alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Festival Aquascape Contest Jadi Pilihan Tepat Kala Pandemi

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani diagendakan hadir dalam event Banyuwangi Aquascape Contest yang berlangsung di auditorium Untag 1945 Banyuwangi, Sabtu (4/12). Lomba yang diprakarsai Prodi Ilmu Perikanan Fakultas Perikanan dan Pertanian ini diikuti puluhan peserta dari Jawa dan Bali.

Dekan Fakultas Perikanan dan Pertanian Ervina Wahyu Setyaningrum mengatakan, event ini berkolaborasi dengan Moza Aquatic dan Dinas Perikanan. Selain untuk mengenalkan ke publik, aquascape pada era pandemi dapat menjadi pilihan usaha yang tepat.

Aquascape adalah seni menghias tanaman di dalam air. Menurut Ervina, pada kondisi pandemi banyak orang yang hanya tinggal di rumah dan merasa jenuh dengan suasana rumah. Kehadiran aquascape dapat menjadi solusi sebagai hiburan dan pengusir jenuh saat di rumah.  Selain itu, aquascape bisa menjadi ajang bisnis andalan. Harganya memang relatif lebih mahal dibanding dengan aquarium biasa. Namun, harga yang mahal terbayar dengan keindahannya yang bisa membuat pikiran menjadi rileks. ”Ada nilai estetika yang dihadirkan, sehingga perlu orang-orang ahli untuk membuatnya,” ujar Ervina.

Ervina menyampaikan lomba ini diikuti 70 peserta. Ada dua kategori yang bisa diikuti, yaitu advance dan pemula. ”Kalau untuk pemula, mereka baru mengikuti ajang perlombaan, sedangkan advance untuk mereka yang sudah mendalami dunia aquascape,” jelasnya.

Lomba aquascape kali ini mengangkat tema ”Aquascape of Banyuwangi Tourism”, yaitu mengusung konsep pariwisata Banyuwangi yang bisa dilihat dari aquascape. ”Entah itu menyajikan pemandangan Ijen, Pulau Merah, atau air terjun, sesuai dengan kreativitas peserta,” katanya,

Dalam lomba kali ini, panitia menghadirkan juri tingkat internasional, yaitu Herry Rasio. Dia seorang master aquascape dunia asal Malang. Herry kerap tampil di kompetisi Eropa dan Amerika. Peserta diberi waktu selama lima jam untuk merakit langsung alat yang sudah disediakan oleh panitia.

Hal yang menarik adalah akan ada live setting dari Herry Rasio. Dia akan merakit rangkaian alatnya menjadi sebuah aquascape. ”Itu yang ditunggu oleh para komunitas aquascape, menyaksikan Herry Rasio beraksi,” kata Ervina. 

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani diagendakan hadir dalam event Banyuwangi Aquascape Contest yang berlangsung di auditorium Untag 1945 Banyuwangi, Sabtu (4/12). Lomba yang diprakarsai Prodi Ilmu Perikanan Fakultas Perikanan dan Pertanian ini diikuti puluhan peserta dari Jawa dan Bali.

Dekan Fakultas Perikanan dan Pertanian Ervina Wahyu Setyaningrum mengatakan, event ini berkolaborasi dengan Moza Aquatic dan Dinas Perikanan. Selain untuk mengenalkan ke publik, aquascape pada era pandemi dapat menjadi pilihan usaha yang tepat.

Aquascape adalah seni menghias tanaman di dalam air. Menurut Ervina, pada kondisi pandemi banyak orang yang hanya tinggal di rumah dan merasa jenuh dengan suasana rumah. Kehadiran aquascape dapat menjadi solusi sebagai hiburan dan pengusir jenuh saat di rumah.  Selain itu, aquascape bisa menjadi ajang bisnis andalan. Harganya memang relatif lebih mahal dibanding dengan aquarium biasa. Namun, harga yang mahal terbayar dengan keindahannya yang bisa membuat pikiran menjadi rileks. ”Ada nilai estetika yang dihadirkan, sehingga perlu orang-orang ahli untuk membuatnya,” ujar Ervina.

Ervina menyampaikan lomba ini diikuti 70 peserta. Ada dua kategori yang bisa diikuti, yaitu advance dan pemula. ”Kalau untuk pemula, mereka baru mengikuti ajang perlombaan, sedangkan advance untuk mereka yang sudah mendalami dunia aquascape,” jelasnya.

Lomba aquascape kali ini mengangkat tema ”Aquascape of Banyuwangi Tourism”, yaitu mengusung konsep pariwisata Banyuwangi yang bisa dilihat dari aquascape. ”Entah itu menyajikan pemandangan Ijen, Pulau Merah, atau air terjun, sesuai dengan kreativitas peserta,” katanya,

Dalam lomba kali ini, panitia menghadirkan juri tingkat internasional, yaitu Herry Rasio. Dia seorang master aquascape dunia asal Malang. Herry kerap tampil di kompetisi Eropa dan Amerika. Peserta diberi waktu selama lima jam untuk merakit langsung alat yang sudah disediakan oleh panitia.

Hal yang menarik adalah akan ada live setting dari Herry Rasio. Dia akan merakit rangkaian alatnya menjadi sebuah aquascape. ”Itu yang ditunggu oleh para komunitas aquascape, menyaksikan Herry Rasio beraksi,” kata Ervina. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/