alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Seluruh SMK Diwajibkan Ikut Teens Choir

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Ajang Teens Choir 2022 yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) tampaknya bakal berlangsung meriah. Sebelumnya Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Cabdinprov Jatim) menyatakan seluruh sekolah menengah atas (SMA) wajib mengikuti Teens Choir. Kali ini giliran sekolah menengah kejuruan (SMK) se-Kabupaten Banyuwangi yang juga diwajibkan untuk ambil bagian dalam ajang bergengsi tersebut.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Cabdinprov Jatim Wilayah Banyuwangi Istu Handono saat pelaksanaan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di SMK Negeri Darul Ulum Muncar, Sabtu (12/3). Pada kesempatan yang sama, tim Teens Choir juga menggelar sosialisasi terkait pelaksanaan lomba tersebut.

Sosialisasi disampaikan oleh Manajer Event JP-RaBa Gerda Sukarno yang didampingi langsung oleh General Manager (GM) JP-RaBa Rahman Bayu Saksono dan Kapolsek Muncar AKP Imron. ”Jumlah SMK ada sekitar 92 sekolah, sedangkan SMA ada sekitar 51 sekolah,” ujar Istu.

Istu mengatakan, seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Banyuwangi baik SMA maupun SMK memang diwajibkan untuk mengikuti Teens Choir. Sebab, hingga saat ini masih banyak sekolah yang belum memiliki kelompok paduan suara (padus). ”Mengingat Kabupaten Banyuwangi menjadi role model bagi kabupaten lainnya, membuat Kabupaten Banyuwangi sering menjadi jujugan,” katanya.

Dengan adanya tim padus yang nantinya dimiliki oleh seluruh sekolah, jelas Istu, maka ketika ada kunjungan itulah tim padus bisa bertugas menyambut tamu istimewa di sekolah. Mereka bisa mengenalkan lagu khas Banyuwangi maupun menyanyikan lagu Indonesia Raya. ”Belajar dari pengalaman sebelumnya, saat adanya kunjungan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ke salah satu sekolah, ternyata tidak memiliki tim padus untuk ditampikan,” terangnya.

Istu berharap kejadian tersebut tidak sampai terulang kembali. Sehingga, pihaknya mewajibkan seluruh SMA maupun SMK dan MA untuk ikut serta dalam ajang lomba tersebut. ”Kita wajibkan kasek untuk bisa mengikutsertakan siswa-siswinya dalam ajang lomba Teens Choir,” tegasnya.

Sementara itu, GM JP-RaBa Rahman Bayu Saksono menegaskan bahwa ajang Teens Choir dapat diikuti oleh peserta dari SMA, SMK, dan MA. Ajang lomba yang didukung penuh oleh Polresta Banyuwangi dan Cabdinprov Jatim tersebut, diselenggarakan secara gratis. ”Pendaftarannya gratis, bisa melalui bit.ly/padusradar,” katanya.

Bayu mengatakan, lantaran masih dalam kondisi pandemi Covid-19, lomba tersebut diselenggarakan secara online. Pada babak penyisihan, tiap peserta hanya perlu mengirimkan video hasil rekaman yang menggunakan satu kamera. Format video MP4 dengan resolusi minimal 720p dan maksimal 1.080p. ”Proses editing video maupun audio sebatas pitch correction, equalizing, balancing,” paparnya.

Selanjutnya video bisa dikirimkan melalui email evenradarbwi@gmail.com atau diserahkan langsung ke Grha Pena Banyuwangi, Jalan Brawijaya 77 Kebalenan Banyuwangi. Paling lambat 8 April 2022 mendatang. ”Nantinya para juri akan memilih tim sesuai kategori, baik The Best Grup I, II, dan III, The Best Choreography, The Best Dirigen, The Best Costume, dan The Best Virtual,” jelas Bayu.

Untuk para peserta yang mau mendaftar terlebih dahulu atau bertanya seputar teknik pelaksanaan, bisa menghubungi Gerda Sukarno di nomor 087763555566. 

