Sabtu, 23 Oct 2021
Radar Banyuwangi
Home / Events
icon featured
Events

Ansor Napak Tilas di Monumen Pancasila

12 Oktober 2021, 10: 30: 59 WIB | editor : Bayu Saksono

Ansor Napak Tilas di Monumen Pancasila

REFLEKSI: Para anggota Ansor dan Banser doa bersama di Monumen Pancasila, Dusun Cemetuk, Desa Cluring, Kecamatan Cluring kemarin (10/10). (Salis Ali/RaBa)

Share this      

CLURING, Jawa Pos Radar Genteng – Para kader Ansor dan Banser Banyuwangi, menggelar napak tilas akbar tragedi Cemetuk pada 18 Oktober 1965, kemarin (10/10). Dalam kejadian itu, 62 pemuda Ansor asal Muncar dibantai dan dikubur di lubang buaya Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring.

Napak tilas akbar itu diikuti sekitar 200 anggota Ansor dan Banser dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banyuwangi. Mereka berjalan dari Pelabuhan Satelit, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar menuju ke Monumen Pancasila di Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring. “Ini untuk merefleksikan pembantaian kader Ansor puluhan tahun lalu,” cetus Ketua PC GP Ansor Banyuwangi, Ikhwan Arief .

Tragedi Cemetuk, terang dia, menunjukkan Pemuda Ansor dan Banser, sejak dulu berkomitmen yang tinggi terhadap pembelaan bangsa dan Pancasila. Bagi kader muda NU, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) itu harga mati. “Ansor dan Banser selalu membela NKRI,” katanya.

Baca juga: Bupati Ipuk Berpesan Untuk Pemuda Alasannya Demikian

Napak tilas akbar ini, diawali apel di Pelabuhan Satelit, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Selanjutnya, napak tilas bergerak ke Monumen Pancasila di Dusun Cemetuk, Desa Cluring dengan naik kendaraan. “Ini akan menjadi agenda rutin dari Ansor Banyuwangi,” cetusnya.

Kapolsek Cluring, Iptu Agus Priyono yang hadir di acara itu mengatakan, napak tilas terlaksana dengan lancar dan tertib dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. “Acaranya bagus, doa bersama,” ujarnya.

(bw/rbs/rbs/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia