diajak berkunjung secara langsung ke ruang redaksi, anak-anak lebih tertarik. Mereka tahu bagaimana proses membuat koran, mulai penulisan berita, proses menyunting berita, layout, hingga halaman koran siap dicetak,” kata dia.

Menurut Wila, pengetahuan yang didapat siswa sangat penting dan bermanfaat. Terlebih, ke depan SMPN 1 Rogojampi berencana menerbitkan buletin sekolah yang tidak hanya menyasar pembaca dari kalangan internal sekolah, tetapi juga untuk khalayak umum. ”Dengan ilmu yang didapat hari ini (kemarin), semoga kami bisa menghasilkan buletin yang berkualitas dan bisa menjadi media edukasi sekaligus promosi sekolah,” pungkasnya. 

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Meneladani Rasulullah Muhammad SAW dan menumbuhkan kepribadian yang baik dan bertakwa. Dua hal itu menjadi ”santapan” puluhan siswa SMPN 1 Rogojampi saat menjalani Pondok Ramadan di Gedung Grha Pena, kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa), kemarin (26/4).

Selain itu, pada momen spesial tersebut, para pelajar juga mendapat tambahan bekal berupa ilmu jurnalistik yang disampaikan awak redaksi koran harian pagi terbesar di wilayah Banyuwangi dan Situbondo ini. Bukan itu saja, mereka juga diajari kiat-kiat menangkal berita hoaks alias berita gubab.

Ada dua pemateri yang dihadirkan pihak sekolah, yakni Imam Tajuddin dan Maftuha. Mereka menyampaikan pembekalan seputar agama Islam, termasuk yang berkaitan dengan ibadah selama Ramadan.

Imam Tajuddin yang juga Guru Bimbingan Konseling (BK) SMPN 1 Rogojampi ini menyampaikan materi tentang keutamaan-keutamaan sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Dia juga memaparkan tentang sifat-sifat Nabi Muhammad SAW yang patut diteladani dalam kehidupan sehari-hari. ”Kami berupaya menumbuhkan kepribadian anak-anak menjadi pribadi yang baik dan bertakwa,” ujarnya.

Sementara itu, usai mendapat pembekalan materi seputar Ramadan, giliran tim JP-RaBa menyampaikan pembekalan ilmu jurnalistik bagi siswa. Bukan hanya pemaparan materi, para siswa SMPN 1 Rogojampi juga diajak keliling kantor JP-RaBa. Salah satunya ke ruang redaksi.

Di ruang redaksi, para pelajar SMPN 1 Banyuwangi mendapat pemaparan tentang kiat-kiat menulis berita, terutama materi tentang rumus ”inti” membuat atau menulis berita, yakni 5 W plus 1 H (what/apa, who/siapa, when/kapan, why/mengapa, where/di mana, dan how/bagaimana). Para siswa juga berkesempatan menyampaikan sejumlah pertanyaan seputar jurnalistik.

Wakil Kepala SPMN 1 Rogojampi Wila Taufani bersyukur para siswa diajak belajar sekaligus berkunjung langsung ke ruang redaksi JP-RaBa. ”Karena kalau anak-anak hanya diberi materi, mereka akan cepat bosan. Sedangkan jika diajak berkunjung secara langsung ke ruang redaksi, anak-anak lebih tertarik. Mereka tahu bagaimana proses membuat koran, mulai penulisan berita, proses menyunting berita, layout, hingga halaman koran siap dicetak,” kata dia.

Menurut Wila, pengetahuan yang didapat siswa sangat penting dan bermanfaat. Terlebih, ke depan SMPN 1 Rogojampi berencana menerbitkan buletin sekolah yang tidak hanya menyasar pembaca dari kalangan internal sekolah, tetapi juga untuk khalayak umum. ”Dengan ilmu yang didapat hari ini (kemarin), semoga kami bisa menghasilkan buletin yang berkualitas dan bisa menjadi media edukasi sekaligus promosi sekolah,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Pohon Tumbang Diterjang Angin

Diiming-imingi Uang, Bocah TK Diperkosa

Artikel Terbaru

/