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Ajang Teens Choir 2022 yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) tampaknya bakal berlangsung meriah. Sebelumnya Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Cabdinprov Jatim) menyatakan seluruh sekolah menengah atas (SMA) wajib mengikuti Teens Choir. Kali ini giliran sekolah menengah kejuruan (SMK) se-Kabupaten Banyuwangi yang juga diwajibkan untuk ambil bagian dalam ajang bergengsi tersebut.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Cabdinprov Jatim Wilayah Banyuwangi Istu Handono saat pelaksanaan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di SMK Negeri Darul Ulum Muncar, Sabtu (12/3). Pada kesempatan yang sama, tim Teens Choir juga menggelar sosialisasi terkait pelaksanaan lomba tersebut.

Sosialisasi disampaikan oleh Manajer Event JP-RaBa Gerda Sukarno yang didampingi langsung oleh General Manager (GM) JP-RaBa Rahman Bayu Saksono dan Kapolsek Muncar AKP Imron. ”Jumlah SMK ada sekitar 92 sekolah, sedangkan SMA ada sekitar 51 sekolah,” ujar Istu.

Istu mengatakan, seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Banyuwangi baik SMA maupun SMK memang diwajibkan untuk mengikuti Teens Choir. Sebab, hingga saat ini masih banyak sekolah yang belum memiliki kelompok paduan suara (padus). ”Mengingat Kabupaten Banyuwangi menjadi role model bagi kabupaten lainnya, membuat Kabupaten Banyuwangi sering menjadi jujugan,” katanya.

Dengan adanya tim padus yang nantinya dimiliki oleh seluruh sekolah, jelas Istu, maka ketika ada kunjungan itulah tim padus bisa bertugas menyambut tamu istimewa di sekolah. Mereka bisa mengenalkan lagu khas Banyuwangi maupun menyanyikan lagu Indonesia Raya. ”Belajar dari pengalaman sebelumnya, saat adanya kunjungan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ke salah satu sekolah, ternyata tidak memiliki tim padus untuk ditampikan,” terangnya.

Istu berharap kejadian tersebut tidak sampai terulang kembali. Sehingga, pihaknya mewajibkan seluruh SMA maupun SMK dan MA untuk ikut serta dalam ajang lomba tersebut. ”Kita wajibkan kasek untuk bisa mengikutsertakan siswa-siswinya dalam ajang lomba Teens Choir,” tegasnya.

Sementara itu, GM JP-RaBa Rahman Bayu Saksono menegaskan bahwa ajang Teens Choir dapat diikuti oleh peserta dari SMA, SMK, dan MA. Ajang lomba yang didukung penuh oleh Polresta Banyuwangi dan Cabdinprov Jatim tersebut, diselenggarakan secara gratis. ”Pendaftarannya gratis, bisa melalui bit.ly/padusradar,” katanya.

Bayu mengatakan, lantaran masih dalam kondisi pandemi Covid-19, lomba tersebut diselenggarakan secara online. Pada babak penyisihan, tiap peserta hanya perlu mengirimkan video hasil rekaman yang menggunakan satu kamera. Format video MP4 dengan resolusi minimal 720p dan maksimal 1.080p. ”Proses editing video maupun audio sebatas pitch correction, equalizing, balancing,” paparnya.

Selanjutnya video bisa dikirimkan melalui email evenradarbwi@gmail.com atau diserahkan langsung ke Grha Pena Banyuwangi, Jalan Brawijaya 77 Kebalenan Banyuwangi. Paling lambat 8 April 2022 mendatang. ”Nantinya para juri akan memilih tim sesuai kategori, baik The Best Grup I, II, dan III, The Best Choreography, The Best Dirigen, The Best Costume, dan The Best Virtual,” jelas Bayu.

Untuk para peserta yang mau mendaftar terlebih dahulu atau bertanya seputar teknik pelaksanaan, bisa menghubungi Gerda Sukarno di nomor 087763555566. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/